Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro

2 min read

Deskripsi: Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro.


Pengertian ekonomi secara umum yaitu ilmu yang mempelajari sebuah kegiatan penerimaan ataupun penjualan, yang ada hubungannya dengan sebuah produk, pendistribusian barang atau jasa yang ditawarkan.

Pada umumnya, ekonomi dibagi menjadi dua macam. Terdapat ekonomi mikro dan makro, serta ada beberapa hal yang menjadi perbedaan ekonomi mikro dan makro.

Kedua hal tentang perbedaan ekonomi mikro dan makro tidak bisa dihubungkan, dikarenakan mempunyai penerapan dan analisis yang berbeda pada masing-masing hal tersebut.

ekonomi mikro dan ekonomi makro
ekonomi mikro dan ekonomi makro

Apabila diambil pengertian singkatnya, mikro adalah ekonomi dalam cakupan yang kecil. Sedangkan makro pastinya adalah kebalikan dari mikro, yaitu cakupan yang lebih luas lagi.

Pengertian Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro yaitu sebuah kegiatan di dalam perekonomian, serta kegiatan menganalisis lebih detail tentang perilaku produsen atau konsumen berasal dari ruang lingkup yang lebih spesifik.

Contoh pada ini yaitu penjelasan keadaan keuangan pada suatu perusahaan yang mengalami colaps, lebih mudahnya keadaan keuangan seorang ibu memenuhi pada satu bulan terakhir.

Selain hal tersebut, ekonomi mikro mempunyai 3 teori di antaranya yaitu:

1. Harga

Teori harga yaitu sebuah proses yang merupakan awal pembentukan permintaan serta penawaran pada suatu barang dan jasa, yang menjadi sebuah harga acuan dari penjualan produk-produknya.

Dikarenakan hal tersebut, sebelum melakukan penetapan pada harga, Anda disarankan sebaiknya melakukan riset-riset lebih dahulu.

2. Produksi

Anda diharuskan melakukan analisis pada biaya melakukan produksi yang hendak Anda keluarkan, sebelum menentukan sebuah harga barang atau jasa.

Kuantitas dan kualitas pada elemen dasar (bahan) yang akan dipakai untuk pembuatan produk Anda, juga perlu untuk dilakukan penghitungan.

Teori ini dibutuhkan agar Anda dapat memperoleh keuntungan maksimal.

3. Distribusi

Teori distribusi secara umum lebih memberikan penjelasan pada pengeluaran seseorang yang memiliki sebuah usaha.

Penjelasan tersebut seperti pemberian upah atas kerja seorang karyawannya, pembagian hasil, sampai dengan potongan lain-lain yang digunakan untuk penunjang kebutuhan mengembangkan usaha milik seseorang.

Pengertian Ekonomi Makro

Apabila di dalam ekonomi makro memberikan penjelasan secara spesifiknya, hal tersebut berbeda dengan ekonomi makro yang meneliti ekonomi dengan cakupan yang lebih besar atau luas.

Ekonomi makro sangat perlu dipahami karena hal itu bertujuan menstabilkan neraca keuangan sebuah negara pada saat ini.

Jika Anda ingat, beberapa waktu yang lalu nilai tukar rupiah lebih lemah daripada 1998.

Ekonomi makro lebih lanjut lagi tidak hanya meneliti pengeluaran dan pemasukan suatu negara saja, namun juga melakukan penelitian dampak buruk dan baik yang akan terjadi di baliknya.

Contohnya adalah tingkat tersedianya lapangan kerja, pengangguran, sampai dengan kabar deflasi atau inflasi pada harga yang ada kaitannya dengan tukar mata uang rupiah terhadap nilai dollar.

Kesalahan kecil pada saat penghitungan ekonomi makro bisa timbulnya dampak yang buruk untuk suatu negara.

Oleh karena hal tersebut, sebelum mengambil tindakan yang akan diputuskan, terdapat 3 macam  kebijakan yang seharusnya dipertimbangkan lebih dahulu.

Kebijakan tersebut di antaranya sebagai berikut:

Fiskal

Kebijakan fiskal ini adalah suatu peraturan yang di dalamnya mengatur sebuah pengeluaran dan pendapatan sebuah negara.

Pengeluaran suatu negara biasanya adalah melakukan impor untuk mencukupi kebutuhan di dalam negara.

Sedangkan pendapatan biasanya diperoleh dari hibah (pemberian) berasal dari negara lain, pajal dan nonpajak.

Moneter

Kebijakan moneter adalah peraturan tentang banyaknya uang yang dikeluarkan untuk rakyat oleh bank sentral (Bank Indonesia).

Banyaknya uang yang beredar pada masyarakat akan mempengaruhi harga produk yang semakin tinggi (inflasi).

Hal tersebut juga berlaku kebalikan dengan deflasi, yang akan terjadi adalah harga produk di pasaran menurun karena semakin sedikit perputaran uang.

Penawaran

Kebijakan pada segi penawaran mempunyai peran menstabilkan neraca keuangan pada suatu perusahaan.

Dapat dikatakan bahwa kebijakan tersebut disetting supaya bisa menekan anggaran pada produksi.

Hal itu dilakukan agar tetap memperoleh suatu barang yang kualitasnya baik.

..

Dapat diambil kesimpulan bahwa yang menjadi perbedaan ekonomi mikro dan makro ada dua secara garis besar.

Perbedaan yang pertama adalah tentang harga komoditas pada suatu barang, pada jenis mikro komoditas mikro pasti cakupannya lebih besar.

Kedua adalah tentang unit analisisnya, mikro tentang planning uang masa depan dan makro adalah seperti inflasi, dll.

                                     
           

Daftar Situs Freelance

Deskripsi: Referensi situs freelance terbaik di Indonesia dan luar...
Hans
3 min read

Apa itu Afiliasi?

Deskripsi: Pengertian Program Afiliasi, cara kerja dan keunggulannya. Afiliasi...
Hans
2 min read

Pengertian Marketplace

Deskripsi: Pengertian Marketplace, jenis-jenis dan keuntungannya. Di era digital...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *