Apa itu Google AdMob?

2 min read

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya.


AdMob adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meraup uang melalui perantara internet. Mungkin banyak orang yang masih asing dengan Google AdMob.

Nah, apa itu Admob dan bagaimana menggunakan AdMob akan kami kupas secara lengkap di bawah ini.

Mari ketahui pengertian AdMob, fungsi, fitur dan juga cara menggunakan Google AdMob. Saatnya Anda menjemput peluang baru berpendapatan dari dunia maya!

Apa itu Google AdMob dan Fungsinya

Admob adalah singkatan dari Advertising On Mobile. Ini merupakan platform yang dimiliki oleh Google.

Yang mana platform tersebut dibuat dengan tujuan untuk mempromosikan serta monetisasi aplikasi seluler.

Fungsi Admob adalah untuk memudahkan para pengembang mempromosikan dan memonetisasi aplikasi dengan mengaktifkan iklan di dalamnya.

AdMob juga memiliki beragam fitur yang berfungsi untuk memaksimalkan setiap tayangan.

Pengertian Google AdMob

Apa Saja Fitur yang Terdapat Pada AdMob?

Admob disebut sebagai solusi periklanan bagi platform seluler. AdMob juga dapat dioperasikan pada berbagai sistem android seperti Windows phone, WebOS, IOS dan lain sebagainya.

Beragam fitur di dalamnya bisa digunakan untuk berbagai penggabungan sesuai kebutuhan.

Mulai dari permintaan pengiklanan global, format iklan yang inovatif serta teknologi monetisasi dalam aplikasi.

Lalu, apa saja beragam fitur yang terdapat didalam Google AdMob? Berikut ini kami ulas selengkapnya.

1. Open Bidding

Fitur open bidding berfungsi untuk menghubungi setiap jaringan iklan yang berpartisipasi pada saat yang bersamaan.

Jadi, pengiklan dapat melakukan tawar menawar untuk setiap ruang iklan yang tersedia.

Dengan demikian, maka pengembang dapat memperoleh CPM yang tinggi untuk setiap iklan yang ditayangkan.

2. AdMob In-App Purchase House Ads

Fitur AdMob yang satu ini berfungsi untuk memberikan gambaran mengenai strategi monetisasi pembelian dalam aplikasi.

Selain dapat diakses secara gratis, fitur tersebut juga dapat membantu Anda untuk memprediksi target market yang tepat lalu kemudian menunjukkan iklan tersebut kepada mereka.

3. Audience Builder

Audience builder berfungsi untuk memungkinkan pengembang mendapatkan pemirsa potensial.

Bidikannya adalah dengan melihat berdasarkan perilaku orang ketika menggunakan aplikasi tersebut.

Pendekatan ini akan sangat membantu bagaimana Anda dapat menciptakan pengalaman menarik untuk setiap pengunjung.

4. AdMob Native Ads

Fitur AdMob native ads tersedia dalam aplikasi beta terbatas. Yang mana dalam pengembangannya Anda akan mendapatkan native ads.

Artinya, Anda hanya bisa menggunakan penyesuaian pengaturan hanya saat iklan akan ditayangkan.

AdMob juga memperhatikan pengalaman pengguna. Sehingga iklan yang merupakan bawaan dari platform ini memang sudah dirancang secara khusus menyesuaikan preferensi dari setiap pengguna.

Jenis Iklan AdMob

Untuk menampilkan iklan dengan menggunakan fasilitas Google AdMob, Anda dapat memilih jenis format iklan yang tepat.

Format iklan tersebut dapat disesuaikan agar tidak mengganggu pengguna aplikasi.

Berikut beberapa beragam jenis iklan AdMob yang paling umum digunakan:

1. Banner Ads

Salah satu jenis iklan yang sering ditemukan pada AdMob apk adalah banner Ads. Nah, iklan banner biasanya ditempatkan pada salah satu bagian tata letak aplikasi.

Iklan ini didesain dalam bentuk persegi panjang dan biasanya dapat berupa teks, gambar atau bahkan video.

Banner Ads merupakan jenis iklan yang mudah ditampilkan, selain itu juga tidak mengganggu user experience dari pengguna aplikasi.

2. Interstitial Ads

Tipe iklan interstitial Ads biasanya muncul dalam bentuk pop up.

Jenis iklan AdMob tersebut biasanya menampilkan satu halaman penuh pada aplikasi. Iklan yang ditampilkan juga sangat bervariasi, mulai dari gambar atau bahkan video.

Untuk dapat menampilkan iklan interstitial diperlukan koneksi internet yang baik.

Karena tipe iklan tersebut memperlihatkan gambar dan video dalam satu layar penuh dalam batas waktu yang telah ditentukan.

3. Rewarded Ads

Rewarded ads merupakan jenis iklan yang paling banyak memberikan pendapatan kepada publisher.

Jadi, iklan jenis tersebut akan memberikan reward kepada pengguna. Baik dalam bentuk koin, nyawa tambahan atau bahkan poin.

Untuk dapat memperoleh reward dari iklan ini, pengguna diharuskan melihat iklan sampai selesai tanpa di skip.

Selanjutnya mereka akan mendapatkan reward yang berupa koin, poin atau bahkan nyawa tambahan. Nah, apakah strategi ini juga menguntungkan bagi pengiklan?

Tentu saja iya. Pengiklan juga akan diuntungkan karena iklan yang ditayangkan akan dilihat oleh pengguna sampai selesai.

Singkatnya, tujuan marketingnya akan lebih tercapai saat market semakin familiar dengan produk Anda.

4. Native Ads

Format iklan dari Google AdMob ini menyesuaikan dengan tampilan dan juga nuansa aplikasi Anda. Iklan tersebut biasanya berbaur dengan web atau aplikasi dimana Iklan ditampilkan.

Native ads juga tidak menggangu karena formatnya seperti bagian dari aplikasi atau website tersebut.

Penghasilan Google AdMob menjadi salah satu cara menghasilkan uang dari internet yang dapat Anda manfaatkan.

AdMob adalah platform milik Google yang berfungsi untuk menampilkan iklan pada perangkat mobile, seperti smartphone dan juga tablet.

Semoga ulasan mengenai pengertian, fitur dan juga jenis iklan AdMob yang kami ulas di atas cukup membantu, ya?

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Antivirus Gratis

Deskripsi: Referensi Antivirus terbaik dan gratis. Virus sudah menjadi...
Hans
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *