Jenis Jaringan Nirkabel

2 min read

Deskripsi: Jenis-jenis Jaringan Nirkabel, diantaranya WPAN, WLAN, WMAN dan WWAN.


Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi komunikasi saat ini, peranan jaringan nirkabel makin membawa dampak besar untuk mempermudah segala urusan.

Meski telah terbiasa menggunakan jaringan tanpa kabel, sayangnya tidak banyak orang yang tahu apa saja jenis-jenis jaringan nirkabel dan beda antara satu jaringan dengan lainnya.

Secara fungsional, jaringan nirkabel diartikan sebagai suatu teknologi yang melibatkan 2 perangkat untuk saling bertukar data tanpa melibatkan penggunaan kabel selama prosesnya.

Dalam proses transmisi data, digunakan media lain yang lebih ringkas dan cepat. Lalu, apa saja jenis jaringan nirkabel dalam kehidupan sehari-hari?

WPAN (Wireless Personal Area Network)

Jaringan WPAN merupakan salah satu jenis jaringan nirkabel dalam skala kecil dengan area cakupan yang sedikit. WPAN hanya mampu menghubungkan beberapa perangkat saja dengan jangkauan tak kurang dari 10 meter.

Umumnya penggunaan WPAN diterapkan pada perangkat peripheral layaknya printer, Android, ataupun peralatan lainnya.

Dalam transmisi data melalui WPAN, ada beberapa jenis teknologi yang digunakan, yakni;

1. Bluetooth

Teknologi utama dalam WPAN diawali dari peluncuran Bluetooth oleh Ericsson di tahun 1994 silam. Saat itu throughput yang ditawarkan mencapai angka 1 Mbps dalam rentang 30 m.

Teknologi yang juga dikenal dengan IEEE 802.15.1 ini juga menjanjikan proses transmisi yang hemat energi sehingga kerap disisipkan di perangkat kecil, seperti handphone di masanya.

2. HomeRF

Teknologi HomeRF (Home Radio Frequency) diluncurkan di tahun 1998 dengan kecepatan akses transmisi mencapai 10 Mbps dalam jarak berkisar 50 hingga 100 m.

Teknologi yang digagas para produsen besar seperti HP, Intel, Siemens, Compaq, Motorola, Microsoft, dan lainnya ini bisa melakukan transmisi data tanpa perlu amplifier.

3. Zigbee

Teknologi ini juga dikenal dengan IEE 802.15.4, memiliki fungsi utama menghubungkan piranti sebuah jaringan lewat media nirkabel.

Zigbee beroperasi di frekuensi 2,4 Ghz, dengan 16 channel dan kecepatan transmisi 250 Kbps dalam jangkauan hingga 100 m. Suatu hal yang wajar mengingat harganya murah dan hemat energi.

4. Infrared

Teknologi ini banyak diadaptasi untuk berbagai barang elektronik di rumah dengan memanfaatkan gelombang infrared. Sensor tersebut memiliki kecepatan beberapa MB per detik, biasanya ditanamkan dalam remote tv.

WLAN (Wireless Local Area Network)

WLAN merupakan jaringan komputer dengan memanfaatkan gelombang radio dalam proses transmisi data. Jaringan WLAN ini kerap disebut dengan jaringan wireless yang mengakomodir proses transfer menggunakan udara.

Contoh teknologi yang mengusung konsep WLAN dapat dilihat dalam Wi-Fi yang didasarkan pada spesifikasi IEEE 802.11.

Wi-Fi sendiri adalah singkatan Wireless Fidelity. Di antara jenis-jenis jaringan nirkabel, Wi-Fi merupakan salah satu yang paling populer.

Awalnya kemunculan Wi-Fi ditujukan guna mengakomodir kebutuhan perangkat nirkabel dalam jaringan Area Lokal (LAN). Seiring berjalannya waktu, Wi-Fi terus berkembang dan kini lebih banyak dimanfaatkan untuk akses internet.

WMAN (Wireless Metropolitan Area Networks)

WMAN memiliki cakupan jaringan yang cukup luas hingga jarak mencapai 31 mil atau sekitar 50 km. Jaringan ini memungkinkan untuk tetap menghubungkan beberapa lokasi meski terhalang bangunan.

WMAN sering kali digunakan untuk menghubungkan jaringan beberapa fakultas dalam satu universitas yang tersebar. Jaringan ini mengandalkan gelombang radio dan sensor infrared dalam pengiriman data.

Karena konektivitasnya yang cukup kuat, jaringan WMAN kerap dijadikan cadangan dalam jaringan kabel. Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan akses nirkabel antar 2 node LAN independen.

Contoh adaptasi penggunaan konsep WMAN dapat kamu lihat pada WiMAX. Sayangnya, meski banyak keunggulan, WMAN terhitung memakan biaya operasional yang mahal.

WWAN (Wireless Wide Area Network)

WWAN merupakan jaringan nirkabel dengan cakupan jangkauan yang lebih luas dibandingkan WLAN.

Teknologi WWAN memungkinkan pemakainya untuk membangun koneksi di area yang sangat luas, bahkan bisa mencakup sebuah kota maupun negara.

Umumnya, penyedia layanan ini menggunakan sejumlah antena dengan mengusung sistem satelit di dalamnya.

Dalam penerapan di Indonesia, konsep WWAN diadopsi dalam sistem 2G, yang kemudian diperbaharui menjadi 3G. Dan kini telah umum dalam jaringan 4G.

Di sisi lain beberapa pihak juga telah melakukan pembaharuan untuk meluncurkan jaringan 5G. Sayangnya, biaya untuk infrastruktur dan operasional jaringan ini sangat sulit dan mahal.

Jenis-jenis jaringan nirkabel di atas memiliki fungsinya masing-masing untuk mempermudah kehidupan manusia.

Seiring berjalannya waktu, tak menutup kemungkinan bahwa nantinya akan ditemukan perangkat baru yang lebih aplikatif, ekonomis, dan fungsional dibanding jaringan versi sekarang.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

Apa itu Trello?

Deskripsi: Pengertian Trello, fungsi dan cara kerjanya. Apakah Anda...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *