Pengertian BUMN

3 min read

Deskripsi: Pengertian BUMN, tujuan, fungsi, manfaat, jenis-jenis.


Apa itu BUMN ? perlu untuk dipahami dengan baik, agar Anda bisa lebih mudah untuk membedakan sebuah badan usaha yang ada di Indonesia.

Beberapa BUMN mungkin sudah terdengar familiar karena memiliki nama besar, seperti Pertamina, Garuda Indonesia, PLN, dan lain sebagainya.

Dalam perekonomian, BUMN diketahui memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian dan berperan sebagai pelopor.

Dengan berdirinya perusahaan BUMN ini, diharapkan kemakmuran masyarakat bisa lebih terjamin dan perekonomian negara pun bisa semakin stabil.

pengertian bumn
pengertian bumn

Pengertian BUMN

BUMN merupakan badan usaha yang sebagian atau keseluruhan aset kepemilikannya dan permodalannya dikuasai oleh negara.

Sesuai dengan pernyataan Undang-Undang No.19 Tahun 2003 Pasal 1 disebutkan bahwa BUMN adalah badan usaha yang kebanyakan modalnya berasal dari pemerintah.

Pemerintah sebagai pelaku ekonomi, mendirikan perusahaan BUMN untuk dapat menghasilkan serta menyediakan barang dan jasa bagi seluruh masyarakat pada umumnya.

Kegiatan utama perusahaan BUMN adalah mengelola cabang-cabang produksi yang bisa digunakan oleh masyarakat.

Tujuan Didirikannya BUMN

Setelah memahami pengertian BUMN, hal selanjutnya yang perlu Anda pahami adalah tujuan didirikannya BUMN.

Tujuan utama didirikannya badan usaha ini adalah menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat pada umumnya. BUMN hadir sebagai upaya pemerintah sebagai pelaku ekonomi.

Modal utama badan usaha ini adalah kekayaan negara yang dipisahkan dan difungsikan secara lebih produktif ke beberapa cabang produksi, untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemakmuran rakyat.

Ciri-Ciri BUMN

Agar lebih memahami bagaimana perbedaan BUMN dengan badan usaha yang lainnya, Anda perlu mengetahui apa saja ciri khasnya.

Melalui ciri tersebut, Anda bisa lebih memahami tentang alur modal, sistem kerja, dan apa saja manfaatnya bagi masyarakat secara menyeluruh. Cirinya sebagai berikut:

1. Kekuasaan Penuh Dipegang oleh Pemerintah

BUMN dikuasai, diawasi serta dikontrol secara penuh oleh negara. Penempatan kekuasaan tertinggi ini dilakukan untuk menghindari penyelewengan atau kecurangan yang mungkin dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Masyarakat Bisa Ikut Andil dalam Kepemilikan Saham

Secara keseluruhan, kebanyakan kepemilikan saham BUMN dimiliki oleh negara. Namun, pihak lain juga bisa memiliki beberapa bagian jumlah saham sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pihak yang mampu memiliki saham BUMN tidak boleh sembarangan orang dan harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Pihak lain tidak boleh memiliki saham  dengan jumlah lebih dari 50%, sehingga secara keseluruhan pemerintah tetap memegang saham terbesar dalam BUMN.

3. Berperan Sebagai Sumber Pemasukan Negara

BUMN harus mampu berperan sebagai salah satu sumber pemasukan bagi negara.

Dana yang dikeluarkan oleh pemerintah secara tidak langsung harus memberikan manfaat juga bagi negara, agar bisa mengembangkan perekonomian secara lebih merata.

Untuk itulah BUMN melakukan berbagai kegiatan seperti pelayanan serta penyediaan barang dan jasa bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan tersebut dapat memberikan masukan secara rutin bagi negara.

4. Menyediakan Produk yang Dibutuhkan Masyarakat

Beberapa produk dan jasa mungkin akan sulit didapatkan oleh masyarakat jika tidak dikelola oleh BUMN.

Untuk itu, BUMN mengelola sumber daya milik negara untuk bisa memproduksi barang serta memberikan layanan jasa guna memenuhi segala kebutuhan masyarakat.

5. Memberikan Pelayanan untuk Public

Tujuan utama dibentuknya BUMN adalah memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. Untuk itulah BUMN merambah sebuah jenis bidang usaha agar bisa memberikan pelayanan menyeluruh bagi masyarakat.

6. Resiko yang Terjadi Ditanggung oleh Pemerintah

Semua resiko yang terjadi saat mengelola BUMN akan menjadi tanggung jawab pemerintah. Hal tersebut juga berlaku pada sistem operasional dan juga pengambilan keputusan.

Meskipun pihak lain memiliki sedikit saham BUMN, namun semua ketentuan yang berlaku merupakan kebijakan yang telah sepakati oleh pemerintah.

Secara garis besar semua sistem pergerakan serta perkembangan BUMN dikendalikan penuh oleh pemerintah.

Jenis-Jenis BUMN

Berdasarkan bentuknya, BUMN terdiri dari beberapa jenis. Beberapa jenis BUMN memiliki sistem kerja serta kebijakan yang berbeda-beda.

Namun dari segi saham, pemerintah tetap memiliki kekuasaan terbesar dengan memegang jumlah saham lebih dari 50%.

Simak jenis BUMN berikut ini:

1. Perusahaan Umum

Perusahaan umum merupakan BUMN yang semua modalnya berasal dari negara dan tidak terbagi atas beberapa saham.

Sistem ini digunakan untuk tujuan pemanfaatan secara umum dengan prinsip pengelolaan perusahaan yang berpusat pada pemerintah.

Perusahaan umum menyediakan barang atau jasa yang sudah terjamin mutunya sekaligus berupaya untuk meraih keuntungan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan perusahaan di masa mendatang.

Perusahaan umum melayani berbagai kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari bidang produksi, distribusi, hingga konsumsi.

Contoh perusahaan umum:

  • Perum Pegadaian
  • Perhutani
  • Perum Dinas Angkutan Motor Republik Indonesia (Damri)
  • Perum Peruri
  • Perum Perumahan Umum Nasional (Perumnas)
  • Perum Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

2. Perusahaan Perseroan (Persero)

Perusahaan Perseroan adalah BUMN yang modalnya terbagi atas beberapa saham, dimana sebanyak minimal 51% sahamnya merupakan milik negara.

Sisa saham yang ada pada Persero bisa dimiliki oleh pihak lain.

Sistem Persero membebaskan sebuah perusahaan untuk bekerja sama dengan pihak swasta untuk dapat meraih keuntungan bersama, dan memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat.

Contoh Perusahaan Perseroan:

  • Aneka Tambang
  • Pos Indonesia
  • Bank Negara Indonesia
  • PLN
  • Pertamina
  • Pelni
  • KAI
  • Telkom
  • Garuda Indonesia
  • Kimia Farma

Fungsi dan Peranan BUMN

Setelah memahami pengertian BUMN dan cirinya, Anda juga perlu memahami apa saja fungsi didirikannya BUMN agar dapat memenuhi serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

Berikut informasinya:

  • BUMN berfungsi sebagai sumber pendapatan atau devisa bagi sebuah negara.
  • BUMN menyediakan serta memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
  • BUMN dijadikan sebagai sarana untuk menciptakan lapangan kerja bagi seluruh masyarakat. Diharapkan dengan adanya BUMN, tingkat pengangguran bisa menurun secara signifikan.
  • BUMN menjadi badan usaha pemerintah yang berfungsi sebagai pelopor pembangunan di beberapa sektor bisnis yang belum terjamah oleh badan usaha milik swasta.
  • BUMN berfungsi sebagai pendukung atau media pengembangan bagi usaha kecil, seperti koperasi dan UKM.
  • BUMN mendorong munculnya peluang usaha baru yang belum pernah ada sebelumnya.
  • BUMN mampu berperan sebagai media bagi pemerintah dalam membuat kebijakan dalam bidang perekonomian.
  • BUMN dijadikan sebagai badan usaha yang mampu mengelola sumber daya milik negara agar lebih bermanfaat dan teratur.

Manfaat BUMN

Berdirinya BUMN mampu memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat dan juga negara.

Dengan adanya berbagai manfaat ini, diharapkan perekonomian negara bisa berjalan dengan lebih baik, stabil, dan merata.

Simak beberapa manfaatnya sebagai berikut:

  • Memperluas lapangan pekerjaan agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan dengan lebih mudah.
  • Mengisi kas negara secara berkesinambungan untuk dapat memajukan serta mengembangkan perekonomian negara secara optimal.
  • Memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat untuk bisa mendapatkan barang dan jasa yang terjamin kualitasnya guna memenuhi kebutuhan.
  • Memberikan produk dan jasa yang sudah terjamin kualitas dan mutunya.
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas komoditi ekspor yang akan berdampak pada penambahan devisa dalam sektor migas maupun nonmigas.
  • Mencegah monopoli pasar yang dilakukan oleh pihak swasta dalam hal pemenuhan barang dan jasa untuk masyarakat secara luas.

Setelah memahami pengertian BUMN tentu Anda bisa semakin mengerti mengapa pemerintah memiliki berbagai badan usaha dalam setiap aspek mulai dari penerbangan, bahan bakar, hingga listrik.

Dengan adanya BUMN, diharapkan semua kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi secara lebih optimal.

                                     
           

UX / User Experience

Deskripsi: Pengertian User Experience (UX), fungsi, dan penggunaannya. User...
Hans
2 min read

Cara Membuat Infografis

Deskripsi: Cara membuat Infografis agar konten semakin mudah di...
Hans
3 min read

Buku Pengembangan Diri

Deskripsi: Buku Pengembangan Diri. Salah satu kunci untuk meraih...
rezky
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *