Pengertian Data

3 min read

Artikel ini akan mengulas beberapa hal tentang data secara ringkas dan jelas. Mulai dari pengertian data hingga jenis-jenis data yang ada di dunia ini.

Berbicara terkait data, terdapat banyak pengertian yang diungkapkan oleh para ahli yang tentunya masing-masing memiliki pandangan yang berbeda.

Secara umum, data merupakan sebuah kumpulan fakta atau keterangan yang berbentuk simbol, angka, citra maupun kata-kata yang didapatkan pada sebuah proses pengamatan, baik dari satu sumber maupun berbagai sumber.

Lalu, bagaimana dengan pendapat ahli mengenai data ini? Mari simak penjelasan terkait data dari para ahli berikut ini.

Pengertian Data
pengertian data, via canva.com

Pengertian Data Menurut Beberapa Sumber

1. Zulkifli A.M

Menurut Zulkifli A.M, data merupakan sebuah keterangan, atau lebih tepatnya sebuah bukti terkait sesuatu keadaan yang terjadi sesuai fakta dan kenyataan.

Namun, data tersebut masih berbentuk mentah, masih bersifat individu atau berdiri sendiri dan belum di organisasikan sekaligus belum diolah sama sekali.

2. Wahyu Supriyanto dan Ahmad Muhsin

Wahyu Supriyanto dan Ahmad Muhsin berpendapat bahwa, data merupakan bahan dasar utama yang terdapat dalam sebuah informasi atau dalam kelompok sistematis dalam suatu simbol-simbol.

Data juga dijadikan sebagai perwakilan dari kuantitas, benda, tindakan maupun fakta dan sebagainya.

3. Lia Kuswayatno

Sedangkan menurut Lia Kuswayatno, data adalah sebuah kumpulan fenomena yang terjadi di dunia nyata yang dapat berupa angka-angka, simbol-simbol khusus, huruf-huruf atau bahkan dapat terbentuk dari gabungan ketiga elemen tersebut.

4. Nuzzulla Agustina

Menurut Nuzzulla Agustina, data merupakan sebuah keterangan terkait suatu kejadian atau hal yang sudah sering terjadi yang dapat menyatakan suatu pemikiran, situasi, objek bahkan kondisi melalui himpunan fakta, angka, lambang, gambar, grafik, dan huruf-huruf.

5. Slamet Riyadi

Salah satu ahli bernama Slamet Riyadi menyatakan bahwa, data merupakan sebuah hasil dari proses pengamatan atau observasi yang membentuk sebuah informasi yang mana data tersebut dapat berupa angka maupun lambang.

6. Kuswadi dan E. Mutiara

Menurut Kuswadi dan E. Mutiara, data adalah sekelompok informasi berupa fakta yang didapatkan dari hasil observasi, dapat berupa angka, lambang atau bahkan dapat berupa sifat.

7. Arikunto

Sedangkan menurut Arikunto, data sendiri merupakan segala sesuatu yang bersifat fakta. Data juga dapat pula berupa angka yang dapat digunakan untuk bahan baku penyusunan sebuah informasi, sedangkan informasi merupakan sebuah hasil dari pengolahan data yang digunakan untuk sebuah keperluan.

Dari penjelasan beberapa ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa data merupakan catatan atau kumpulan fakta yang dapat berupa angka, simbol, huruf yang dapat digunakan untuk menyusun sebuah informasi yang akurat.

Fungsi Data Secara Umum

Dapat dilihat dari pengertian data yang telah dijabarkan di atas, data memiliki banyak keterkaitan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

Akan tetapi, penggunaan data sendiri lebih condong mengarah pada bidang teknologi jaringan komputer dan juga pada proses penelitian. Adapun fungsi data secara umum adalah sebagai berikut ini.

1. Acuan Pengambilan Keputusan

Secara umum, data dapat berfungsi sebagai acuan yang digunakan untuk mengambil sebuah keputusan. Hal ini biasanya dilakukan pada saat terjadi adanya permasalahan yang membutuhkan solusi untuk pemecahannya.

2. Dasar Penelitian

Fungsi lainnya adalah sebagai dasar dalam pelaksanaan sebuah penelitian. Data dapat gunakan oleh seseorang maupun lembaga sebagai pedoman kegiatan penelitian atau perencanaan.

3. Implementasi Kegiatan

Data juga berfungsi sebagai pedoman dalam implementasi dari sebuah kegiatan yang akan dilaksanakan.

4. Acuan Evaluasi

Fungsi dari data lainnya ialah sebagai acuan dasar yang digunakan untuk penilaian atau evaluasi terhadap suatu kegiatan yang baru saja dilakukan.

Jenis-jenis Data

Data memiliki banyak jenis dan dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan beberapa aspek. Jenis-jenis ini dibagi berdasarkan dari sumber, sifat, cara mendapatkannya, dan waktu yang digunakan untuk proses pengumpulannya.

Berikut penjelasan tentang jenis-jenis data berdasarkan kategorinya.

Berdasarkan Sumber

1. Data Eksternal

Data eksternal merupakan data yang diperoleh dari luar suatu lembaga. Data dapat memaparkan faktor-faktor yang dapat memengaruhi hasil usaha atau kerja suatu lembaga tertentu.

Contohnya, perubahan kebiasaan masyarakat serta daya beli masyarakat yang menurun atau justru sebaliknya.

2. Data Internal

Data internal merupakan data yang diperoleh dari dalam sebuah lembaga yang memaparkan seluruh keadaan yang terjadi pada lembaga tersebut.

Contohnya, jumlah modal yang digunakan untuk lembaga atau jumlah karyawan yang bekerja di dalamnya.

Berdasarkan Sifat

1. Kualitatif

Data kualitatif merupakan data dalam bentuk deskriptif atau naratif yang memaparkan sebuah fenomena atau kejadian nyata. Data ini berbentuk penjelasan verbal yang tidak dapat dianalisis dalam bentuk angka atau bilangan.

Contohnya, deskripsi tentang perilaku anak dengan kecerdasan kinestetik yang baik dan sejarah berdirinya sebuah lembaga pendidikan.

2. Kuantitatif

Data kuantitatif merupakan jenis data yang dapat dihitung atau diukur secara langsung, karena data tersebut berupa variabel bilangan atau berbentuk angka.

Contoh dari data kuantitatif adalah data pertumbuhan balita di suatu daerah atau data berat badan anak usia di suatu Taman Kanak-kanak.

Berdasarkan cara mendapatkannya

1. Primer

Data primer adalah data asli atau data baru yang diperoleh peneliti dalam sebuah penelitian secara langsung dan digunakan sebagai data utama dalam laporan penelitiannya.

2. Sekunder

Data sekunder adalah data tersedia yang diperoleh peneliti dari berbagai sumber yang telah ada. Contohnya seperti dokumen-dokumen terdahulu atau buku-buku yang mengandung penelitian yang hampir sama.

Data sekunder kemudian digunakan untuk memperkuat atau mendukung data primer yang digunakan sebagai data utama.

Berdasarkan Waktu Pengumpulan

1. Data Berkala

Data berskala merupakan sebuah data yang tidak diperoleh dalam waktu yang singkat, melainkan secara berkala, yakni dari waktu ke waktu.

Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui perkembangan sebuah fenomena yang terjadi di lapangan pada periode tertentu. Contohnya, data harga ponsel dari waktu ke waktu.

2. Data Cross Section

Data cross section merupakan sebuah data yang diperoleh hanya pada waktu tertentu saja, guna mengetahui keadaan pada suatu fenomena yang terjadi pada kurun waktu tersebut. Contohnya, data penelitian dengan menggunakan angket.

Di atas merupakan berbagai macam penjelasan terkait data, mulai dari pengertian data, pandangan dari para ahli terkait data, fungsi dari dara secara umum dan juga jenis-jenis data berdasarkan kategorinya.

Semoga dengan membaca artikel ini Anda dapat dengan mudah memahami beberapa hal tentang data.

Baca juga: Pengertian Mailing List

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *