Pengertian Domain dan Subdomain

3 min read

Deskripsi: Pengertian domain dan subdomain, bagaimana cara kerja domain? fungsi domain dan jenis-jenis dari domain.


Ketika Kamu sedang mengakses internet, tentunya Kamu akan mengunjungi alamat situs atau website tertentu sesuai dengan kebutuhan.

Jika diperhatikan, di depan atau di belakang nama dari situs tersebut terdapat kata lain yang dipisahkan oleh tanda titik.

Kata itu biasa disebut dengan domain. Namun apakah domain itu hanya berupa tentang kata di depan atau di belakang nama situs saja? Tentunya tidak.

Untuk informasi yang lebih jelas lagi, berikut ini pengertian domain dan subdomain untuk Kamu ketahui.

domain dan subdomain, via canva.com

Apa Itu Domain?

Domain merupakan suatu nama dari sebuah alamat yang ditujukan untuk melakukan identifikasii terhadap suatu server komputer. Ketika Kamu menuliskan nama dari link website tertentu, maka akan diantarkan menuju ke alamat situs yang dimaksud.

Pada dasarnya, alamat dari website merupakan IP yang terbentuk dari banyaknya kombinasi angka yang sangat rumit. Namun alamat IP ini kemudian disederhanakan lagi hingga menjadi suatu nama yang unik seperti berikut ini.

1. .com

Kode domain .com untuk jenis layanan komersial pada sebuah situs atau website di dalam internet. Kebanyakan situs di internet menggunakan domain yang satu ini.

2. .edu

Kode domain .edu untuk jenis layanan berupa penelitian dan juga pendidikan secara resmi pada sebuah situs atau website di dalam internet. Biasanya web yang menggunakan domain ini, merupakan web resmi dari pemerintah.

3. .gov

Kode domain .gov untuk jenis layanan dalam bidang pemerintahan yang berisifat non militer pada sebuah situs atau website di dalam internet.

4. .mil

Kode domain .mil untuk jenis layanan militer pada sebuah situs atau website di dalam internet.

5. .net

Kode domain .net untuk jenis layanan bantu untuk network atau jaringan internet pada sebuah situs atau website di dalam internet.

6. .ac.id

Kode domain .ac.id untuk jenis layanan akademik pada sebuah situs atau website di dalam internet. Sedangkan untuk .id yang ada dibelakang, merupakan tanda lokasi bahwa akademik tersebut berada di Indonesia.

7. .org

Kode domain .org untuk jenis layanan organisasi lain di luar pemerintahan pada sebuah situs atau website di dalam internet.

Fungsi Domain

Keberadaan dari domain ini sangatlah penting serta diperlukan. Hal ini karena domain memiliki peranan sebagai alamat dari suatu web yang dengan menggunakan alamat tersebut, maka Kamu akan diarahkan menuju ke alamat tujuan dengan lebih mudah.

Pengunjung dari sebuah situs tidak akan perlu kerepotan untuk mengetik alamat IP dari pihak server karena keberadaan dari nama domain.

Para pengunjung hanya perlu mengetik nama URL websitenya dan akan langsung diarahkan menuju ke alamat IP dari server.

Regristrasi dari domain dikelola oleh pihak yang bernama ICANN yang merupakan singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers.

Sehingga penentuan dari arah pada setiap alamat website dapat menjadi lebih jelas serta lebih fokus.

Cara Kerja dari Domain

Setelah dijelaskan beberapa pengertian domain, untuk mengunjungi suatu website tertentu, Kamu harus mengarah pada alamat IP dari situs tersebut. Akan tetapi, alamat IP ini terlalu rumit, panjang, serta tidak mudah untuk diingat.

Ketika sedang menuliskan alamat IP, para calon pengunjung dari website tersebut belum pasti dapat untuk masuk ke dalam situs yang dimaksud. Hal ini membuat keberadaan dari domain ini sangatlah penting dan wajib adanya.

Ketika Kamu sedang menuliskan serta mengunjungi suatu website tertentu, maka Kamu akan diarahkan menuju ke alamat IP yang sesuai dengan nama dari domain yang telah dituliskan.

Alamat URL dari situs tersebut bahkan sudah menggunakan fitur redirect atau pengalihan.

Fitur yang satu ini, akan sangat membantu sebuah situs besar untuk mengarahkan para calon pengunjung agar dapat menemukan situs tersebut dengan lebih mudah.

Misalnya saja Kamu mengetik fb.com di kolom URL, maka akan langsung ditujukan ke situs resmi facebook.com.

Jenis atau Tipe Nama dari Domain

Jika Kamu sudah mengetahui tentang perngertian domain dan juga cara kerjanya, selanjutnya adalah untuk membahas berbagai macam tipe domain yang ada untuk saat ini.

Berikut ini beberapa tipe domain yang dibedakan berdasarkan dari level penggunannya

1. Top Level Domain (TLD)

TLD atau Top Level Domain adalah nama domain yang paling sering digunakan serta termasuk dalam top level. TLD ini juga bersifat umum dan juga mudah untuk diingat. Hal inilah yang membuat TLD tersebut memiliki banyak pengguna.

Banyak sekali website yang sering menggunakan Top Level Domain. Antara lain seperti .net, .com, .edu, .org, dan masih banyak lagi.

Domain yang satu ini juga tidak merujuk ke dalam suatu organisasi tertentu, jadi cukup bebas untuk digunakan oleh berbagai situs yang bersifat personal.

2. Country Code Top Level Domain (ccTLD)

Sesuai dengan namanya, ccTLD atau Country Code Top Level Domain merupakan sebuah domain yang menggambarkan kode dari suatu negara tertentu. Penggunaan dari ccTLD ini mengindikasikan jika sebuah situs merupakan milik negara tertentu,

Hal ini juga bisa digunakan secara sengaja untuk membuat target dari negara yang memakai country code.

Contoh dari ccTLD ini seperti, .id untuk Indonesia, .uk untuk Inggris atau United Kingdom, .kr untuk Korea Selatan, .us untuk Amerika Serikat, dan masih banyak kode negara yang lain lagi.

3. Generic Top Level Domain (gTLD)

Awalnya, gTLD adalah nama domain yang dibuat secara khusus untuk bidang atau organisasi tertentu saja. Akan tetapi, sudah banyak sekali situs yang menggunakan gTLD.

Contoh dari gTLD ini seperti .gov untuk pemerintahan, .mil untuk militer, .org untuk organisasi tertentu, dan yang lainnya.

4. Second Level Domain (SLD)

Pembahasan yang sebelumnya sudah dijelaskan jika domain merupaan alamat yang akan memudahkan setiap pengunjung suatu situs tertentu.

Nah, untuk SLD atau Second Level Domain sendiri yakni menggambarkan alamat secara lebih rinci dan juga khusus.

Contoh dari penggunaan Second Level Domain atau SLD yakni ac.us, ac.id, co.id, .co.uk, dan masih banyak lagi yang lain. Penggunaan dari SLD ini menunjukkan pada tempat secara lebih khusus dari situs yang akan Kamu kunjungi.

5. Subdomain

Subdomain merupakan domain tambahan yang biasanya digunakan oleh banyak situs besar. Keberadaan dari subdomain ini akan menjadi tanda jika situs tersebut mempunyai cabang ataupun divisi tertentu. Jadi situs yang memiliki sub dapat dikatakan masih berada dalam satu kepemilikan.

Dapat dikatakan bahwa subdomain ini sangat cocok jika digunakan untuk berbagai situs besar yang memerlukan halaman lain yang lebih spesifik lagi.

Contoh penggunaan dari subdomain ini seperti halnya support.google.com, developers.facebook.com, dan masih banyak lagi yang lain.

Jika Kamu sudah mengetahui dan memahami secara pasti pengertian domain dan subdomain serta berbagai macam hal tentang domain di atas, tentunya Kamu sudah tidak kebingungan lagi untuk melakukan pencarian alamat situs di internet yang tepat.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *