Pengertian Files

3 min read

Deskripsi: Pengertian File, Jenis-jenis file, fungsi file pada komputer.


Sebuah komputer dalam operasionalnya terdapat berbagai macam perangkat lunak atau software yang akan Anda temui. Pastinya berbagai perangkat lunak tersebut memiliki fungsi dan juga kegunaannya masing-masing.

Pada kesempatan kali ini, perangkat lunak yang akan dibahas adalah file. Mungkin Anda sudah sering mendengar kata file. Namun apakah Anda sudah tahu secara pasti pengertian file? Untuk itu, berikut ini penjelasan mengenai file.

Pengertian Files
pengertian files, via canva.com

Apa Itu Files?

File merupakan suatu kumpulan dari data serta informasi yang saling terhubung dan juga tersimpan pada sebuah ruang penyimpanan sekunder yang sama. Definisi dari file tersebut juga bisa diartikan sebagai data atau arsip yang tersimpan pada komputer.

Jika dilihat secara konsep, file mempunyai beberapa tipe. Di antaranya seperti tipe data yang terdiri atas numeris, character, dan binary.

Tidak hanya itu, terdapat juga suatu file yang memiliki tipe program. Berbagai tipe file tersebut, tentunya memiliki tujuan pembuatannya masing-masing.

Secara umum, file di dalam komputer akan disimpan pada sebuah folder tertentu sesuai dengan keinginan Anda akan menyimpan file tersebut. Masing-masing file ini juga memiliki ekstensi yang tidak sama sesuai dengan jenis file.

Ekstensi merupakan tanda yang menjadi pembeda antara satu jenis file dengan jenis file yang lain. Misalnya saja, ekstensi untuk file gambar akan berbeda dengan ekstensi untuk jenis file video, musik, dan jenis file yang lain.

Jenis-jenis File

Jika dicermati dari pengertian file yang telah dijelaskan di atas, tentunya kata file ini digunakan untuk bidang komputerisasi.

Ketika Anda sudah memahami pengertian dari file tersebut, maka Anda juga perlu tahu jenis-jenis file. Untuk itu, berikut ini penjelasannya.

1. File Sistem

File sistem merupakan sebuah file yang berguna untuk menjalankan berbagai macam program yang ada dalam komputer sesuai dengan kegunaannya.

Selain itu, jenis file ini juga akan menjalankan berbagai aplikasi yang Anda instal pada komputer yang dipakai.

Jenis file sistem ini memiliki beberapa ekstensi. Di antaranya seperti com, sys, bak, tmp, bat, exe, dan masih banyak lagi.

Semua jenis ekstensi pada file sistem tersebut tentunya memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing.

2. File Video

File video merupakan sebuah file berisikan video di dalamnya. Jika Anda membuka jenis file video tersebut, video yang ada di dalamnya akan diputar.

Akan tetapi, terdapat beberapa jenis file video yang hanya dapat diputar dengan menggunakan aplikasi pemutar video tertentu saja.

Beberapa dari ekstensi yang digunakan pada jenis file video seperti wmv, mpg, 3pg, mp4. Flv, avi, KV, dan lain-lain.

Masing-masing dari ekstensi file video ini menunjukkan bahwa setiap video memiliki jenis aplikasi pemutar yang berbeda agar dapat membuka video yang ada di dalamnya.

3. File Dokumen

File dokumen adalah suatu file yang berisi dokumen. Berbagai macam dokumen yang Anda buat melalui aplikasi tertentu, akan membuat sebuah file dokumen yang nantinya dapat dibuka lagi lain waktu.

Namun tidak semua file dokumen dapat dibuka pada satu aplikasi yang sama.

File dokumen ini memiliki banyak sekali ekstensi yang berbeda, seperti halnya odt, doc, dox, xls, pdf, ods, txt, ppt, dan masih banyak lagi yang lain.

Penggunaan ekstensi yang berbeda tersebut, menunjukkan bahwa file ini hanya dapat dibuka melalui aplikasi yang berhubungan dengannya.

4. File Gambar

File gambar adalah sebuah file yang akan muncul gambar di dalamnya apabila dibuka. Jadi jika Anda menyimpan gambar pada komputer Anda, bentuk dari gambar tersebut akan berubah menjadi file gambar dengan ekstensi tertentu.

Terdapat banyak sekali ekstensi untuk file gambar, seperti jpeg, jpg, png, tif, gif, dan masih banyak lagi yang lain.

Secara umum, gambar yang dihasilkan dari kamera akan membentuk ekstensi jpg atau jpeg. Selain itu, ada juga ekstensi file gambar yang hanya dibuka dengan aplikasi tertentu saja.

5. File Suara

File suara merupakan bentuk penyimpanan suara yang Anda lakukan pada sebuah komputer. Berbagai macam suara yang disimpan tersebut, nantinya akan membentuk sebuah file suara dengan berbagai ekstensi yang berbeda.

Bedanya ekstensi ini juga dapat menentukan kualitas dari suaranya. File suara ini memiliki beberapa ekstensi sesuai dengan penyimpanannya. Beberapa ekstensi file suara tersebut yakni mp3, wav, midi, rm, dan yang lainnya.

Sama dengan jenis file pada komputer yang lain, tidak semua file suara dapat dibuka dengan menggunakan satu aplikasi yang sama.

Selain beberapa jenis file dalam komputer yang telah disebutkan di atas, sebenarnya masih banyak sekali jenis file yang memiliki fungsi dan kegunaannya sendiri. Secara umum, jenis file tersebut akan dikelompokkan dalam satu folder yang sama.

Bahkan ada juga file yang dinamai sebagai file sampah. Hal ini berarti file tersebut tidak berguna dan hanya akan membuat memori di dalam komputer Anda menjadi cepat penuh. Maka dari itu, lebih baik jika file sampah tersebut dihapus.

Cara Menampilkan Ekstensi File

Berbagai macam ekstensi yang berbeda antara jenis file satu dengan lain  bertujuan agar Anda dapat menentukan file yang dicari dan aplikasi yang akan digunakan dengan lebih mudah.

Apabila ekstensi dari file tersebut tidak terlihat, maka Anda dapat mengikuti cara berikut ini.

  1. Langkah pertama, buka folder letak Anda menyimpan file yang dicari.
  2. Anda dapat menekan kombinasi antara tombol Alt + T + O untuk menampilkan dialog “folder options”.
  3. Setelah itu, tekan lagi kombinasi tombol Crtl + Tab pada keyboard untuk menuju pada menu “view” page, dan tekan Tab selama beberapa kali hingga menuju ke “Advaced Settings”.
  4. Tahapan yang satu ini, komputer yang Anda gunakan akan mengatakan “three one, the view”.
  5. Kemudian panah bawah dan cari opsi yang bernama “Hide Extension For Know File Type”.
  6. Jika Anda sudah menemukan pengaturan dari ekstensi file tersebut, lihatlah apakah setting berada pada posisi ON atau OFF.
  7. Apabila pengaturan berada pada posisi ON, maka Anda perlu untuk menekan tombol space pada keyboard selama beberapa kali untuk melakukan pengubahan pengaturan agar menjadi OFF.
  8. Lalu tekan tombol Tab selama beberapa kali hingga sampai muncul tombol OK, kemudian tekan tombol Enter pada keyboard.
  9. Selesai, nama ekstensi dari berbagai macam file yang ada di dalam folder tersebut akan muncul.

Setelah Anda melakukan beberapa langkah di atas, maka jenis ekstensi file yang sebelumnya tidak terlihat akan muncul.

Akan tetapi jika ada beberapa file yang tidak menunjukkan ekstensinya juga, dapat berarti bahwa nama dari file tersebut sebenarnya adalah nama sub-folder yang bercampur.

Apabila Anda sudah mengetahui berbagai hal mengenai file di atas, tentunya Anda tidak akan kebingungan lagi dalam menggunakan atau mengelompokkan beberapa file dalam satu folder yang sama.

Anda juga tidak perlu bingung lagi jika ekstensi dari file tersebut tidak terlihat.

Baca juga: Pengertian Linux

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *