Pengertian Power Supply

3 min read

Pengertian Power Supply, dalam bahasa Indonesia ber-arti Sumber daya, dan merupakan komponen yang pasti ditemukan pada sebuah komputer.

  • Power supply adalah salah satu jenis perangkat yang menyalurkan tegangan arus listrik kepada komponen yang membutuhkan pada sebuah komputer.

Contoh komponen yang membutuhkan tegangan arus listrik adalah hardisk, motherboard, CD Room, dan lain lain.

Untuk mengalirkan tegangan arus listrik, power supply harus mengubah tegangan tersebut dari AC menjadi DC, dikarenakan komputer hanya dapat menerima dan beroperasi saat menerima tegangan listrik arus DC saja.

Power supply mengubah tegangan arus listrik yang diubah menjadi sebuah energi untuk membuat perangkat elektronik akan bekerja. Power supply berbentuk persegi terletak pada chasing komputer.

Power supply terdiri dari beberapa konektor. Tanpa adanya power supply, sebuah computer tidak akan bisa bekerja.

Selain mengubah tegangan arus listrik menjadi energi daya, power supply juga berfungsi untuk membagi arus listrik kepada setiap komponen yang membutuhkan.

Kemudian power supply juga menjaga kestabilan arus listrik pada setiap komponen di sebuah komputer.

Pengertian Power Supply
pengertian power supply, via canva.com

Rancangan Power Supply

Rancangan power supply terbagi menjadi dua yaitu:

A. Catu Daya Internal

Catu daya internal adalah power supply yang terbuat menjadi satu dengan motherboard. Contoh dari Catu Daya Internal adalah televisi, DVD Player, dan lain lain

B. Catu Daya Eksternal

Catu Daya Eksternal adalah power supply yang terbuat berbeda tempat dari motherboard. Contoh dari Catu Daya Eksternal adalah charger.

Fungsi Power Supply

Ada beberapa fungsi power supply yang harus anda ketahui, seperti:

1. Menyalurkan daya kepada perangkat yang membutuhkan

Salah satu fungsi dari power supply adalah menyalurkan energi daya kepada perangkat yang membutuhkan.

2. Penyedia tenaga tambahan

Power supply juga berfungsi sebagai penyedia tenaga tambahan yang dibutuhkan pada perangkat khusus. Contohnya pada hardware CPU Pentium 4 yang membutuhkan daya tambahan untuk beroperasi.

3. Menstabilkan aliran arus listrik pada sebuah computer

Selain pemberi daya, power supply juga berfungsi untuk menstabilkan arus listrik yang terdapat pada sebuah komputer. Power supply melindungi perangkat dari arus listrik yang terlalu tinggi dan berlebihan.

4. Pembuang udara panas pada chasing

Satu sisi yang terdapat pada power supply terdapat kipas. Kipas ini berfungsi untuk pembuang udara panas dalam chasing power supply.

Bentuk Power Supply

Power supply juga dapat dibedakan berdasarkan manajemen kabelnya, yaitu:

1. Power Supply non Modular

Power Supply non Modular lebih banyak ditemukan. Power Supply non Modular lebih banyak ditemukan karena dijual dengan harga murah.

Dari susunan kabelnya, Power Supply non Modular lebih tidak rapih yang menyebabkan sirkulasi udara di dalam power supply terganggu. Kemudian kabel dijadikan satu ikatan

2. Power Supply Modular

Power Supply Modular dijual dengan harga yang lebih mahal. Dari susunan kabelnya, Power Supply Modular lebih tersusun rapih sehingga sirkulasi udara yang terdapat pada Power Supply Modular lebih bagus.

Secara garis besar, fungsi dari power supply adalah penyalur energi daya bagi perangkat yang ada pada sebuah komputer.

Dengan adanya power supply, suatu aliran tenaga listrik bisa diubah menjadi energi daya yang dapat mengoperasikan sebuah komputer.

Jenis Power Supply

Power supply membutuhkan tenaga untuk menyalurkan tegangan listrik. Untuk mendukung kinerja power supply, secara umum terdapat 2 jenis power supply yang memiliki kelebihan masing-masing yaitu:

1. Power Supply AT

Power supply AT muncul dan digunakan pertama kali pada tahun 1997. Power supply AT bisa dibilang jenis power supply yang sekarang jarang digunakan.

Pada masanya, power supply AT banyak digunakan untuk computer Pentium II dan Pentium III. Kabel yang terdapat pada power supply AT langsung terhubung pada motherboard.

Umumnya power supply AT memiliki 8-12 terminal output yang tersambung kepada motherboard

2. Power Supply ATX

ppower supply ATX sekarang lebih banyak ditemukan pada computer versi terbaru DIBANDING Power Supply AT.

Power supply ATX memiliki komponen yang lebih kompleks dan di imbangi dengan tenaga listrik yang lebih efisien.

Selain itu, berbeda dengan power supply AT, power supply ATX memiliki 20-24 terminal output yang tersambung kepada motherboard.

Dua jenis power supply diatas memiliki ciri-ciri tersendiri. Power supply ATX lebih banyak ditemukan pada komputer versi terbaru, karena software yang terdapat pada komputer versi terbaru dapat mengendalikan kerja dari power supply ATX. Contoh pengendaliannya seperti fitur sleep, restart dan shut down.

Komponen Power Supply

Power supply terdiri dari beberapa komponen, yaitu:

1. IC Regulator

IC regulator yang terdapat pada power supply berfungsi unutk mengatur kestabilan tegangan arus listrik agar tidak over dan tetap stabil. Sehingga, setiap komponen pada komputer tidak terganggu kinerjanya

2. Transformator

Transformator merupakan salah satu komponen penting yang terdapat pada power supply. Transformator bertugas untuk memindahkan daya listrik yang terdapat pada beberaoa rangkaian listrik melalui induksi elektromagnetik.

3. Kapasitor

Kapasitor yang terdapat pada power supply mempunyai bertugas disaat pengubahan dari tegangan arus AC menjadi DC agar prosesnya bertambah sempurna dan optimal

4. Dioda

Dioda merupakan singkatan dari 2 kata yaitu anoda dan katoda. Fungsi dari diode adalah menyalurkan arus listrik kepada satu arah kemudian menghambat arus listrik kepada arah sebaliknya.

5. Resistor

Resistor berfungsi untuk mengontrol komponen yang terdapat pada motherboard.

Cara kerja resistor untuk mengontrol komponen yang terdapat pada motherboard adalah dengan menurunkan tegangan listrik, membatasi tegangan listrik yang akan masuk, membagi tegangan listrik, dan lain lain.

6. LED

LED merupakan komponen yang terdapat pada power supply yang sejenis diode semikonduktor. LED memiliki keistimewaan yaitu dapat memancarkan cahaya seperti lampu.

Komponen yang terdapat pada power supply memiliki fungsi masing-masing. Dengan lengkapnya komponen yang terdapat pada power supply, semakin optimal kinerja dari power supply tersebut.

Cara Kerja Power Supply

  • Cara kerja power supply sangat simpel. Disaat anda menekan tombol power pada komputer, sistem akan menilai atau mengecek sebelum sistem bekerja. Jika sistem sudah siap bekerja, power supply akan memberi tanda kepada motherboard bahwa sistem sudah siap untuk bekerja. Tanda tersebut bernama Power Good.
  • Kemudian, proses selanjutnya adalah power supply menjalankan fungsi utamanya yaitu akan membagi daya listrik kepada komponen yang membutuhkan di sebuah komputer. Selain itu, power supply menjaga kestabilan arus listrik di setiap komponen yang berada di sebuah komputer. Power supply menjaga kestabilan arus listrik agar tidak terjadi gangguan pada komponen tersebut.

Dapat disimpulkan bahwa pengertian Power Supply yaitu komponen penting pada sebuah komputer.

Dengan adanya power supply, computer dapat beroperasi dengan maksimal. Dan dengan adanya power supply, komponen pada komputer terjaga dari segala gangguan teknis.

Baca juga: Perangkat Input dan Output

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *