Pengertian Remaja

3 min read

Deskripsi: Pengertian Remaja, Tahapan, dan Cara Memahami Remaja.


Pengertian remaja adalah periode kehidupan yang terletak antara masa kanak-kanak dan dewasa. Remaja bukanlah anak-anak, belum juga disebut dengan manusia yang dewasa.

Remaja adalah tahap kehidupan yang menyenangkan dan transformatif.

Selama usia 10 hingga 21 tahun, maka manusia akan disebut dengan remaja. Dalam usia tersebut, maka kaum muda akan mengalami ledakan perubahan yang cepat dan selalu mengalami kebingungan tentang ‘siapa mereka’.

Berikut adalah pemahaman tentang remaja dan juga tahapan-tahapannya:

pengertian remaja
pengertian remaja

Pengertian Remaja

Apa sih remaja itu? Remaja adalah periode kehidupan ketika seorang anak berkembang menjadi dewasa. Remaja merupakan periode dari pubertas hingga dewasa, sebuah keadaan atau proses seseorang tumbuh dewasa.

Remaja bisa diartikan sebagai tahap perkembangan seorang anak sebelum menjadi orang dewasa. Masa remaja pada dasarnya adalah tahap kehidupan dimana orang muda mencoba cara baru untuk merasakan, berpikir, dan berperilaku.

Masa remaja adalah tahap transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang terjadi antara usia 10 hingga 21.

Remaja sering memusatkan perhatian pada diri mereka sendiri dan percaya bahwa semua orang juga berfokus padanya. Remaja kerap memiliki rasa tidak aman dan perasaan dihakimi.

Hubungan dengan anggota keluarga sering kali tidak sesuai dengan kelompok sebayanya, minat, dan penampilan. Ya, penampilan dan lifestyle oleh remaja dianggap sebagai hal yang sangat penting selama ini.

Masa remaja juga bisa menjadi tantangan bagi orang dewasa dalam membimbing anak-anaknya. Apakah Anda memiliki seorang anak yang menginjak usia remaja?

Mengasuh remaja akan berbeda dengan cara Anda mengasuh ia sebagai anak kecil. Memahami tahap kehidupan remaja bisa membantu Anda beradaptasi, menjadi orang tua yang paham dengan keinginan anaknya.

Tahapan Masa Remaja

Saat anak memasuki usia remaja, mungkin itu adalah hal menakutkan bagi kebanyakan orang tua karena mau tidak mau harus memahami naik turunnya emosi anak.

Beberapa perubahan pada remaja dibagi menjadi tiga tahap, di antaranya adalah:

1. Masa Remaja Awal

Remaja di masa awal adalah mereka yang berusia 10 hingga 13 tahun.  Beberapa pertumbuhan dan perkembangan fisik dari remaja pada masa ini adalah:

  • Banyak anak selama masa ini mengalami pubertas.
  • Pra-remaja mengalami pertumbuhan fisik dan perkembangan seksual, yang mungkin tidak nyaman.
  • Perubahan tubuh selama masa remaja awal adalah mengalami pertumbuhan rambut di bawah lengan dan di daerah kemaluan, pembesaran testis pada pria, dan perkembangan payudara pada wanita.
  • Perubahan fisik biasanya mulai terjadi lebih awal pada remaja wanita dibandingkan pria. Wanita mulai berkembang satu atau dua tahun lebih awal dibandingkan anak laki-laki dalam banyak kasus.
  • Perubahan dapat dimulai sejak usia 8 tahun pada wanita dan usia 9 tahun untuk pria, tetapi dapat menjadi lebih terlihat pada permulaan masa remaja.

Sementara perkembangan mental dan emosional anak remaja pada masa ini adalah:

  • Anak pra remaja mulai menegaskan lebih banyak kemandirian. Pada masa ini, anak remaja mulai bisa memberontak, terutama ketika orang tua memperketat aturan dan menetapkan batasan.
  • Anak-anak dari kelompok usia ini seringkali memiliki kebutuhan privasi yang meningkat, tanda lain dari keinginan yang lebih mandiri dan tidak suka mendapatkan pengawasan yang ketat dari orang tuanya.
  • Remaja juga membutuhkan lebih banyak privasi untuk menghadapi rasa ingin tahu dan kecemasan yang datang dengan perubahan tubuh dan perasaan baru yang dialaminya.
  • Pada fase ini, anak-anak mungkin memperhatikan atau mulai mempertanyakan identitas gender mereka. Hal ini merupakan sesuatu yang mungkin berlanjut selama tahap remaja.
  • Biasanya anak-anak yang belum remaja menjadi lebih fokus pada diri mereka sendiri, atau sedikit egosentris. Pikiran dan perasaan mereka berpusat pada diri mereka sendiri.
  • Pada titik ini, anak-anak mulai merasa bahwa mereka selalu dinilai oleh orang lain, terutama teman sebayanya.
  • Pada masa ini, anak-anak memiliki proses berpikir yang sangat “hitam-putih”. Ada yang benar atau salah, tanpa ruang untuk interpretasi lain. Mereka melihat hal-hal di luar sana sebagai menyedihkan atau menyenangkan

2. Remaja Pertengahan

Remaja pertengahan adalah anak-anak dengan usia 14 hingga 17 tahun. Pada masa remaja pertengahan ini, anak-anak akan memiliki perkembangan fisik berupa:

  • Sebagian besar remaja wanita akan mulai mengalami periode menstruasi yang teratur.
  • Suara laki-laki mulai pelan dan mungkin ada periode dimana suara itu pecah.
  • Jerawat berkembang pada pria dan wanita.

Adapun perkembangan mental dan emosional remaja pada tahapan ini adalah:

  • Saat otak terus berkembang, proses berpikir remaja dalam tahap ini menjadi matang, namun masih belum memproses informasi dengan sedetail mungkin seperti orang dewasa.
  • Remaja pada usia ini mungkin bisa mulai berpikir secara abstrak dan mulai melihat gambaran yang lebih besar daripada spesifik pada satu situasi.
  • Remaja mulai menggunakan logika, tetapi pada dasarnya masih didorong oleh emosi.
  • Remaja usia ini mulai tertarik pada hubungan kepada lawan jenis.

3. Remaja Akhir

Remaja akhir adalah mereka yang berusia 18 hingga 21 tahun. Tidak ada perkembangan fisik pada masa remaja akhir. Kebanyakan di tahapan ini, anak telah tumbuh menjadi orang dewasa sepenuhnya.

Sementara untuk perkembangan mental dan emosionalnya adalah:

  • Kaum muda dalam rentang usia ini biasanya memiliki kontrol impuls dan keterampilan pengambilan keputusan yang lebih baik daripada remaja pertengahan.
  • Hubungan yang terjalin dengan orang tua, saudara kandung, dan anggota keluarga lainnya dapat berubah sifatnya setelah masa dewasa hampir tercapai.
  • Pikiran mungkin beralih ke masa depan dan keputusan mungkin didasarkan pada keyakinan, keinginan, dan harapan.

Tips Memahami Anak Remaja

Sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas, perubahan pada masa remaja adalah fenomena yang umum.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk lebih memahami anak remaja dan menjadi lebih dekat dengannya:

1. Ajukan Pertanyaan dan Dengarkan

Langkah pertama untuk memahami anak remaja Anda adalah dengan mengajukan pertanyaan.

Banyak remaja memberikan jawaban dengan kata ‘ya’ atau ‘tidak’ saat Anda mengajukan pertanyaan. Triknya adalah buat ia terbuka,  saat ia tidak bersama teman.

Tanyakan apa yang menjadi masalahnya atau hal-hal yang ingin Anda ketahui tentangnya.

Saat Anda mengajukan pertanyaan, pastikan untuk mendengarkan jawabannya, meskipun Anda tidak memahami bahasa yang ia gunakan.

2. Buat Catatan

Jika Anda tidak paham dengan bahasa yang digunakan, tidak apa-apa untuk meminta penjelasan.

Saat Anda mendengarkan, buat catatan tentang jawaban yang dilontarkan sang anak, karena itu akan berguna untuk memahami perubahan pada anak Anda.

3. Cari di Google atau Internet tentang Bahasa Anak yang Tidak Anda Ketahui

Jika Anda tidak tahu apa yang anak Anda bicarakan, cari di Google. Google bisa menjawab apapun kendala bahasa yang tidak Anda ketahui.

Tidak bisa dipungkiri jika bahasa anak muda saat ini sangat aneh dan mengundang tanda tanya.

Dari pengertian remaja hingga tahapan masa remaja dalam ulasan di atas mungkin bisa sedikit membantu Anda memahami tingkah polah anak.

Meskipun memahami remaja adalah masa yang sulit, namun itu adalah kewajiban bagi semua orang tua untuk tetap mendampingi pertumbuhan anak.

                                     
           

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.