RFID (Radio Frequency Identification)

3 min read

Deskripsi: Pengertian RFID dan fungsinya, kelebiahan dan kekurangan RFID, dan sistem atau cara kerja dari RFID.


RFID atau (Radio Frequency Identification) terdiri pada beberapa komponen, misalnya seperti tag reader, tag programming station, sorting equipment, circulation reader dan juga tongkat inventory Tag.

Pada umumnya, RFID ini memiliki kegunaan dalam mengirimkan data pada tag kemudian dibacakan oleh RFID Rider.

Jika belum mengetahui pengertian RFID, silahkan simak di bawah ini.

Untuk tag yang sudah dibaca RFID ini nantinya akan diproses pada aplikasi komputer dan untuk data yang akan dipancarkan, kemudian dikirimkan berisi mengenai informasi.

Misalnya seperti informasi lokasi, ID, maupun jenis informasi yang lainnya. Pada sistem RFID secara sederhana bagian objek dilengkapi tag dan ditanamkan di dalamnya.

Pengertian RFID
pengertian RFID, via canva.com

Pengertian RFID

Pengertian RFID adalah teknologi yang sudah menggunakan komunikasi melalui gelombang elektromagnetik supaya dapat melakukan pengubahan data, antara tujuan identifikasi dengan data terminal pada suatu objek.

Misalnya seperti hewan, produk barang, maupun manusia supaya memudahkan dalam penelusuran jejak dengan piranti RFID Tag.

RFID itu sendiri, memiliki sifat pasif dan juga aktif. Untuk sifat pasifnya tersebut mempunyai power supply tersendiri, dengan begitu untuk harga yang ditawarkan juga cenderung lebih murah jika dibandingkan pada tag yang aktif.

Untuk RFID aktif harus mempunyai power supply tersendiri dan juga mempunyai jarak jangkauan yang lebih jauh.

Selain itu, untuk memori yang digunakan juga cenderung lebih besar, dengan begitu maka, dapat menampung berbagai jenis informasi yang ada di dalamnya.

Untuk ukuran terkecil RFID ini sebesar koin dan untuk jangkauan RFID aktif dapat mencapai hingga 10 meter dengan baterai yang dapat mencapai hingga beberapa tahun.

Untuk RFID pasif memang cenderung memiliki harga yang lebih murah, karena tidak tergantung dengan baterai.

Akan tetapi, ada juga beberapa pembuat chip yang belum dapat menggunakannya karena ada beberapa alasan tertentu.

Kelebihan dan kekurangan RFID

Sebagian orang yang memang sudah mengetahui bahwa RFID ini menjadi teknologi identifikasi yang ternyata tergolong lebih mudah digunakan dan fleksibel, sehingga sangat cocok pada saat digunakan dalam operasi otomatis.

Selain itu RFID juga mengombinasikan keunggulan yang tidak akan disediakan pada beberapa teknologi identifikasi lain.

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh RFID, seperti berikut ini:

1. Kelebihan RFID

Jika dibandingkan dengan beberapa alat yang sejenisnya, maka RFID ini dianggap jauh lebih nyaman digunakan karena kemudahannya.

Selain itu untuk teknologi ini pun juga lebih sulit pada saat hendak dipalsukan, karena untuk RFID itu sendiri telah menyediakan tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi dibanding dengan yang lainnya.

Selain hal tersebut, RFID juga memiliki keunggulan lain seperti berikut ini:

  • Bisa menampung data dalam jumlah yang lebih banyak tanpa menggunakan alat bantu yang lainnya.
  • Untuk jenis RFID pasif memiliki ukuran yang jauh lebih kecil, dengan begitu lebih mudah pada saat ingin ditanamkan di manapun.
  • Dilengkapi dengan bentuk fleksible, ditambah lagi dengan desainnya yang sangat menarik. Sehingga para pengguna juga lebih mudah saat menggunakannya.
  • Proses pembuatannya menggunakan tinta khusus.
  • Proses pembacaan informasi bisa dilakukan dengan mudah. Hal ini disebabkan dari bidang maupun bentuk yang tidak dipengaruhi oleh pembacaan. Misalnya saja adanya barcode magnetik ataupun yang lainnya.
  • Untuk jarak pembacaan fleksibel, tergantung antena maupun dari jenis chip RFID yang akan digunakan. Misalnya saja seperti perhitungan stok dalam ban berjalan,  auto payment jalan tol dan juga akses gate.
  • Pembacaan data bisa berjalan lebih cepat.

2.  Kelemahan RFID

Meskipun RFID memiliki segudang kelebihan seperti yang dijelaskan di atas, namun bukan berarti RFID tidak memiliki kelemahan atau kekurangan.

Untuk itu dengan mengetahui kelebihan dan kekurangannya bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan. Berikut ini daftar kelemahan RFID:

  • Apabila terdapat satu chip RFID pada satu alat pembaca bersamaan, maka hal ini bisa menimbulkan kekacauan informasi, karena hal ini menimbulkan tabrakan informasi dari pembaca yang menerimanya.
  • Sementara untuk kendala seperti ini, bisa diselesaikan pada kemampuan kecepatan dari penerimaan data. Dengan begitu untuk chip RFID yang telah masuk belakangan dianggap data berikutnya.
  • Apabila terjadi dua freq pada pembaca di dalam satu area, maka bisa memberikan informasi yang salah pada pengolah data atau pada komputer. Dengan begitu maka, untuk tingkat akurasinya pun juga semakin berkurang. Untuk permasalahan seperti ini bisa dipecahkan melalui pengimplementasian dari alat-alat deteksi tabrakan freq maupun menata peletakan dari area pembacaan supaya menghindari tabrakan.
  • Apabila freq lain dipancarkan pada peralatan yang lain, maka akan menimbulkan gangguan. Terlebih lagi saat freq tersebut bukan diperuntukan RFID. Untuk hal ini nantinya akan merespon pada freq wi-fi radio pemancar, handphone atau yang lain.
  • Seseorang akan kehilangan sedikit privasinya secara otomatis, hal ini disebabkan, siapapun bisa membaca informasi diri seseorang pada jarak jauh, asalkan orang tersebut mempunyai alat pembaca. Misalnya saja seseorang bisa membaca dari jumlah uang yang Anda miliki di dalam dompet.

Sistem RFID

Di dalam RFID ini memiliki sistem secara umum, berupa tranfonder atau tag akan ditempelkan pada suatu objek.

Untuk setiap tag itulah yang akan membawa informasi unik, misalnya saja seperti warna, serial number, model, perakitan, ataupun yang lainnya.

Ketika tag tersebut melalui medan yang dihasilkan pembaca RFID, secara otomatis mentransmisikan informasi kepada pembaca RFID.

Berikut ini ada beberapa sistem RFID yang perlu Anda ketahui, yaitu:

1. Pembaca RFID

Sebuah pembaca RFID ini diharuskan untuk menyelesaikan 2 tugas, yaitu berkomunikasi melalui tag RFID dan menerima perintah pada software aplikasi baca RFID.

Pada gelombang radiasi akan disalurkan melalui software aplikasi sebagai penghubungnya.

2. Tag RFID

RFID merupakan serangkaian dari elektronika yang telah diintegrasikan dengan antena dan beberapa rangkaian lain.

Rangkaian tersebut secara umum, memiliki memori sebagai tempat penyimpanan data. Sementara untuk memori yang terdapat pada tag akan dibagi menjadi beberapa sel.

Untuk sel lain yang terdapat pada RFID ini, juga lebih memungkinkan bisa dibaca maupun ditulis secara ulang berdasarkan pada satu daya. Tag RFID ini bisa digolongkan menjadi tag aktif dan juga tag pasif.

Untuk RFID tag ini, bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk barcode di masa yang mendatang. Sementara untuk pembacaan informasi yang terdapat pada tag RFID ini memang tidak membutuhkan kontak secara langsung.

Dengan adanya rangkaian integrasi yang modern inilah maka, menjadikan tag RFID bisa melakukan penyimpanan informasi yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan barcode.

Selain itu, untuk fitur pembacaan secara jamak di dalam teknologi RFID pun juga bisa dilakukan, hal ini disebut sebagai anticollision.

RFID di zaman sekarang ini memang sudah banyak memiliki peminat, karena mengingat keunggulan yang dimilikinya.

Terlebih lagi untuk taq atau label yang bisa dibaca pada saat melewati dekat membaca label, meskipun berada dalam kondisi yang tertutup pada objek lain.

Baca juga: Pengertian Gelombang Elektromagnetik

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *