Pengertian RGB

2 min read

Deskripsi: Pengertian RGB, dan Aplikasinya dalam berbagai tampilan grafis.


Bagi yang menggeluti bidang desain grafis, tentunya istilah mode warna RGB sudah tidak asing lagi di telinga.

Advertisements

RGB menjadi salah satu mode warna yang popular yang berkontribusi memberikan tampilan gambar. Spektrum warna yang dihasilkan pada layer juga begitu beragam.

Lalu, apa yang dimaksud dengan pengertian RGB dan bagaimana mengaplikasikannya ke berbagai perangkat penampil gambar?

Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui secara lebih jelas tentang RGB.

Pengertian RGB

RGB adalah singkatan dari tiga warna pokok gelombang cahaya yaitu Red, Green, dan Blue.

Jika diilustrasikan, kamu bisa membayangkan RGB sebagai ruang warna asli komputer ketika mengambil gambar, kemudian menampilkannya di monitor dengan spektrum dari ketiga warna tersebut.

Mata manusia pada umumnya sangat peka terhadap ketiga warna pokok RGB (merah, hijau, dan biru) sehingga seluruh warna dianggap kombinasi dari ketiganya.

Pada sistem koordinat Cartesius, mode warna RGB dianggap sebagai mode adiktif di mana ketiga warna tersebut digabungkan melalui berbagai metode.

Kegunaan Mode Warna RGB

Mode warna RGB digunakan untuk warna layar atau warna pendar berupa pancaran cahaya.

Sebetulnya, warna ini hampir mirip dengan teori warna dasar (merah, kuning, biru), namun warna hijau sebagai pengganti kuning di sini.

Kegunaan utama dari warna RGB sebagai warna pokok adalah untuk menampilkan gambar pada media elektronik.

Namun sebelum era teknologi pun, mode warna ini telah mendapat landasan khusus karena pemahaman manusia terhadap teori trikomatik.

Contoh Penerapan Mode Warna RGB dalam Berbagai Tampilan

Beberapa aplikasi mode warna RGB adalah sebagai berikut :

1. CRT

CRT yang berwarna menggunakan layar phospor dengan mode RGB, perbandingannya adalah sebanyak 33% untuk warna merah, 11% untuk hijau, dan 56% untuk biru.

2. LCD

Pada tampilan layar LCD, mode warna RGB akan dipadukan dengan IC untuk menampilkan dan membedakan warna dengan spektrum yang sesuai dengan mode warna tersebut.

3. Layar Plasma

Layar plasma seperti monitor komputer dan televisi menggabungkan 3 warna pokok RGB menjadi 1 piksel atau titik hingga menghasilkan gambar pada layarnya.

Setiap piksel pada tampilan gambar di layar bisa direpresentasikan ke dalam perangkat keras seperti VGA card sehingga nilai warna yang dihasilkan adalah merah, hijau biru.

Nilai warna RGB tersebut diubah intensitasnya untuk ditampilkan pada berbagai perangkat.

Kamera dan pemindai dengan mode RGB pun bekerja dengan cara yang serupa. Perangkat akan menangkap warna RGB dengan berbagai intensitas di setiap ukuran piksel.

Representasi Nilai RGB

1. 24 Bit

Nilai mode warna RGB direpresentasikan dalam 24 bit per piksel (bpp), nilai ini dikenal juga dengan truecolor.

Truecolor ditentukan dengan tiga buah bilangan bulat antara 0 s.d. 255 yang masing-masing mewakili intensitas mode warna RGB, contoh representasi 24 bit RGB:

Nilai Truecolor Representasi Warna
255, 255, 255 Putih
0, 0, 0 Hitam
255, 0, 0 Merah
0, 0, 255 Biru
0, 255, 0 Hijau
255, 255, 0 Kuning
255, 0, 255 Magenta
0, 255, 255 Cyan

2. 32 Bit

Mode RGB 32 bit per piksel (bpp) pada dasarnya memiliki kemiripan dengan mode 24 bpp di atas.

Namun, delapan bit tambahan tidak selalu digunakan dalam mode warna ini.

3. 48 Bit

Mode 48 bit per piksel pada dasarnya merupakan mode 16 bpp yang mewakili 16 bit per komponen. Mode 48 bit ini membantu merepresentasikan 65536 nada dari setiap komponen warna RGB.

Mode 48 bit RGB juga seringkali digunakan dalam proses pengeditan gambar professional seperti Adobe Photoshop.

Kelebihan dan Kekurangan Mode Warna RGB

Kelebihan mode warna RGB adalah kemudahan menyalin gambar dan memindahkannya tanpa harus melakukan convert ke mode warna lain.

Tentunya RGB sudah cukup banyak memiliki fitur sehingga tidak perlu menggunakan mode lain saat menyalin file.

Kelemahan mode warna ini adalah tidak bisa dicetak sempurna dengan printer.

Seperti yang sudah diketahui, bahwa mesin printer menggunakan mode CMYK sehingga ketika dicetak kamu harus melakukan convert terlebih dahulu.

Mode warna RGB pada dasarnya dekat dengan keseharian kita.

Jika kamu menggeluti bidang desain grafis atau percetakan, memahami pengertian RGB dan mode warna ini memang sebuah keharusan.

Representasi mode warna RGB pun perlu dipahami agar tampilan gambar sesuai yang diinginkan.

Advertisements
                                     
           

Perbedaan EIS dan OIS

Deskripsi: Kenali Perbedaan EIS dan OIS sebelum Membeli Kamera....
Hairo
2 min read

Pengertian Green Screen

Deskripsi: Pengertian Green Screen dan Perannya dalam Industri Perfilman....
Hairo
2 min read

Pengertian CMYK

Deskripsi: Pengertian CMYK dan karakteristiknya. Dalam dunia desain dan...
Hairo
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *