Pengertian Seni Grafis

3 min read

Advertisement
Pengertian Seni Grafis
pengertian seni grafis, via canva.com

Dengan seni, kehidupan seseorang jauh lebih berwarna dan bermakna. Bayangkan bagaimana jika hidup tanpa seni. Kehidupan terkesan sangat monoton dan juga membosankan. Salah satu seni yang bisa kita jumpai adalah seni grafis.

Pengertian seni grafis secara umum adalah cabang seni rupa yang pembuatannya menggunakan metode cetak.

Advertisement

Umumnya, hasil seni grafis akan dicetak di kertas ataupun kain khusus. Untuk perancangannya bisa memakai banyak metode.

Sebut saja memakai teknologi komputer yang didalamnya menggunakan media printer untuk mencetaknya. Contoh seni grafis adalah reklame, poster, kaos, koran, majalah untuk media.

Manfaat Seni Grafis dalam Kehidupan

Manfaat seni grafis bisa dirasakan di kehidupan sehari-hari. Spanduk, banner, baliho dan sebagainya adalah contoh nyata pengaplikasian seni grafis. Lantas apa manfaat seni grafis untuk kehidupan manusia?

Simak pembahasannya berikut:

1. Proses pekerjaan menjadi lebih cepat

Pekerjaan bisa lebih cepat dengan menggunakan seni grafis. Misal, Anda membuat proposal perusahaan secara mendetail dalam bentuk tulisan.

Advertisement

Dengan bantuan seni grafis, pekerjaan tersebut lebih singkat karena bisa diaplikasikan dalam bentuk gambar.  Contohnya dengan mengandalkan baliho atau media lainnya.

2. Digunakan untuk menyampaikan pesan

Seni grafis sangat cocok untuk menyampaikan pesan dengan mudah dan menarik. Dibanding menggunakan kata-kata monoton, kebanyakan masyarakat lebih tertarik jika ada gambar didalamnya.

Jadi wajar jika spanduk dan media lain sering menggunakan seni grafis dengan pengaplikasian gambar khusus didalamnya.

3. Menjadi wadah terbaik untuk mengungkapkan perasaan seseorang

Seni grafis menjadi wadah terbaik ketika seseorang tidak bisa merangkai kata untuk mengungkapkan perasaan didalam dirinya.

Ya, dengan bentuk gambar melalui Corel Draw atau Photoshop, Anda bisa menyaimpaikan perasaan lewat gambar kepada semua orang. Bahkan Anda juga bisa menggambar lewat kanvas jika perlu.

4. Memberi hasil yang lebih indah dan menarik

Dengan seni grafis membuat hasil gambar lebih indah dan menarik serta berkesan dibandng sebelumnya.

Misal, Anda memiliki gambar hasil jebretan kamera atau karya tangan, dengan sentuhan seni grafis, gambar tersebut akan jauh lebih menarik dan indah serta berkesan.

Akhirnya mampu menarik sebagian besar masyarakat untuk melihatnya lebih dekat.

5. Bisa menghasilkan uang tambahan atau utama

Seni grafis juga memberi hasil uang kepada para pegiatnya. Sudah berapa banyak orang yang berbisnis melalui seni grafis.

Sebut saja sebagai desainer yang tentu mengaplikasikan seninya melalui media grafis. Untuk bisa bersaing, tentu membutuhkan jiwa seni yang mumpuni dan kreatifitas yang tinggi pastinya.

Secara umum, manfaat seni grafis bisa ditemui di dunia percetakan. Dengan memakai seni grafis, berapa banyak pesan yang dihasilkan dalam bentuk gambar melalui reklame, sablon, poster dan media lainnya.

Memang pesan melalui gambar lebih mengena dibanding hanya kata-kata saja.

Macam Seni Grafis

Setelah tahu informasi mengenai pengertian seni grafis dan manfaatnya, berikutnya adalah macam-macam seni grafis. Di dunia persenian, seni grafis memiliki banyak macam.

Adapun macam-macam seni grafis sebagai berikut:

Advertisement

1. Cetak Saring

Cetak saring dikenal dengan cetak sablon. Jenis seni grafis ini sering dipakai sehingga sangat terkenal. Tekniknya menggunakan media cetak khusus dari screen yang bersifat halus dan elastis.

Cetak saring sering ditemui untuk membuat spanduk, kaos, poster, baliho dan sebagainya. Namun teknologi cetak saring sudah berkembang, kini Anda bisa menggunakan printer untuk sablon kain.

2. Cetak Datar

Cetak datar adalah jenis seni grafis yang paling populer karena banyak digunakan. Teknik ini sering dipakai untuk mencetak grafis dengan media cetak datar atau tinggi yang tidak sama antara bagian yang dicetak dengan bagian pencetakannya. Contoh media seni cetak datar adalah rubber, plastik dan kaca.

3. Cetak Tinggi

Seni grafis berikutnya adalah cetak tinggi. Seni grafis ini dibuat dengan bahan keras yang nanti dibuat pola khusus dengan tinggi dan rendah seperti yang diinginkan.

Contoh media yang sering digunakan adalah kayu. Bagian tinggi bbiasanya dilumuri tinta cetak yang kemudian dicetak di media keras atau kain sehingga terciptalah gambar.

Contoh cetak tinggi adalah pasa cap stempel.

4. Cetak Dalam

Teknik grafis dalam adalah teknik grafis yang memakai alat khusus pencetak terbuat dari lempengan seperti tembaga, besi, logam dan sebagainya.

Metode pengerjaannya menggunakan cara digoreskan secara langsung ke arah bantu tumpul. Hasil goresan kemudian membentuk pola grafis yang diinginkan.

Kini kebanyakan cetak dalam memakai senyawa kimia berbahan korosif.

5. Fotografi

Jenis seni grafis yang mengandalkan teknologi kamera masa kini. Seni fotografis sesuai dengan jenis kamera yang dipakai. Hasil kamera kemudian dicuci dengan pencetakan foto seperti film jika memakai kamera lawas.

Namun di tengah perkembangan kamera, kini ada teknologi kamera digital yang hasil gambar bisa dicetak menggunakan printer khusus foto.

Karakteristik Seni Grafis

Seni grafis mempunyai karakteristik yang membuatnya beda dengan seni lain. Secara umum, karakteristik seni grafis sebagai berikut:

  1. Hasil karya dari seni grafis biasanya dari media percetakan. Artinya jika diproduksi berulang kali akan memberi hasil yang sama untuk ukuran dan bentuknya. Bahkan bisa ditambahi efek tanpa mengulang dari awal jika hasilnya kurang memuaskan. Artinya, karakteristik seni grafis tidak memakai goresan tangan seperti seni lukis.
  2. Setiap karya yang dihasilkan bisa diproduksi sesuai keinginan sehingga hasil karyanya lebih dari satu biji
  3. Hasil karya seninya disesuaikan dengan proses dan teknik percetakannya masing-masing. Artinya hasil karya benar-benar mempunyai karakteristik berbeda dengan teknik yang diharapkan semua orang
  4. Karakteristik karya seni grafis disesuaikan media dan jenis medium yang dipakai

Sejarah Singkat Seni Grafis

Sejarah seni grafis bermula di China. Di negeri tersebut, seni grafis digunakan untuk memproduksi tulisan untuk kegiatan ibadah. Tulisan dipahat di bidang kayu khusus dan ada yang dicetak di kertas.

Pemerintahan Dinasti Yi, 105 SM, China untuk pertama kalinya mencetak kertas massal. Karya seni grafis kayu ada di Asoa yang adatnya tidak berbeda dengan China, Jepang dan Korea Selatan.

Di Romawi, ada metode cetak yang digunakan untuk membuat jubah dengan teknik stempel. Namun metode tersebut kurang banyak diminati karena Eropa saat itu tidak tahu kertas.

Seni grafis berkembang pesat di Eropa adab 13 dengan bantuan Gutterbeg yang menemukan media cetak. Sejak saat itu, berbagai seni grafis berkembang dan bermunculan di tanah Eropa.

Fungsi Seni Grafis

Fungsi seni grafis sangat beragam, contohnya:

  1. Untuk mencetak momen bersejarah
  2. Sebagai karya yang menggambarkan kehidupan jaman dahulu
  3. Media terbaik untuk mengantarkan jiwa penikmat dan pelukis
  4. Menambah keindahan didalam sebuah media
  5. Mengungkapkan seni ekspresi

Pengertian seni grafis memang penting sebelum mencoba desain grafis yang menjadi salah satu pokok bahasannya. Seni grafis membutuhkan jiwa kreatifitas yang tinggi sehingga tidak heran pecinta seni sangat responsif dan peka. Di perkembangannya, seni grafis sudah dibantu dengan teknologi canggih.

Baca juga: Perbedaan Vector dan Bitmap

Advertisement
                                     
           

Manfaat Blog

Advertisement Deskripsi: manfaat blog bagi para blogger dalam kehidupan...
Cendikia
2 min read

Perbedaan EIS dan OIS

Advertisement Deskripsi: Kenali Perbedaan EIS dan OIS sebelum Membeli...
Hairo
2 min read

Pengertian Green Screen

Advertisement Deskripsi: Pengertian Green Screen dan Perannya dalam Industri...
Hairo
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *