Perbedaan Mikroprosesor dan Mikrokontroler

3 min read

Perbedaan Mikroprosesor dan Mikrokontroler – Meski memiliki berbagai spesifikasi dan kegunaan yang berbeda, masih banyak orang yang menyamakan mikroprosesor dan mikrokontroler.

Walaupun keduanya memang merupakan alat yang biasa diaplikasikan para teknisi untuk mempermudah pembuatan aplikasi elektronika, namun keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Untuk memahami perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler, Anda perlu memahami apa itu mikroprosesor dan mikrokontroler. Anda perlu menelaahnya konsep keduanya melalui penjelasan di artikel ini.

Perbedaan Mikroprosesor dan Mikrokontroler
perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler, via canva.com

Pengertian Mikroprosesor dan Mikrokontroler

Secara pengertian dan definisi, kedua komponen ini memiliki perbedaan yang mencolok. Lebih lengkapnya, simak perbedaan pengertian keduanya di bawah ini.

Mikroprosesor

Seperti namanya, mikroprosesor merupakan alat yang difungsikan sebagai pusat pengendali dan pengolahan data pada sistem komputer mikro, biasanya dikenal dengan CPU (Central Processing Unit).

Di dalamnya terdapat tiga komponen penting, meliputi;

  1. ALU (Arithmetic Logic Unit), berfungsi dalam proses penghitungan dan operasi matematika sederhana seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian. Selain itu berguna pula untuk operasi logika seperti, OR, AND, NOT, XOR, serta XNOR.
  2. RU (Register Unit), merupakan space penampungan data temporer yang ada di memori, sebelum data tersebut diproses melalui ALU.
  3. CU (Control Unit), berfungsi sebagai pangambil instruksi yang ada di memori dan mengeksekusinya.

Mikrokontroler

Mikrokontroler merupakan suatu komputer mikro dalam chip tunggal yang bisa mandiri dan independen. Di dalamnya, sudah dilengkapi dengan prosesor (ALU, RU, CU), memori, serta tambahan lainnya.

Semuanya dipadatkan dalam sebuah chip yang memiliki masing-masing fungsi spesifik tersendiri, disesuaikan dengan kebutuhan yang beragam.

Secara umum, bagian yang ada pada mikrokontroler meliputi:

  1. Prosesor, mencakup semua bagian utama seperti yang telah dijelaskan di poin pertama.
  2. Memori, terdiri atas aneka jenis yang beragram. Mulai dari flash memori dan data memori. Data memori sendiri terdiri atas dua jenis, yakni SRAM yang bersifat sementara, dan EEPROM yang bersifat permanen.
  3. Input output, adalah bagian yang menghubungkan langsung dengan perangkat luar. Wujudnya bisa dalam bentuk jalur digital RS232, data analog I2C, maupun bus komunikasi data SPI.
  4. Timer/ counter, adalah bagian yang difungsikan sebagai pengatur jadwal (timer). Selain itu, bisa pula digunakan untuk generating sinyal pada frekuensi dan periode khusus.

Jenis dan Macamnya

Perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler juga terpampang jelas pada klasifikasi jenis dan macamnya. Secara umum, perbedaan tersebut dapat Anda bandingkan melalui penjelasan berikut.

Jenis Mikroprosesor

Ada beragam jenis mikroprosesor yang ada di pasaran dan akrab digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, secara lebih spesifik, ada 4 jenis mikroprosesor yang diklasifikasikan berdasarkan banyaknya bit yang dikelola oleh ALU, yakni:

  1. Bit Slices Processor, merupakan komponen yang banyak digunakan untuk merancang CPU dengan menambahkan jumlah slices (irisan bit) untuk disematkan pada aplikasi tertentu. Jenis CPU ini juga dikenal dengan sebutan CPU custom.
  2. General Purpose CPU, adalah CPU multifungsi yang serbaguna. Dalam artian memiliki semua kemampuan terkini dari sebuah komputer.
  3. I/O Processor, merupakan prosesor yang difungsikan khusus guna menangani proses input dan output request dan diperbantukan untuk meringankan beban prosesor utama.
  4. Dedicated/ Embedded Controller, merupakan prosesor yang memiliki pattern tersendiri untuk membuat peralatan menjadi smart. Penggunaannya biasanya diterapkan pada mesin cuci, oven, microwave, mesin jahit, dan lainnya. Jenis ini juga dikenal sebagai mikrokontroler.

Jenis Mikrokontroler

Dalam pembagian mikrokontroler, hanya ada 2 jenis saja macamnya. Pembagian tersebut dilandaskan pada tingkat kompleksitas dari instruksi yang disematkan di dalamnya.

Pembagian mikrokontroller dibagi ke dalam;

  1. RISC, merupakan singkatan dari Reduced Instruction Set Computer yang berisikan instruksi terbatas. Meski sifatnya terbatas, namun mikrokontroler jenis ini memiliki fasilitas yang beraneka ragam.
  2. CISC, merupakan singkatan dari Complex Instruction Set Computer yang berisikan instruksi dengan formula yang lebih lengkap dibanding RISC. Namun, mikrokontroler ini memiliki fasilitas secukupnya saja.

Perbedaan Mikroprosesor dan Mikrokontroler Lainnya

Tak sekedar pengertian dan jenisnya saja, perbedaan antara mikroprosesor dan mikrokontroler terangkum dalam berbagai aspek. Kesamaan keduanya nampaknya hanya terbatas pada jumlah PIN yang disematkan.

Jumlah PIN baik di mikroprosesor maupun mikrokontroler adalah 40. Sementara untuk PIN alamat sejumlah 16. Jumlah PIN data sejumlah 8, dan PIN interupt 2.

Dalam hal PIN I/O, komponen ini tak ada di mikroprosesor, namun ada 32 di mikrokontroler. Sementara konfigurasi PIN register untuk 8 bit berada di angka 20 untuk mikroprosesor, dan 34 untuk mikrokontroler.

Untuk register 16 bit, mikroprosesor memiliki angka 4, sedangkan mikrokontroler berada di angka 2.

Ukuran stack di mikroprosesor adalah 64 K, sedangkan di mikrokontroler 128 K. CPU tak memiliki ROM dan RAM internal.

Berbeda dengan kapasitas ROM mikrokontroler sebesar 4KB, dan RAM internal 128 B. Keduanya didukung oleh memori eksternal sebesar 64 KB untuk mikroprosesor, dan 128 KB untuk mikrokontroler.

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa menyimak tabel berikut ini agar lebih jelas perbandingannya.

Konfigurasi PINMikroprosesor Z-80 CPUMikrokontroler 801
Jumlah Pin4040
Jumlah Pin Alamat1616
Jumlah Pin Data88
Jumlah Pin Interupt22
Pin I/O32
Register 8 bit2034
Register 16 bit42
Ukuran Stack64 K128 K
ROM Internal4 KB
RAM Internal128 B
Memori Eksternal64 KB128 KB
Flag64
Timer02
Port Paralel04 x 8 bit
Port Serial01

Manfaat dalam Kehidupan

Ternyata pengaplikasian 2 komponen teknologi ini memiliki peranan yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari.

Terdapat perbedaan lagi di antara mikroposesor dan mikrokontroler yang bisa mempermudah pemahaman Anda dalam memahami materi peranan keduanya.

Peranan Mikroprosesor dalam Kehidupan

Penerapan konsep mikroprosesor saat ini kian meluas dan hampir mencakup keseluruhan aspek kehidupan manusia.

Mulai dari pendidikan, kependudukan, politik, kesehatan, dan lainnya. Hampir keseluruhan aspek tersebut melibatkan sistem mikroprosesor, antara lain:

  1. Handphone yang memiliki fitur mikrofon, layar, papan tombol, powerful circuit board yang semuanya menggunakan sistem mikroprosesor dan menjadikannya seperti komputer genggam.
  2. Televisi yang terdiri atas bermacam sirkuit elektronik di dalamnya.
  3. Mesin cuci yang berisikan program perintah ke mikrokontroler.
  4. Kalkulator yang menyematkan fungsi ALU dalam mikrokontroler untuk mengelola operasi hitungan dan penalaran.
  5. Provider telepon idigital menggunakan ISDN dan DSL. Umumnya sistem mikroprosesor digunakan untuk berbagai hal, utamanya network management serta optimasi pada Quality of Service.
  6. Sistem pengatur untuk menghitung ketepatan cetak dan potong di mesin fotokopi, juga kertas pada majalah ataupun koran. Mikroprosesor membantu sistem untuk koreksi agar menghasilkan produk yang rapi.

Pengertian Mikrokontroler dalam Kehidupan

Peranan mikrokontroler dalam kehidupan juga tak kalah banyak jumlahnya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut;

  1. Pengendali motor menggunakan remote control Sony. Remote ini mengusung Small System AT89205 yang mampu mengatur arah putaran motor DC.
  2. Sensor warna menggunakan TCS230 yang mengonversikan warna cahaya ke dalam frekuensi.
  3. Jam digital berbahasa C yang menyematkan DST-51 menjadi central proses. Sementara untuk sumber waktu menggunakan RTC-1287.
  4. Pengamanan pola sidik jari pada kartu pintar menggunakan mikrokontrolerDT51 MinSys.
  5. Pengendali utama pada penerangan ruangan menggunakan mikrokontroler ATMEGA8535 bersamaan dengan sensor cahaya.

Pada dasarnya, perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler bukanlah untuk membandingkan dan menonjolkan salah satu komponen.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Mengingat keduanya memang dirancang untuk tujuan dan spesifikasi yang berbeda.

Cara Membuat Website Gratis

Deskripsi: Cara membuat website gratis untuk bisnis anda. Pelaku...
Hans
3 min read

Cara Membuat Stiker WA

Deskripsi: Chattingan makin seru, berikut cara membuat stiker WA...
Hans
3 min read

Cara Melihat IP Address

Deskripsi: Cara mudah untuk melihat IP address di komputer...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *