Apa itu Water Resistant?

2 min read

Deskripsi: Apa arti Water Resistant? dan Apa Bedanya dengan Waterproof?


Jika kamu pengguna iPhone 7 atau iPhone 7 Plus, mungkin sudah mengetahui bahwa smartphone tersebut memiliki ketahanan terhadap susupan air.

Namun, sudah tahukah bahwa ponsel Apple tersebut tahan air (water resistant) bukan anti air (waterproof)? Ternyata kedua sifat tersebut memiliki perbedaan mendasar yang penting diketahui.

Apa arti water resistant, apa bedanya dengan waterproof? Kamu akan tahu jawabannya melalui ulasan berikut ini.

Apa Arti Water Resistant?

Istilah water resistant biasanya ditemukan pada produk seperti jam konvensional yang dibuat sedemikian rupa agar mendapatkan ketahanan saat terkena air.

Jika dibandingkan dengan water proof, water resistant ketahanannya lebih rendah karena hanya mampu menahan terpaan air saat terkena percikan hujan gerimis atau percikan air saat mencuci tangan.

Seperti yang sudah diungkapkan di atas, tingkat ketahanan terhadap terpaan air yang lebih tinggi adalah water proof yang biasanya dimiliki smartwatch olahraga.

Ingress Protection (IP)

Ingress Protection (ketahanan terhadap susupan) pada gadget dikenal sebagai kode peringkat ketahanan produk terhadap air dan debu. Kode IP suatu gadget memiliki dua digit yang memiliki arti masing-masing yaitu:

  • Digit pertama menunjukkan ketahanan gadget terhadap benda solid misalnya ialah debu (kodenya 6) yang berarti gadget tidak dapat dipenetrasi debu.
  • Digit kedua menunjukkan ketahanan gadget terhadap benda cair misalnya ialah air (kodenya 7) yang berarti gadget tahan terendam air hingga kedalaman 1 m.

Untuk memahami kode ini, jangan sampai tertukar dengan singkatan IP yang lain misalnya Internet Protocol tentunya hal tersebut berbeda pembahasan lagi.

IP yang merupakan ketahanan gadget terhadap susupan ini memiliki ciri khas kode sambungan di belakangnya seperti yang sudah disebutkan di atas.

Jadi, ketika kamu mendapati sebuah gadget bertuliskan kode IP 67, artinya gadget tersebut bisa tahan terhadap debu dan air hingga kedalaman 1 meter. Atau kode lain seperti IPX-7, IP 68, dan lain-lain.

Peringkat IP ini sendiri sudah menjadi ketentuan terhadap standar peringkat IP dan dirilis oleh IEC (International Electrotechnical Commission), yaitu organisasi internasional yang menyusun dan menerbitkan standar di bidang elektronik, elektrik, dan elektro-teknologi.

Standar tersebut menjadi acuan untuk seluruh dunia ketika hendak memberikan kode ketahanan gadget dari susupan air dan debu.

Perbedaan Water Resistant dan Waterproof

Water resistant dan waterproof memiliki perbedaan mendasar, yaitu pada level ketahanannya terhadap susupan air. Kebanyakan smartphone bukan anti air (water proof), melainkan hanya tahan air (water resistant)

Sebuah gadget walaupun misalnya memiliki IP 67 bukan berarti bisa digunakan di dalam air laut, apalagi jika tidak disebutkan ketahanan terhadap guncangan dan suhu.

Tentunya hal tersebut membuatnya harus melakukan pengujian yang lebih dalam lagi.

Meskipun sudah mendapat peringkat anti debu, hal tersebut juga tidak dapat membuatnya bisa dipendam dalam pasir panas.

Karena walaupun gadget sudah anti debu, belum tentu material di dalamnya mampu menahan panas yang diakibatkan terik matahari.

Cara Merawat Lubang Penutup untuk Menentukan Ketahanan Smartphone

Masih ada faktor lain yang menentukan ketahanan smartphone meskipun perangkat tersebut sudah dikategorikan berdasarkan tingkat ketahanannya.

Dalam hal ini, penutup lubang pada smartphone tidak boleh dilupakan. Perhatikan lubang pada smartphone dengan memperlakukannya sebagai berikut:

1. Harus Ditutup Rapat

Umumnya lubang seperti slot untuk micro SD, colokan headphone, dan lainnya harus ditutup rapat dengan penutup karet atau silikon.

Pastikan kamu menutup lubang-lubang tersebut pada smartphone sebelum menggunakannya di dekat tempat yang berdebu atau basah.

2. Rutin Mengganti Karet/Silikon

Jangan lupa untuk mengganti penutup karet atau silikon tersebut, karena seperti benda berbahan karet lainnya, benda ini juga memiliki masa penggunaan sampai ia tidak bisa menutup rapat lubang-lubang pada smartphone.

3. Jangan Masukkan Charger pada Lubang Saat Basah

Penting diingat juga agar tidak melakukan charging baterai ketika smartphone dalam keadaan basah, hal tersebut bisa memicu adanya arus listrik sehingga membahayakan.

Sebaiknya keringkan ponsel yang basah terlebih dahulu agar lebih aman.

Memiliki gadget dengan kemampuan ketahanan terhadap air atau debu memang memiliki nilai tambah tersendiri. Apalagi jika kamu menyukai aktivitas di luar ruangan dan sering menggunakan smartphone.

Dengan mengetahui apa arti water resistant dan bedanya dengan waterproof, kamu akan lebih paham cara untuk melindungi smartphone dari air.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *