Proses Terjadinya Aurora

2 min read

Deskripsi: Mengenal proses terjadinya Aurora, penyebab dan jenis-jenis Aurora.


Masih ingat dengan lapisan termosfer atau ionosfer? Nah itulah lapisan dimana aurora terbentuk.

Ion bermuatan positif dan negatif terbentuk di lapisan ini pada ketinggian 100 km dari permukaan bumi.

Proses ionisasi inilah yang membuat fenomena cahaya warna-warni cantik muncul di angkasa.

Semburat cahaya itulah yang disebut sebagai aurora. Bagaimana, Anda semakin tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai fenomena aurora?

Mari simak ulasan lengkap mengenai proses terjadinya aurora, jenis dan penyebabnya berikut ini.

Apa itu Aurora?

Secara singkat di atas sudah dijelaskan apa itu aurora. Fenomena cahaya warna-warni yang menari di langit saat malam hari. Dimana cahaya tersebut sebenarnya berasal dari matahari.

Molekul bermuatan negatif dan positif saling bertabrakan yang kemudian menghasilkan warna-warni di lapisan bumi.

Kita bisa menyaksikan fenomena aurora di beberapa belahan bumi yang mempunyai medan magnet kuat. Namun sayangnya aurora tidak terlihat di Indonesia.

Tentu karena negara kita berada di garis khatulistiwa dimana medan magnetnya rendah.

Proses Terjadinya Aurora

Tentu fenomena aurora ini sangat menarik untuk dibahas, ya?

Bagaimana tidak, cahaya yang muncul dengan warna-warni indah ini seolah meliuk-liuk di langit. Fenomena ini tentu saja tidak terjadi secara kebetulan.

Ada rangkaian proses terjadinya aurora yang perlu kita ketahui. Dan berikut ini beberapa penyebab yang memicu terjadinya aurora:

  1. Adanya sun spot atau bintik hitam pada permukaan matahari karena tidak sempurnanya interaksi medan magnet matahari.
  2. Adanya proton dan elektron sebagai satu-satunya unsur yang membentuk atom.
  3. Adanya partikel yang terjebak ke dalam sabuk Van Allen dan kemudian terhisap kutub medan magnet planet bumi.

Jenis Aurora yang Ada di Angkasa

Pendaran cahaya warna warni di atas cakrawala yang meliuk-liuk ini mempunyai dua warna yang paling dominan. Yang paling mencolok adalah semburat warna merah dan warna hijau. Ada penjelasan ilmiah atas warna tersebut.

Aurora yang memancarkan warna hijau berasal dari elektron dan molekul bermuatan nitrogen. Sedangkan untuk aurora warna merah berasal dari partikel elektron yang berbenturan dengan gas oksigen.

Warna ini tidak menjadi penentu atas jenis aurora itu sendiri. Jenis aurora dikategorikan berdasarkan lokasi kejadiannya.

Berdasarkan lokasi atau tempat kejadiannya, aurora ini dibedakan menjadi dua jenis. Yakni Aurora Borealis yang ada di kutub utama dan Aurora Australis yang ada di kutub selatan.

Untuk mengetahui kedua jenis aurora tersebut, mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

1. Aurora Borealis

Borealis berasal dari istilah Roma dan Yunani yang mempunyai arti sebagai “dewi fajar” dan “angin utara”. Aurora jenis ini akan terlihat di ufuk utara menjelang terbit fajar.

Cahaya dengan warna kemerah-merahan ini bisa dilihat di Eropa seperti Rusia, Alaska, Kanada dan Skandinavia.

Aurora yang muncul di belahan bumi bagian kutub utara ini umumnya muncul setiap tahun. Kemunculannya muncul di antara bulan September hingga Oktober.

Namun tidak menutup kemungkinan jenis Aurora Borealis ini juga bisa terjadi di antara Maret dan April.

2. Aurora Australis

Seperti namanya, aurora australis adalah fenomena cahaya warna-warni yang nampak di wilayah Australia. Istilah Australis ini sendiri juga diambil dari nama sebuah benua di Australia yang letaknya ada di wilayah selatan.

Intinya aurora akan terlihat dimana wilayah tersebut hanya menerima lebih sedikit paparan sinar matahari. Kondisi ini biasanya terjadi saat musim gugur ataupun menjelang musim dingin di Eropa.

Bagaimana, sekarang Anda sudah mengetahui proses terjadinya aurora, penyebab dan jenisnya. Semoga ulasan di atas cukup memenuhi keingintahuan Anda mengenai fenomena aurora ini.

Mungkin tidak cukup hanya mengetahui teori dan penjelasan ilmiah di atas, suatu saat bisa saja Anda menyaksikan fenomena aurora ini langsung di langit Eropa, ya?

                                     
           

Pasang Surut Air Laut

Deskripsi: Pengertian pasang surut air laut, dan faktor penyebabnya....
Hairo
1 min read

Fase-Fase Bulan

Deskripsi: Mengenal fase-fase Bulan dan penjelasanya. Pernahkah Anda mengamati...
Hairo
2 min read

Umbra dan Penumbra

Deskripsi: Pengertian Umbra dan Penumbra serta pengaruhnya terhadap Bumi....
Hairo
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *