Apa itu Deface?

2 min read

Deskripsi: Pengertian Deface, cara kerja dan cara sederhana untuk pencegahannya.


Apa itu Deface?

Deface adalah suatu kejahatan yang sering ditemukan pada sistem keamanan website. Banyak sekali kejadian deface website yang ditemukan sekarang ini.

Biasanya hal tersebut dikarenakan karena adanya celah keamanan pada sebuah website.

Sehingga ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkannya untuk berbagai kepentingan.

Pengertian Deface

Bagaimana Cara Kerja Deface?

Cara kerja deface adalah dengan merubah tampilan dari sebuah website. Yaitu dengan cara menyisipkan file atau tampilan visual pada sebuah web.

Orang yang melakukan kegiatan deface sering disebut sebagai defacer.

Biasanya seorang defacer melakukan tindakan tersebut pada website umum serta jarang menyasar pada website pribadi.

Sasaran yang paling umum diincar oleh seorang defecer antara lain deface website sekolah, website milik pemerintah, ataupun instansi-instansi publik yang lainnya.

Hal ini tentunya akan menimbulkan ketidaknyamanan bukan? Nah, supaya tidak menjadi korban selanjutnya, mari kita ketahui deface lebih dalam lagi.

2 Jenis Defice Website yang Umum Terjadi

Seperti yang sudah kita ulas diatas, deface adalah merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengubah tampilan website, mulai dari halaman utama, index file, hingga halaman yang lainnya.

Ciri sebuah website terkena deface adalah apabila Anda menemukan kejanggalan ketika membukannya. Seperti tampilan tiba-tiba berubah, terdapat pesan yang aneh-aneh dan lain sebagainya.

Ada dua jenis tipe deface website yang biasanya terjadi. Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

1. Seluruh Halaman (Full Of Page)

Tipe peretasan website yang satu ini terjadi pada seluruh halaman. Artinya hacker atau defacer melakukan perubahan full pada tampilan website.

Untuk dapat melakukannya, seorang hacker harus memiliki kemampuan akses full ke server.

Artinya untuk dapat melakukan tindakan tersebut, peretas harus terhubung langsung dengan server milik korban.

Baru setelah itu peretas dapat mengendalikan file index dan juga halaman lainnya secara penuh.

2. Sebagian Halaman

Berbeda dengan tipe deface website sebelumnya yang menyerang secara penuh. Maka tipe yang satu ini hanya menyerang sebagian dari halaman website saja.

Artinya, hacker hanya menyisipkan tampilan-tampilan gambar, kata-kata atau sekedar script yang mengganggu saja.

Cara menjadi defacer dengan tipe tersebut biasanya dikarenakan peretas hanya dapat mengakses sedikit saja celah dari sistem keamanan website.

Jadi, mereka hanya dapat menyerang website korban secara sebagian saja.

Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya Device Website?

Penyebab terjadinya deface tentunya karena adanya celah keamanan pada sistem website. Apabila celah keamanan lemah, dengan mudah peretas dapat masuk dan melakukan serangan.

Apapun alasannya, serangan deface adalah merupakan sesuatu yang mengganggu dan juga merugikan pihak lain.

Oleh sebab itu, diperlukan langkah-langkah khusus untuk mencegah serangan deface website.

Apa saja yang harus dilakukan? Berikut ini check list yang perlu Anda garis bawahi:

1. Gunakan Firewall

Menggunakan firewall bertujuan untuk menjaga website dari akses orang yang tidak bertanggungjawab. Firewall berfungsi untuk mengontrol akses alamat IP yang masuk.

Jadi apabila ada yang mencurigakan akan langsung disadari dari awal.

Melakukan audit keamanan website secara reguler sangat penting untuk dilakukan. Tujuannya tentu saja untuk mendeteksi masalah lebih dini.

Serta menghindari adanya peretas yang masuk karena sistem kemanan yang buruk.

2. Melakukan Update Secara Rutin

Melakukan update secara rutin juga sangat penting dilakukan untuk mencegah serangan deface. Peretas akan kesulitan untuk masuk pada website yang menggunakan sistem terbaru.

Pasalnya, setiap celah keamanan akan langsung diatasi oleh pengembang platform apabila menggunakan sistem dengan versi terbaru.

3. Buat Credential Login yang Sulit dan Rumit

Menggunakan credential login yang unik atau rumit juga dapat mencegah serangan hacker. Pasalnya hacker akan susah untuk mengakses dan membobol website Anda.

Anda dapat menggunakan username yang unik, misalnya dengan mengombinasikan huruf, angka dan besar kecil tulisan.

Anda juga dapat menginstal plugin keamanan untuk mencegah percobaan login.

Contohnya plugin WordPress seperti Sucuri, Wordfance, iThemes Security dan lain sebagainya.

4. Melakukan Backup Secara Berkala

Melakukan backup secara berkala sangat penting dilakukan untuk menjaga keamanan website.

Jadi bila website rusak, Anda dapat mengembalikannya dengan file backup yang tersedia.

5. Melakukan Scan Malware

Malware dapat masuk pada sistem website tanpa disadari. Oleh sebab itu, melakukan scan malware secara rutin perlu dilakukan untuk menjaga keamanan website.

Kesimpulan

Seperti yang sudah di bahas di atas, deface adalah sebuah tindakan yang dilakukan oleh seorang hacker untuk meretas sebuah website.

Tindakan ini tentu saja sangat meresahkan bagi pemilik maupun pengunjung website. Terlebih untuk website resmi milik instansi hingga pemerintah, bukan?

Semoga informasi mengenai pengertian deface, jenis-jenis deface hingga tips pencegahan serangan deface di atas cukup membantu, ya?

Terutama untuk Anda yang bertugas menjaga keamanan website agar tidak mudah diretas dan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Apa itu Trello?

Deskripsi: Pengertian Trello, fungsi dan cara kerjanya. Apakah Anda...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Antivirus Gratis

Deskripsi: Referensi Antivirus terbaik dan gratis. Virus sudah menjadi...
Hans
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *