Apa itu VPS (Virtual Private Server)?

3 min read

Apa itu VPS – Saat ini perkembangan di dunia digital semakin canggih dan modern. Dengan adanya Virtual Private Server atau yang dikenal dengan VPS, konten atau data dalam internet dapat disimpan dengan aman.

VPS dapat meminimalisasi terjadinya tindak manipulasi atau pengambilan data yang merugikan pemilik konten tersebut.

Di Indonesia sendiri sudah tersedia banyak layanan VPS yang mampu membangun website dengan tingkat keamanan dan kehandalan terjamin.

Namun, sebelum menggunakan layanan VPS, lebih baik memahami dahulu apa itu VPS server, ada saja fungsinya dan cara memilih layanan VPS terbaik.

Sehingga dapat menciptakan performa dan sistem keamanan yang tinggi bagi website atau blog.

Apa itu VPS Server
pengertian VPS, via canva.com

Apa itu VPS?

VPS atau Virtual Private Server merupakan langkah tepat untuk membagikan hosting dan menyimpannya sebagai web server.

Saat trafik website mulai tinggi, penggunaan VPS menjadi sangat penting untuk menjaga sistem keamanan agar tidak terpengaruh oleh orang lain.

Membagikan hosting di luar batas trafik akan terjadi overload yang menyebabkan website tidak bisa diakses.

VPS menjadi server pribadi yang hanya dapat digunakan oleh satu pengguna saja untuk semua resourcenya.

Sehingga pengguna dapat menggunakan dan mengelola semua konfigurasi serta resource secara penuh pada VPS.

Pengguna juga dapat melakukan apapun untuk menghasilkan website yang baik dan berkualitas.

Teknologi hardware dengan sistem fisik digunakan oleh VPS server. Teknologi tersebut dapat membagi resource yang berbeda.

Pembagian dilakukan menggunakan software agar satu server fisik mempunyai beberapa VPS yang dapat digunakan. Server fisik menjadi faktor utama dalam VPS.

Di dalam VPS terdapat beberapa unit penting. Di antaranya Random Access Memory atau RAM, CPU atau Central Processing Unit, Bandwidth dan Disk Space.

VPS dan unit tersebut tidak dapat terpengaruh oleh perangkat atau pengguna lain karena semua kegiatan dilakukan di dalam suatu VPS server.

Fungsi VPS

Layanan VPS mempunyai peran dan fungsi penting dalam web server. Berikut ini fungsi VPS yang dapat pengguna terapkan dan rasakan.

1. Web Hosting

VPS server pada umumnya digunakan untuk mengeksekusi halaman atau konten website yang  disebut dengan layanan web hosting.

Para developer yang mempunyai klien dengan load tinggi menggunakan VPS untuk meningkatkan trafik websitenya.

VPS juga bisa digunakan untuk keperluan pribadi saat trafik website sudah padat. Saat pengguna membutuhkan resource yang lebih tinggi, mereka membutuhkan layanan VPS.

2. File Hosting

VPS juga berfungsi untuk menyimpan file pribadi dengan aman agar tidak dapat diakses oleh jaringan internet apapun.

Sebagai file hosting, besarnya kapasitas penyimpanan VPS tergantung paket layanan yang digunakan.

VPS yang mempunyai kapasitas disk space besar, biasanya memiliki biaya berlangganan yang cukup mahal. File hosting hanya boleh untuk layanan VPS karena tidak mengganggu pengguna lain.

3. Server Remote Desktop

VPS banyak digunakan untuk menjalankan dan mengelola bisnis, karena dapat menerapkan bot dalam servernya. Perintah yang sudah ada secara otomatis dapat dijalan oleh bot dalam jangka waktu tertentu.

Namun, karena dapat membuat server overload dalam waktu lama, maka penyedia layanan VPS tidak mengizinkan untuk melakukan hal tersebut.

VPS server juga dapat digunakan untuk menghasilkan Bitcoin yang menguntungkan.

4. Layanan VPN

VPN merupakan Virtual Private Network yaitu koneksi pribadi dalam melakukan sambungan. Banyak pengguna yang menggunakan layanan VPS dan dijadikan server VPN.

Server VPN berupa VPS atau komputer yang sudah terinstall software VPN di dalamya.

Pada saat pengguna akan menghubungkan antar perangkat, VPN membutuhkan server tersebut. Penggunaan VPN hanya oleh pengguna yang sudah terdaftar dan mempunyai username serta password.

5. Hosting Aplikasi

Hosting aplikasi merupakan pengembangan aplikasi yang dilakukan oleh beberapa developer.

VPS dapat digunakan untuk meminimalisasi pengeluaran atau biaya yang tinggi saat melakukan hosting aplikasi tersebut.

Hal itu terjadi karena VPS digunakan untuk menciptakan software custom mission critical.

6. Mesin Percobaan

VPS dapat mengurangi kelemahan sekecil mungkin. Terutama saat proses pengembangan website dan melakukan pengetesan untuk kebutuhan sistem.

Dalam menggunakan hosting untuk kebutuhan website, pengguna dapat memanfaatkan layanan VPS sesuai dengan spesifikasinya.

7. Backup Server Utama

Kesalahan konfigurasi dapat membuat server kehilangan data, sehingga dengan adanya backup server dapat menyimpan data server secara up to date.

Adanya backup server dapat membuat data lebih alam dan perangkat dapat melakukan restore kapan saja.

Pentingnya sebuah backup server mengingat saat ini banyak terjadi kejahatan di dunia maya oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

Cara Memilih VPS Server yang Tepat

Biasanya penyedia layanan VPS server memberikan spesifikasi yang berbeda. Mendapatkan layanan VPS terbaik, jangan asal memilih VPS.

Layanan VPS mempunyai beberapa pilihan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna. Semakin baik dan besar spesifikasi VPS, semakin mahal biaya yang dikeluarkan.

Untuk mendapatkan layanan VPS yang tepat, perhatikan beberapa faktor berikut.

1. Harddisk

Dalam memilih layanan VPS, selalu perhatikan harddisk yang digunakan. Saat ini harddisk yang disediakan oleh layanan VPS sudah SSD sehingga dapat mendukung server yang ada.

SSD mampu membaca data dengan cepat serta mempunyai kapasitas yang bermacam-macam.

Perhatikan kapasitas disk space yang digunakan agar tidak terjadi overload. Jika kebutuhan website sangat besar dan kapasitas disk space kecil, maka akan terjadi overload.

Saat hal tersebut sudah terjadi, VPS akan  ditangguhkan oleh penyedia layanan VPS.

2. Backup

Penggunaan layanan VPS mampu menyimpan data klien dengan aman, sehingga bermanfaat bagi para pelaku bisnis online. Namun, jika tidak melakukan backup data secara berkala, semua data tersebut dapat hilang.

Kesalahan konfigurasi juga dapat menyebabkan data penting hilang. Sehingga pilihlah VPS yang menyediakan server backup data secara op to date agar tidak menimbulkan masalah yang lebih fatal.

3. Lokasi

Layanan VPS bukan hanya di Indonesia, sebagian besar menggunakan server di luar negeri, sehingga lokasi dapat berpengaruh terhadap koneksi atau jaringan antara server dengan klien.

Mencegah koneksi yang lambat atau terganggu, pengguna dapat mempertimbangkan lokasi yang dipilih. Faktor ini dapat mengurangi delay saat pengiriman data pada server.

Beberapa pengguna memang tidak mempermasalahkan mengenai lokasi. Namun, lebih baik memilih lokasi yang aman untuk menjaga keamanan data atau website.

Dalam memilih layanan VPS harus disesuaikan dengan lokasi pengguna tersebut.

Jika untuk bisnis yang kliennya dari berbagai negara, dapat memilih lokasi yang paling efektif agar dapat terhubung dengan lancar dan aman.

4. Sistem Operasi

Pertimbangan dalam memilih layanan VPS termasuk sistem operasi. Untuk menjalankan layanan VPS, biasanya server menggunakan Linux.

Linux merupakan sistem operasi yang paling populer dari sistem lainya.

Bagi pengguna windows, VPS juga menyediakan sistem operasi untuk windows dengan spesifikasi terbaik dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Layanan VPS server memberikan kemudahan di dunia digital. Karena saat ini hampir semua aktivitas tidak lepas dari layanan internet.

Internet dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk bisnis, edukasi, kesehatan, olahraga, dan sebagainya.

Baca juga: Apa itu SSD?

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *