Jenis Framework PHP

2 min read

Deskripsi: Sekilas tentang Framework, Jenis Framework PHP yang paling populer di pakai oleh programmer dan komunitas dunia.


Dalam membangun sebuah website yang tidak dibekali CMS instan seperti Blogger dan WordPress, memang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan jika kamu memilih hal tersebut.

Misalnya saja source yang terkait di dalam website, jenis framework PHP dan banyak kode-kode pemrograman yang sulit untuk dimengerti.

Istilah PHP sengaja dibuat untuk developer website, agar kemudian mampu menciptakan laman web yang lebih dinamis.

PHP sendiri merupakan salah satu bahasa pemrograman yang kerap digunakan dengan fungsi untuk membangun website tanpa perlu bantuan dari CMS instan.

Apa itu Framework?

Framework adalah sebuah kerangka kerja. Kerangka tersebut bisa memudahkan kita dalam melakukan suatu pekerjaan. Namun, bila dikaitkan dengan PHP, maka nanti akan berubah menjadi PHP Framework.

Supaya memudahkan para pengembang website dalam membuat web secara profesional, maka PHP Framework dibuat menjadi sebuah bentuk kerangka kerja yang memiliki pola tertentu.

Terlebih, jika kebutuhannya adalah untuk menggembangkan web yang menggunakan script PHP.

Jenis Framework PHP

1. CodeIgniter

Codelgniter adalah salah satu jenis framework yang dikembangkan berdasarkan script PHP oleh Rick Ellis.

Codelgniter kemudian kembali mengalami pengembangan dan penyempurnaan oleh British Columbia Institute of Technology.

Tidak berhenti sampai di situ saja, jenis framework Codelgniter ini sudah mengalami banyak pengembangan dari awal penemuannya hingga sekarang.

Diketahui bahwa Codelgniter sudah dikembangkan hingga versi keempat hingga saat ini.

2. Laravel

Jika dibandingkan dengan web framework lainnya, Laravel termasuk ke dalam jajaran web framework yang terkenal.

Jenis framework yang dikembangkan oleh Taylor Otwell ini terus mengalami pembangunan, hingga akhirnya Laravel menjadi lebih mudah dan nyaman untuk digunakan.

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Laravel adalah dokumentasi yang jelas dan lengkap.

Hal tersebut tentu akan membantu para web developer untuk dapat membangun aplikasi web mereka dengan jalan yang mudah.

3. Symfony

Symfony banyak digandrungi orang-orang, karena memiliki teknologi yang cukup lengkap apabila dibandingkan dengan jenis web framework PHP lain.

Symfony juga dilengkapi dengan dokumentasi yang rapi dan juga jelas, serta memiliki kelengkapan panduan yang cukup lengkap.

Hal itu mulai dari cookbook hingga tersedianya e-book yang semakin mempermudah kegiatan para penggunanya.

Symfony bukan web framework kaleng-kaleng, terdapat banyak developer website terkenal yang menjadi bagian dari karya framework Symfony ini.

Sebut saja website kawakan seperti Dailymotion dan Yahoo Answer! Berlanjut ke CMS ternama Drupal dan Magento, yang kabarnya dikembangkan dengan menggunakan teknologi yang digawangi oleh Symphony.

4. CakePHP

Jenis framework PHP yang juga cukup populer di dunia lainnya adalah CakePHP.

Jenis ini sudah cukup kompatibel dengan PHPunit dan composer yang membuat perkembangan web menjadi lebih aman.

Selain itu, CakePHP juga disajikan dengan fitur-fitur pendukung yang cukup lengkap, hingga mampu digunakan untuk membangun suatu aplikasi web skala besar.

Salah satu fitur unggulan yang ada di CakePHP adalah front controller, associate data mapping, arsitektur MVC, dan masih banyak lainnya.

Panduan yang dimiliki CakePHP pun terbilang lengkap dan cukup rapi.

Pasalnya, pengembang dari web framework ini sudah banyak menyediakan dokumentasi dan juga cookbook yang bisa digunakan oleh semua user secara gratis.

5. PhalconPHP

Keunggulan yang dimiliki oleh PhalconPHP berada pada konsepnya, yang mengusung bahasa C untuk dipasang di web server resminya.

Bersamaan dengan konsep tersebut, PhalconPHP berusaha untuk memastikan bahwa framework yang mereka kembangkan mampu bekerja dengan lebih cepat dan hemat sumber daya.

6. Slim

Slim framework dinilai cukup kompatibel dengan PSR dan juga PHPUnit. Hal itu karena, web framework yang dikelola oleh Andrew Smith, Josh Lockhart, Gabriel Manricks, Rob Allen, banyak dipilih oleh para pengembang web profesional.

7. Lumen

Lumen merupakan salah satu hasil dari adanya pengembangan framework Laravel. Bisa dibilang, Lumen adalah micro web framework dari Laravel.

Proses meng-coding seluruh bagian dari suatu aplikasi ataupun website yang sedang dikembangkan, akan memakan waktu yang cukup lama.

Hal itu bisa dibandingkan dengan penggunaan framework PHP dianggap lebih mudah dan efisien.

Kamu akan dibawa langsung ke bagian yang penting dalam pengembangan proyek online, sehingga tidak lagi perlu memusingkan proses dasar yang berbelit.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *