Pengertian Lingkungan

3 min read

Deskripsi: Pengertian Lingkungan, Jenis, dan Fungsinya.


Untuk keberlangsungan hidup makhluk yang tinggal di bumi, baik hewan, tumbuhan, maupun manusia, lingkungan menjadi komponen paling vital.

Lingkungan secara sederhana dapat diartikan sebagai tempat di mana makhluk hidup dapat tumbuh dan berkembang biak.

Lingkungan hidup merupakan suatu kesatuan antara makhluk hidup dengan benda-benda tidak hidup, yang berhubungan erat dengan alam dan penyusunnya.

Untuk mengetahui secara lebih jelas mengenai jenis lingkungan dan fungsinya, Anda bisa menyimak ulasan berikut ini:

pengertian lingkungan
pengertian lingkungan

Pengertian Lingkungan

Lingkungan dapat diartikan sebagai segala hal yang berada di sekeliling manusia, dan saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya terhadap keadaan atau kondisi kehidupan manusia.

Lingkungan sendiri dibagi menjadi 2 komponen yang bersifat abiotik dan biotik.

Komponen biotik adalah semua makhluk yang bernyawa, seperti manusia, tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme, sedangkan abiotik merupakan benda tak bernyawa seperti batu, tanah, air, udara, dan lain sebagainya.

Lingkungan dapat didefinisikan secara umum hingga spesifik. Beberapa ahli juga mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian lingkungan antara lain sebagai berikut:

1. S. J. McNaughton dan Larry L. Wolf

Lingkungan menurut pendapat S. J. MacNaughton dan Larry L. Wolf adalah seluruh faktor eksternal yang bersifat fisika dan biologis.

Faktor-faktor tersebut memiliki pengaruh secara langsung terhadap pertumbuhan, perkembangan, dan aktivitas reproduksi makhluk hidup.

2. Michael Allaby

Definisi lingkungan menurut pendapat yang dikemukakan oleh Michael Allaby merupakan lingkungan fisik, kimiawi, dan biotik yang mengelilingi kehidupan makhluk hidup.

3. Otto Soemarwoto

Menurut pemaparan Otto Soemarwoto, pengertian lingkungan dapat diartikan sebagai jumlah seluruh benda dan kondisi suatu ruang yang menjadi tempat tinggal makhluk hidup, serta memiliki pengaruh pada kehidupan.

Secara teoritis, jumlah pada ruang di mana mahkluk hidup tinggal memang tidak terbatas.

Namun, secara praktis jumlahnya terbatas disesuaikan keperluan yang sudah ditentukan, seperti unsur alam meliputi laut, gunung, sungai, bukit, ataupun unsur-unsur lain.

Dari pendapat beberapa ahli di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian lingkungan yaitu perpaduan dari berbagai unsur fisik, seperti flora dan fauna, energi matahari, air, tanah, dan lain-lain.

Jenis Lingkungan

Ada berbagai macam lingkungan yang terdapat di sekeliling kehidupan manusia.

Lingkungan berdasarkan unsur pembentuknya dibagi menjadi dua, yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik, sedangkan berdasarkan proses terbentuknya yaitu lingkungan alami dan lingkungan buatan.

1. Lingkungan Berdasarkan Unsur Pembentuknya

Berdasarkan unsur pembentuknya, lingkungan dibagi menjadi dua yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik.

Berikut ini penjelasan mengenai lingkungan biotik dan abiotik:

a. Lingkungan Biotik

Lingkungan biotik atau lingkungan organik merupakan komponen makhluk hidup yang mendiami suatu wilayah atau tempat tertentu di muka bumi, meliputi manusia, tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme (bakteri dan virus).

Ada tiga unsur yang menjadi pembentuk lingkungan biotik antara lain:

  • Produsen yang berperan menghasilkan atau memproduksi bahan makanan yang dibutuhkan oleh makhluk hidup lain. Makhluk hidup yang berperan sebagai produsen yaitu tumbuh-tumbuhan karena dapat melakukan fotosintesis (proses memasak makanan sendiri).
  • Konsumen yang berperan sebagai pemakan produsen atau makhluk hidup lainnya. Makhluk hidup yang menduduki peran konsumen ini yaitu manusia dan hewan.
  • Pengurai yang berperan sebagai pengurai atau penghancur dalam lingkungan biotik. Makhluk hidup yang menduduki peran pengurai yaitu mikroorganisme, seperti bakteri, jamur, dan cacing tanah.

b. Lingkungan Abiotik

Sesuai dengan pengertian lingkungan, unsur pembentuknya tidak hanya komponen biotik saja, namun abiotik juga.

Lingkungan abiotik atau anorganik merupakan kondisi yang ada di sekitar makhluk hidup dan benda-benda tak bernyawa, seperti udara, tanah, air, batu, sinar matahari, dan lain-lain.

Unsur-unsur lingkungan abiotik ini juga memiliki fungsi pendukung yaitu membantu terciptanya sebuah lingkungan.

Unsur lingkungan abiotik yang bersifat vital untuk keberlangsungan makhluk hidup antara lain sebagai berikut:

  • Sinar matahari dibutuhkan oleh tumbuhan untuk membantu proses mengolah makanan (fotosintesis) dan menjadi sumber energi bagi makhluk hidup lain, seperti manusia dan hewan. Pasalnya tanpa adanya sinar matahari, kehidupan manusia dan hewan tidak bisa maksimal.
  • Air dibutuhkan oleh manusia, hewan, dan tumbuhan untuk tumbuh dan aktivitas lainnya.
  • Udara berperan penting bagi kehidupan makhluk hidup untuk bernapas. Ada berbagai macam gas, seperti karbon dioksida yang dibutuhkan tumbuhan untuk fotosintesis dan oksigen yang dibutuhkan oleh manusia dan hewan untuk respirasi.
  • Tanah juga tidak kalah penting dalam kehidupan makhluk hidup di bumi. Salah satu fungsi tanah adalah sebagai tempat untuk tumbuh bagi tanaman. Tanah juga bermanfaat bagi manusia dan hewan untuk tinggal dan berpijak.

2. Lingkungan Berdasarkan Proses Terbentuknya

Selain berdasarkan unsur pembentuknya, lingkungan juga dapat ditinjau melalui bagaimana proses terbentuknya.

Ada dua jenis lingkungan berdasarkan proses terbentuknya yaitu sebagai berikut:

a. Lingkungan Alami

Lingkungan alami merupakan jenis lingkungan yang terbentuk melalui proses alam tanpa campur tangan manusia dalam pembentukannya.

Jenis lingkungan ini terdiri dari sumber alami berupa ekosistem dan komponen lainnya, baik komponen biologis maupun fisik.

Tingkat heterogenitas atau keragaman organisme pada lingkungan alami juga sangat tinggi.

Contoh dari lingkungan alami antara lain gunung, hutan, bukit, laut, danau, sungai, padang rumput, padang gurun, dan lain sebagainya.

b. Lingkungan Buatan

Sesuai dengan namanya, lingkungan buatan merupakan lingkungan yang terbentuk karena ada unsur kesengajaan dan campur tangan manusia.

Manusia akan memanfaatkan bantuan teknologi dalam proses pembentukannya.

Contoh lingkungan buatan antara lain perkampungan, jalan raya, jembatan, kolam, gedung sekolah, pasar, dan lain sebagainya.

Meskipun dibentuk secara sengaja, lingkungan buatan memiliki peranan yang tidak kalah penting untuk menunjang kehidupan makhluk hidup, terutama manusia.

Selain kedua kelompok jenis lingkungan yang sudah dipaparkan di atas, lingkungan juga dapat dilihat berdasarkan aspek ekologi manusia.

Aspek ekologi ini berhubungan erat dengan kegiatan timbal balik dan interaksi antara manusia dengan lingkungannya yang dibagi menjadi 3 kelompok.

  1. Lingkungan alam yaitu kondisi alamiah yang terdapat pada suatu tempat atau wilayah tertentu meliputi fisiografi, batu-batuan, tanah, dan iklim.
  2. Lingkungan sosial yaitu manusia dengan segala aktivitas dan karakternya sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial.
  3. Lingkungan budaya yaitu semua benda hasil ciptaan manusia, seperti karya seni, bangunan, dan lain sebagainya.

Fungsi Lingkungan

Sebagai makhluk yang diciptakan dengan akal, manusia juga bisa memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitarnya untuk kelangsungan hidup dan menunjang aktivitasnya.

Lingkungan memiliki beberapa fungsi yang bermanfaat bagi manusia yaitu sebagai berikut:

  • Sebagai tempat untuk menghasilkan berbagai kebutuhan pokok, seperti papan, sandang, dan pangan.
  • Sebagai sumber energi untuk menunjang aktivitas, misalnya cahaya matahari yang dimanfaatkan untuk sumber energi listrik alternatif.
  • Sebagai tempat untuk berinteraksi dan bersosialisasi bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.
  • Sebagai sumber mineral yang bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia, terutama manusia.
  • Media untuk membentuk ekosistem dan menjaga kelestarian berbagai makhluk hidup, baik flora, fauna, dan sumber daya alam lainnya untuk menghindari kepunahan.

Penjelasan mengenai pengertian lingkungan beserta jenis dan fungsinya bagi kehidupan dapat Anda jadikan sebagai tambahan pengetahuan.

Adanya keterkaitan yang erat antara komponen biotik dan abiotik semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dan menunjang keberlangsungan makhluk hidup.

                                     
           

UX / User Experience

Deskripsi: Pengertian User Experience (UX), fungsi, dan penggunaannya. User...
Hans
2 min read

Cara Membuat Infografis

Deskripsi: Cara membuat Infografis agar konten semakin mudah di...
Hans
3 min read

Buku Pengembangan Diri

Deskripsi: Buku Pengembangan Diri. Salah satu kunci untuk meraih...
rezky
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *