Pengertian Monitor

3 min read

Deskripsi: Pengertian Monitor – Fungsi Monitor, Jenis-jenis Monitor.


Sebuah komputer dapat dirasakan manfaatnya ketika data yang diinput bisa diubah dalam bentuk yang bisa dibaca manusia.

Foto yang kita ambil, video yang kita rekam membutuhkan media untuk menampilkannya dalam bentuk gambar atau video digital.

Tanpa adanya monitor, perintah yang Anda masukkan ketika mengetik tulisan di keyboard hanya akan diproses di dalam tanpa bisa dikeluarkan dalam bentuk sajian grafis.

Anda akan dijelaskan tentang pengertian monitor, fungsi dan jenisnya-jenisnya dalam artikel ini.

Pengertian Monitor
pengertian monitor, via canva.com

Pengertian Monitor

Monitor merupakan salah satu perangkat keras (hardware) yang berfungsi sebagai media output berupa tampilan grafis atau gambar. Gambar yang dihasilkan berasal dari proses pengolahan data yang dikerjakan oleh VGA Card.

Monitor komputer memiliki tingkat resolusi yang beragam untuk mendukung tampilan grafisnya. Biasanya, monitor memiliki resolusi mulai dari 1280 x 800, 1366 x 768, hingga 1920 x 1080 atau lebih.

Resolusi layar berarti menyatakan jumlah satuan pixel dalam dimensi lebar x tinggi pada layar monitor.

Fungsi Monitor

Fungsi utama monitor adalah sebagai media output data berupa grafis atau gambar. Sehingga terciptalah interaksi dua arah antara manusia dan komputer.

Saat memasukkan perintah melalui keyboard berupa huruf dan angka, sementara komputer memberikan respon dengan menampilkannya pada layar.

Monitor juga memiliki peran penting di berbagai sektor kehidupan. Seorang manajer investasi dapat melihat pergerakan harga saham setiap waktu di layar komputernya.

Anda yang sedang membaca artikel ini bisa jadi sedang membacanya di depan monitor.

Jenis-jenis Monitor

Perkembangan perangkat monitor memang cukup dirasakan semua orang. Bayangkan saja, monitor yang dulunya berupa kotak besar dengan tabung di belakangnya, kini berevolusi menjadi layar datar yang ringan dan mudah dibawa.

Perkembangan ini membuat monitor hadir dengan beberapa jenis. Berikut akan dijelaskan tentang jenis-jenis monitor.

1. Monitor CRT

Apabila Anda pernah merasakan era komputer dengan monitor berwarna putih dan berbentuk tabung, artinya Anda pernah merasakan jenis monitor CRT.

Monitor CRT menjalankan fungsinya dengan memancarkan sinar katoda atau elektron berkecepatan tinggi ke ruang hampa udara di dalam tabung.

Hasilnya, radiasi layar yang dikeluarkan cukup besar. Hal inilah yang menjadikan monitor jenis CRT tidak baik jika terlalu lama ditatap oleh mata. Berikut kelebihan dan kekurangan monitor CRT.

Kelebihan:

  • Warna lebih akurat dan tajam.
  • Memiliki resolusi layar yang fleksibel.
  • Perawatan lebih mudah dan ketahanan lebih baik dibanding LCD.
  • Bebas dead pixel, ghosting dan viewing angle.
  • Harga lebih murah.

Kelemahan:

  • Konsumsi listrik yang besar.
  • Memiliki radiasi yang lebih besar.
  • Rentan distorsi, glare dan flicker.
  • Dimensi terlalu besar dan berat.

2. Monitor LCD

Monitor LCD (Liquid Crystal Display) adalah jenis monitor yang sangat populer digunakan banyak orang saat ini.

Monitor ini menggunakan kristal cair sebagai penampil utama yang dibelakangnya terdapat lampu LED sebagai sumber cahaya.

Bertemunya cahaya LED dengan kristal ini akan menampilkan rangkaian piksel dalam jumlah yang besar untuk membentuk gambar di monitor.

Berbeda dengan monitor CRT, monitor LCD memiliki dimensi yang lebih ramping dan ringan saat dibawa.

Selain itu, monitor LCD juga memerlukan daya yang lebih sedikit dibanding pendahulunya dan radiasi yang dihasilkan juga tidak sebesar monitor CRT.

Monitor LCD memiliki beberapa tipe teknologi panel. Tentunya panel-panel ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ulasan lengkapnya:

a. Panel IPS

Banyak yang mengatakan bahwa teknologi panel LCD terbaik adalah panel In Plane Switching (IPS). Dibanding panel lain membuatnya menjadi panel favorit berbagai kalangan.

Beberapa keunggulannya seperti reproduksi warna yang cukup akurat dan tajam, mempunya viewing angle yang baik hingga mencapai 178˚, tidak memiliki efek burn in yang membuatnya awet digunakan dalam waktu lama.

Response time pada panel ini juga baik berkisar 5ms -16 ms.

b. Panel VA

VA atau Vertical Alignment dapat dikatakan bukan panel yang terbaik tetapi bukan juga yang terburuk. Panel ini memberikan reproduksi warna dan sudut pandang yang baik, namun response time yang dihasilkan cukup lambat.

Meski begitu, reproduksi warna dan sudut pandang pada panel ini masih kalah dibandingkan IPS.

c. Panel TN

Panel LCD yang ketiga adalah TN (Twisted Nematic). Keunggulan utama panel ini adalah response timenya yang cepat dan terbaik dibanding semua jenis panel lainnya. Pilihan monitor paling tepat untuk para gamer, khususnya game FPS.

3. Monitor LED

Banyak aspek yang lebih baik dibandingkan monitor pendahulunya. Mulai dari kualitas warna yang lebih baik, jumlah pixel yang lebih banyak sehingga dapat menghasilkan gambar yang lebih nyata dan tajam dan sudut pandang yang lebih baik.

Dengan begitu, banyak komputer dan TV modern menggunakan monitor ini.

Monitor LED juga menggunakan daya yang lebih rendah dan menghasilkan suhu operasi yang kecil. Dari segi dimensi, layar ini juga lebih tipis dibanding monitor LCD.

Akan lebih mudah membawanya dibandingkan monitor lain meskipun dengan ukuran inchi yang besar.

4. Monitor Plasma

Monitor plasma sebenarnya ingin menggabungkan antara sudut pandang monitor CRT yang luas dengan kualitas gambar yang baik dari  monitor LCD. Hasilnya, sudut pandang dari monitor ini cukup luas dengan reproduksi warna yang juga baik. Berikut kekurangan dari monitor jenis ini.

  1. Tingkat kontras cukup tinggi yang mencapai 10000 : 1.
  2. Konsumsi daya besar.
  3. Suhu operasi tinggi.
  4. Harga lebih mahal.

5. Monitor OLED

Monitor yang memiliki kepanjangn Organic Light-Emiting Diode ini adalah sebuah monitor yang memanfaatkan semikonduktor pemancar cahaya yang dibuat dari lapisan organik. Ukuran monitor ini sangat tipis, bahkan bisa mencapai kurang dari 1 mm.

Monitor OLED tersusun dari beberapa lapisan seperti kaca dari oksida timah indium, lapisan organic dari diamine aromatic dan pemancar cahaya dari metal kompleks.

Lapisan-lapisan ini akan disusun sedemikain rupa dan mengahsilkan gambar yang sangat tajam dengan dengan kualitas tinggi. Berikut  kelebihan dan kekurangan dari layar OLED.

Kelebihan:

  • Layar OLED bisa digunakan sebagai sumber cahaya yang cukup terang saat dihubungkan ke listrik.
  • Layar sangat ringan dan fleksibel.
  • Tampilan OLED sangat tajam dan sangat nyaman dipandang.
  • Sudut pandang (viewin angle) yang luas dan contrast yang tinggi.
  • Response time yang sangat cepat hingga 0,001 ms.

Kekurangan:

  • Suhu yang lembab dapat membuat monitor ini berumur pendek. Bahkan lapisan organic di dalamnya akan rusak jika terkena air.
  • Intensitas cahaya untuk beberapa warna tertentu belum cukup terang.
  • Harganya masih sangat mahal.

Kini Anda sudah mengerti tentang pengertian monitor, fungsi serta jenis-jenisnya. Agar dapat memilih monitor yang sesuai dengan kebutuhan Anda di rumah, pastikan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari monitor yang nanti akan Anda pilih.

Baca juga: Pengertian Proyektor

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *