Planet Uranus

2 min read

Deskripsi: Pengertian Planet Uranus dan Karakteristik.


Planet Uranus merupakan salah satu planet di dalam tata surya dan menempati urutan ke tujuh jarak terdekat dengan matahari, setelah Saturnus.

Jarak Uranus ke Matahari sekitar 2,871 km. Karena letaknya yang sangat jauh dari Matahari, planet ini memiliki suhu yang sangat dingin.

Masih ada banyak hal mengenai planet ini yang perlu Anda ketahui. Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Planet Uranus

Isi planet Uranus paling banyak berupa unsur hidrogen dan helium. Selain itu, planet ini juga mengandung unsur es. Oleh karena itu, atmosfer Uranus memiliki suhu yang sangat dingin mencapai 49 K atau setara dengan -224ᵒC.

Sejarah penemuan Uranus berawal dari pengamatan yang dilakukan untuk pertama kalinya oleh John Flamsteed pada tahun 1690.

Pengamatan selanjutnya dilakukan leh astronom Prancis bernama Pierre Lemonier pada tahun 1750 – 1769. Pengamatan terus dilakukan terhadap Uranus hingga planet ini mendapatkan nama yang tepat.

Planet Uranus

Karakteristik Planet Uranus

Planet dengan suhu beku ini terus diteliti oleh para ilmuan. Terlebih untuk mengenali ciri fisik dan karakteristiknya.

Tentu saja Ciri-ciri planet Uranus tidak sama persis seperti planet lainnya di alam semesta ini. Karena meskipun ada sedikit kemiripan, setiap planet terbilang unik dari sisi ciri dan karakteristiknya.

Berikut ini ulasan mengenai Planet Uranus beserta ciri fisiknya yang dikemukakan oleh para ilmuan:

1. Ukuran Uranus

Uranus merupakan planet dengan jari-jari terbesar ke-tiga dan memiliki massa terbesar ke-empat di tata surya. Massa Uranus mencapai 8,681 × 1025 kg.

Ukuran massa ini sama dengan 14,5 kali massa planet Bumi. Sedangkan luas permukaan Uranus mencapai 8,083 milyar km2.

Massa planet Uranus termasuk yang paling ringan di antara 4 planet raksasa dengan kerapatan 1,27 g/cm3.

2. Kondisi Atmosfer

Atmosfer Uranus terbagi menjadi tiga bagian, yakni troposfer, stratosfer dan termosfer. Sebagian besar gas pengisi atmosfer Uranus berupa hidrogen dan Helium. Selain itu, juga ditemukan gas amonia.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa gas amonia yang terkandung di dalam atmosfer Uranus menyebabkannya berbau. Bahkan, ada yang menyebut bau tersebut seperti bau telur busuk.

3. Cincin Planet

Planet Uranus memiliki sistem cincin seperti planet Saturnus. Komposisi penyusun cincin tersebut berupa partikel gelap dengan ukuran yang sangat bervariasi, hanya beberapa kilometer. Setidaknya ada 13 cincin yang telah diketahui.

Pembentukan cincin-cincin tersebut diduga tidak secara bersamaan dengan pembentukan Uranus, melainkan hasil dari pecahan-pecahan satelit yang saling bertubrukan dan membentuk cincin.

4. Satelit Alami

Satelit alami Uranus berjumlah 27 buah, dimana 5 satelit utamanya yakni Ariel, Miranda, Titania, Umbriel, dan Oberon. Titania menjadi satelit terbesar yang dimiliki Uranus, sekaligus menjadi satelit terbesar di tata surya.

Ariel merupakan satelit termuda sedangkan Umbirel menjadi yang tertua.

5. Orbit dan Rotasi

Uranus melakukan pergerakan mengitari matahari selama 84 tahun untuk satu kali periode putaran. Waktu yang sangat lama apabila dibandingkan dengan Bumi. Pengamatan terhadap orbit Uranus telah dilakukan sejak tahun 1783 oleh Pierre Simon Laplace.

Pengamatan kembali dilakukan oleh John Cauch Adam pada tahun 1841, dan Urbain Le Verrier pada tahun 1845. Hingga kemudian akhirnya ditemukan planet baru pada tahun 1846 oleh Johan Gottfried Galle.

Sementara itu, Uranus memiliki kala rotasi selama 17 jam 14 menit. Waktu ini lebih lambat sekitar 7 jam dari kala rotasi Bumi. Kemiringan rotasi pada Uranus mencapai 97,77 derajat.

Kemiringan tersebut membuatnya memiliki perubahan musim yang berbeda dengan planet lain. Rotasi Uranus terlihat seperti bola yang menggelinding.

6. Iklim

Kemiringan sumbu rotasi berpengaruh nyata terhadap perubahan musim di Uranus. Planet ini mengalami perubahan musim yang sangat ekstrem, mengingat kemiringan sumbu rotasinya juga ekstrem.

Tidak ada penjelasan bagaimana perubahan cuaca di Uranus bisa terjadi. Namun, secara umum perubahan kondisi terjadi di bagian kutub-kutub Uranus, seperti perubahan lapisan awan pada kutub selatan Uranus.

Itulah penjelasan singkat tentang planet Uranus dan berbagai karakteristik yang membedakannya dengan planet lain.

Semoga cukup membantu Anda mengenali planet yang satu ini dengan lebih detail, ya? Ketahui juga beragam informasi menarik planet lainnya disini.

 

                                     
           

Pasang Surut Air Laut

Deskripsi: Pengertian pasang surut air laut, dan faktor penyebabnya....
Hairo
1 min read

Fase-Fase Bulan

Deskripsi: Mengenal fase-fase Bulan dan penjelasanya. Pernahkah Anda mengamati...
Hairo
2 min read

Umbra dan Penumbra

Deskripsi: Pengertian Umbra dan Penumbra serta pengaruhnya terhadap Bumi....
Hairo
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *