Pengertian Proximity Sensor

2 min read

Deskripsi: Pengertian Proximity Sensor (Sensor Jarak), Tipe, dan Cara Kerjanya Pada Smartphone.


Dahulu sensor jarak hanya digunakan di tempat yang berbahaya agar bisa memaksimalkan keamanan.

Namun seiring berkembangnya teknologi, sensor ini semakin memudahkan pekerjaan manusia  bahkan dapat ditemukan di hampir semua smartphone.

Bagaimana sebenarnya sensor ini bekerja? Simak pengertian proximity sensor, jenis dan cara kerjanya dalam ulasan berikut ini.

Pengertian Proximity Sensor (Sensor Jarak)

Sensor jarak adalah sebuah sensor elektronik yang mampu mendeteksi objek yang berada di sekitarnya dengan menggunakan sinar radiasi elektromagnetik maupun medan elektromagnetik.

Dengan kata lain, alat sensor ini tidak memerlukan adanya sentuhan fisik untuk mendeteksi apakah ada objek di dekatnya.

Selain dari pengertian tersebut, beberapa poin yang penting kamu pahami mengenai proximity sensor adalah sebagai berikut :

  • Sensor ini mengubah keberadaan dan gerakan suatu objek menjadi sinyal listrik.
  • Nominal Range atau “kisaran normal” berupa jarak maksimum keberadaan objek yang dapat dideteksi oleh sensor ini.
  • Beberapa proximity sensor dapat membuat custom tersendiri untuk nominal range, artinya ia bisa mengatur jarak maksimumnya sendiri.
  • Terdapat pelaporan objek yang dideteksi namun tidak semua sensor jarak memiliki fitur ini.

Tipe-Tipe Sensor Jarak dan Karakteristiknya

1. Sensor Jarak Fotolistrik (Fotoelectric Proximity Sensor)

Sesuai dengan namanya, sensor ini memanfaatkan energi cahaya untuk mendeteksi keberadaan objek. Sensor fotolistrik terdiri dari:

  • Emitor, yaitu sumber cahaya
  • Receiver sebagai penerima

Sensor ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu :

a. Thru Beam

Emitor dan receiver diletakkan pada tempat terpisah sehingga ketika objek menginterupsi berkas cahaya antara pemancar dan penerima, objek tersebut akan terdeteksi.

b. Refleksi dengan Reflektor

Pemancar dan penerima diletakkan di tempat yang sama dan memerlukan sebuah reflektor untuk mendeteksi objek.

Jadi, ketika sebuah objek menginterupsi berkas cahaya antara sensor (emitor dan receiver) dengan reflektor, sebuah objek akan terdeteksi.

c. Direct Reflection

Emitor dan receiver ditempakan secara bersamaan, sensor ini akan mendeteksi keberadaan objek dengan memanfaatkan cahaya yang dipantulkan secara langsung dari objek tersebut.

2. Sensor Jarak Ultrasonik (Ultrasonic Proximity Sensor)

Sensor jarak ultrasonik merupakan sensor yang menghasilkan gelombang berfrekuensi tinggi untuk mengidentifikasi gema yang diterima setelah terpantul dari objek yang mendekatinya.

Mekanisme ini mirip dengan prinsip kerja radar untuk mendeteksi objek.

Oleh karena itu, sensor ultrasonik ini akan menghitung durasi antara penerimaan sinyal dan pengiriman sinyal sehingga jarak objek dapat diketahui.

Sensor jarak jenis ini sering digunakan dalam industri untuk proses otomasi pabrik karena kemampuannya mengukur jarak objek dan mendeteksi keberadaan objek.

3. Sensor Jarak Induktif (Inductive Proximity Sensor)

Tipe sensor jarak ini dapat mendeteksi keberadaan objek yang terbuat dari logam yaitu sebagai berikut:

  • Aluminium (Al)
  • Barium (Ba)
  • Besi (Fe)
  • Emas (Au)
  • dan lain-lain

Sensor induktif ini pada umumnya dibuat dari material berupa:

  • Osilator
  • Koil dengan inti ferit
  • Rangkaian detektor
  • Rangkaian output
  • Konektor dan kabel

Bagaimana sensor ini bekerja? Yaitu dengan membangkitkan gelombang sinus oleh osilator dengan frekuensi konstan.

Hal tersebut menyebabkan terjadinya pergerakkan kumparan, sehingga ia akan menginduksi medan elektromagnetik karena kandungan inti ferit di dalamnya.

Ketika terjadi interupsi induksi medan elektromagnetik karena unsur logam, maka tegangan osilator akan berkurang sehingga sensor induktif ini bisa mendeteksi objek logam tersebut.

4. Sensor Jarak Kapasitif (Capacitive Proximity Sensor)

Sensor ini memiliki kemampuan deteksi yang lebih kompleks. Berikut hal-hal yang bisa dideteksi sensor kapasitif:

  • Komposisi kimia
  • Tingkat cairan
  • Gerakan
  • Komposisi cairan
  • Tekanan
  • Bahan-bahan dielektrik rendah seperti kaca dan plastik
  • Bahan-bahan dielektrik lebih tinggi misalnya keramik

Medan elektrostatik yang dihasilkan sensor ini pada pelat logam akan terinterupsi ketika objek mendekati permukaan sensor, pengoperasiannya pun dapat berubah dan objek pun dapat terdeteksi.

Bagaimana Sensor Jarak Beroperasi pada Smartphone?

Smartphone dengan fitur touch screen sudah umum ditemui saat ini. Ketika kamu melakukan atau menerima panggilan telepon, ternyata ada sensor jarak yang bekerja di dalamnya.

Sensor ini akan “mematikan” touch screen sehingga tidak lagi responsif ketika kamu mendekatkan ponsel ke telinga.

Ketika panggilan selesai dan ponsel dijauhkan dari telinga, touch screen pun akan responsif kembali.

Kini kamu sudah paham tentang pengertian proximity sensor dan cara kerjanya yang semakin memudahkan pekerjaan manusia.

Di bidang industri bahkan sensor ini membantu produktivitas mesin pabrik. Selain itu, dalam teknologi smartphone pun sensor ini bukanlah sesuatu yang asing lagi.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *