Pengertian Use Case

3 min read

Pengertian Use Case – Di dalam mendalami keilmuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi atau teknik informatika tentunya anda akan sering mendengar konsep satu ini.

Use case dipahami secara umum dipahami sebagai teknik yang menghubungkan manusia dengan sistem komputer. Dan hal tersebut diaplikasikan dalam bentuk diagram use case yang cukup menarik.

Hal ini sangat penting untuk diketahui jika Anda hendak menciptakan atau mengembangkan inovasi teknologi dari kecerdasan komputer paling baru.

Sebalum mengaplikasikan sistem menggunakan dan menjalankan fungsi diagram tersebut. Anda terlebih dahulu harus memahami pengertian use case terlebih dahulu baik secara umum maupun dari definisinya secara khusus.

Pengertian Use Case
pengertian use case, via canva.com

Pengertian Use Case

Use case memang dapat digambarkan dalam bentuk diagram dengan fungsi memberikan penjelasan tentang reksi sistem komputer dengan manusia.

Namun, pengertian use case yang paling mendasar merupakan teknik yang berguna untuk mengembangkan sebuah perangkat lunak sekaligus sistem informasi.

Tujuannya untuk mendapatkan kebutuhan secara fungsional dari serangkaian sistem yang bersangkutan berkaitan dengan interaksi aktor dengan sistem komputer.

Use case umumnya dapat memberikan penjelasan tentang interaksi antara inisiator sistem serta sistem komputer itu sendiri dengan representasi langkah yang cukup sederhana.

Use case bisa disajikan ke dalam bentuk diagram agar mempermudah para penggunanya untuk memahami layanan sekaligus fungsi pada sistemnya.

Diagram use case tersusun dengan beberapa komponen untuk membantu memudahkan Anda ketika hendak menyusun sebuah raquitment pada sistem.

Caranya dengan membuat diagram use case dengan detail serta mempresentasikan bentuk rancangan aplikasi yang sedang Anda kembangkan kepada para konsumen.

Meskipun Anda bukanlah seorang kreator atau programmer handal. Beberapa komponen tersebut memiliki rancangan tescase untuk beragam fitur unik yang ada di dalam sistem komputer.

Kelebihan utama use case adalah dapat dibagikan atau diaplikasikan dari satu sistem use case ke sistem lainnya.

Upaya duplikasi secara fungsional dari sistem yang Anda kembangkan pun dapat dihindari dengan baik ketika Anda mampu merancangnya secara unik di luar dari sisi umum yang banyak dikembangkan oleh pihak lainnya.

Fungsi Penting Use Case

Use case memiliki beragam fungsi yang penting dan dapat dilihat secara umum pada bentuk interaksi antara sistem dengan user atau pengguna.

Beberapa fungsi lainnya bisa Anda ketahui dengan membaca penjelasan pada poin di bawah ini.

1. Memberikan Gambaran Tentang Perilaku Sistem

Fungsi utama dari teknik use case adalah untuk menjelaskan perilaku yang ada pada sistem komputer lewat gambaran diagram.

Model penggambarannya pun cukup sederhana sehingga dapat dipahami dengan baik oleh para pengguna yang sedang berinteraksi dengan sistem. Interaksi dinilai ketika si pengguna sedang menjalankan sistem komputer.

2. Menyusun Perilaku Sistem ke Model yang Lebih Sederhana

Sebagai orang yang tidak ahli di bidangnya tentu tahu bahwa sistem komputer tampak rumit untuk dipahami secarasederhana.

Namun dengan teknik use case perilaku sistem yang rumit tersebut dapat disederhanakan dengan sistem capture dari use case tersebut. Perilaku sistem kemudian akan digambarkan menyerupai sebuah model.

Use case tersebut direalisasikan dengan cara membentuk kolaborasi berupa simbol atau gambar tertentu.

Inilah yang akhirnya disebut sebagai use case diagram, karena hasil dari penggambaran perilaku sistem berupa beberapa bentuk bangun datar.

Seperti lingkaran, oval, atau bisa juga dijelaskan dan dicantumkan dengan nama sistemnya saja.

3. Memberi Kemudahan Interaksi Antara Sistem dan Domain

Use case memudahkan semua pengguna yang ingin mengembangkan sistem komputer agar kinerjanya lebih canggih dan efektif lagi.

Pengguna juga dapat melakukan komunikasi yang posisinya sebagai end user dengan domain expert.

Akan tetapi para pengguna terlebih dulu harus memastikan beragam model pemahaman yang tepat tentang kebutuhan sistem.

4. Memudahkan Identifikasi Aktor Atau User

Perilaku sistem komputer yang bisa terbaca dengan teknik use case adalah caranya mengidentifikasi para pengguna.

Sistem bisa menganalisis dan melakukan identifikasi yang tepat dengan siapa Ia sedang berinteraksi. Kemudian sistem akan merespon berbagai hal yang perlu dilakukannya untuk memenuhi perintah dari user.

Use case merupakan teknik yang di dalamnya terdapat model pengembangan sistem interface. Serta bisa dijadikan sebagai sarana untuk melakukan verifikasi tentang siapa saja yang sedang mengoperasikan sistem komputer.

Karakteristik Use Case Diagram

Ada beberapa karakteristik yang bisa Anda jadikan sebagai pemahaman untuk mengenali kinerja use case dengan baik.

Umumnya teknik use case memiliki ciri yang bisa dilihat sebagai teknik yang cukup handal dalam memberikan penjelasan serta gambaran interaksi sistem dengan user, seperti pada beberapa penjelasan berikut ini.

  • Use case dapat memberikan gambaran secara jelas tentang dialog atau interaksi yang terjadi antara user dengan sistem komputer karena umumnya hal ini terbaca lewat koding. Terdapat pertukaran pesan yang telah terekam dalam sistem kemudian direpresentasikan lewat use case.
  • Sistem pada teknik use case dapat memperluas definisi dari perilaku secara khusus yang terjadi pada interaksi sistem dan user. Meskipun terdapat sistem dari use case lain yang telah disisipkan ke dalamnya.
  • Penggunaan use case sebenarnya dilakukan oleh peran seorang user yang melibatkan user lainnya. Sistem use case tentu harus memiliki persediaan nilai secara minimal kepada seorang user.
  • Objek yang dianalisis oleh use case disebut sebagai skenario yang cukup rumit untuk dipahami. Dari skenario inilah Anda bisa melihat berbagai pernyataan sekaligus urutan pesan yang beragam, begitupun dengan perilaku tunggal yang dilakukan oleh sistem komputer yang bersangkutan.

Agar Anda memahami dengan baik tentang kriteria use case yang telah dijelaskan, ketahuilah adanya beberapa komponen dalam relasi use case.

Antara lain user yakni manusia pengguna sistem komputer, kemudian use case yang dilihat sebagai alat atau sarana yang nantinya digambarkan menjadi diagram use case.

Contoh Penggunaan Use Case Diagram

Contoh use case sebenarnya menyerupai gambaran yang hampir mirip dengan skema jaring-jaring dengan gambar user dan sistem komputer yang ditandai dengan bentuk oval.

Kemudian user tersebut memiliki beberapa garis yang membentuk pola jaring-jaring menuju tiap-tiap sistem pada komputer.

Ada banyak sekali use case yang bisa dibuat atau digambarkan menjadi sebuah pola dalam diagram tergantung pada perilaku sistem beserta user yang memanfaatkannya.

Use case dapat digambarkan pada dalam beberapa tingkatan sistem sesuai dengan yang dijalankan oleh para pengguna.

Use case juga bisa dibuat untuk melihat interaksi antar sistem yang diawali oleh satu pengguna ke pengguna lainnya atau yang disebut end user.

Kemudian sistem komputer yang sedang dijalankan melalui perangkat lunak atau aplikasi tertentu bisa dibuat ke dalam garis secara berurutan dan tersusun rapi.

Setelah Anda memahami secara detail tentang use case dari seluruh penjelasan di atas, selanjutnya bisa menerapkannya secara langsung.

Anda pun bisa dengan mudah untuk memahami berbagai bentuk interaksi yang terjadi antar sistem komputer Anda dengan user lain.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *