Apa itu Copywriting?

2 min read

Deskripsi: Pengertian Copywriting, jenis-jenis dan tips membuatnya.


Mungkin kita sering mendengar istilah tentang copywriting. Copywriting adalah salah satu strategi pemasaran yang sangat krusial. Terutama bagi Anda yang ingin mencapai kesuksesan di berbisnis online.

Copywriting adalah kunci utama dalam iklan. Baik itu melalui Facebook Ads, Instagram Ads, SEO, SEM dan lain sebagainya.

Nah ulasan lengkap mengenai apa yang dimaksud dengan copywriting, jenis serta tips membuatnya akan kami jabarkan disini. Pastikan Anda menyimak semua informasinya di bawah ini.

Pengertian Copywriting

Apa itu Copywriting?

Copywriting terdiri dari dua suku kata yakni copy dan writing. Copy memiliki arti sebagai sebuah konten yang dibuat dengan bentuk kata-kata dengan tujuan untuk pemasaran.

Sedangkan writing adalah menulis atau segala sesuatu yang berhubungan dengan aktivitas tulis menulis.

Jadi secara singkat dapat disimpulkan bahwa copywriting adalah sebuah seni untuk merangkai kata-kata atau tulisan.

Yang mana hal tersebut bertujuan untuk membuat orang lain melakukan tindakan seperti yang diinginkan.

Contohnya melakukan pembelian produk, memesan jasa, pendaftaran keanggotaan dan lain sebagainya.

Di zaman multimedia ini, belajar copywriting dianggap menjadi hal yang sangat penting.

Selain dituangkan dalam bentuk tulisan, copywriting juga dapat dituangkan dalam berbagai bentuk pemasaran.

Di antara contoh penerapannya adalah seperti berikut ini:

  • Teks di landing page
  • Artikel blog
  • Post di media sosial
  • Email newsletter
  • Iklan berbayar pada media sosial maupun media lainnya
  • Judul dan deskripsi video pada YouTube dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Copywriting

Tidak sekedar rangkaian kalimat yang menghipnotis, copywriting ini punya beberapa jenis. Tentu saja jenis ini dibedakan berdasarkan karakteristik dan tujuannya.

Nah, mari kita simak apa saja jenis copywriting yang perlu dipelajari:

1. Direct Response Copywriting

Direct response copywriting merupakan sebuah teknik copywriting yang bertujuan untuk mendapatkan tanggapan langsung dari konsumen.

Misalnya berupa ajakan untuk membeli atau berlangganan ebook, membagikan konten, dan lain sebagainya. Metode copywriting tersebut biasanya digunakan pada area berikut ini:

  • Landing page
  • Iklan berbayar
  • Homepage dan lain sebagainya.

2. Marketing Copywriting

Jenis copywriting yang satu ini berfokus untuk menawarkan produk, memberikan solusi pada konsumen dan lain sebagainya.

Yang mana aktivitas tersebut bertujuan untuk meyakinkan konsumen tentang suatu produk atau layanan.

Tujuan akhirnya tentu saja untuk mengajak konsumen membeli dan menggunakan produk atau jasa tersebut.

Strategi marketing jenis ini biasanya ditemukan pada email marketing dan juga homepage.

3. Brand Copywriting

Brand copywriting bertujuan untuk menyampaikan citra serta kualitas sebuah brand.

Diantaranya memberikan penjelasan mengenai manfaat, keunggulan, dan juga kualitas sebuah brand dibandingkan dengan kompetitor sejenisnya.

4. SEO Copywriting

Berbagai konten untuk website maupun Google yang ditulis dengan kaidah SEO, akan membuat tulisan tersebut mudah ditemukan oleh mesin pencari Google.

Selain bertujuan untuk memosisikan konten Google. SEO copywriting juga berperan penting untuk menarik perhatian konsumen dengan penggunaan kata-kata yang persuasif dan menarik.

5. Technical Copywriting

Teknik copywriting yang terakhir ini berfungsi untuk memberikan pemahaman mendalam tentang suatu produk atau layanan.

Teknik tersebut sering digunakan untuk berbagai keperluan seperti mempromosikan produk kesehatan, kecantikan dan juga teknologi.

Bagaimana Belajar Copywriting Melalui Tulisan yang Menjual?

Belajar copywriting sangat penting untuk dilakukan di era modern ini. Bukan tanpa alasan, efektivitas promosi tergantung juga kepada bagaimana Anda memasarkan suatu produk.

Nah, tanpa memahami mengenai metode copywriting hal tersebut akan sulit terealisasikan.

Bagaimana caranya membuat sebuah tulisan yang menjual dan tepat sasaran. Simak beberapa tips berikut ini:

1. Mempelajari Produk Atau Layanan Anda

Copywriting adalah sebuah teknik pemasaran online.

Jika Anda tidak paham mengenai produk atau layanan yang akan dipasarkan, maka Anda tidak dapat memasarkannya dengan baik.

Oleh sebab itu, sebelum belajar copywriting sebaiknya Anda juga mempelajari tentang produk atau layanan yang akan dipasarkan.

2. Memahami Kebutuhan Audiens

Mempelajari kebutuhan audiens juga sangat penting untuk dilakukan. Karena hal tersebut juga berpengaruh besar terhadap kesuksesan marketing.

Dengan mengetahui target pasar yang tepat, maka marketing pun akan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

3. Memilih Judul Yang Menarik

Judul atau headline menjadi hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan. Pada dasarnya, banyak orang yang tertarik untuk membaca sebuah informasi hanya karena melihat judulnya yang menarik.

Oleh sebab itu, poin yang tidak kalah penting untuk diterapkan pada teknik copywriting adalah memilih judul. Karena sebagus apapun tulisan Anda, tanpa judul yang menarik maka hasilnya akan kurang maksimal.

4. Tulisan Ringan Namun Isinya Informatif

Isi tulisan yang menarik dan informatif juga menjadi poin penting ketika menjalankan teknik copywriting. Tulisan yang Informatif dapat diwujudkan dengan beberapa cara.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dicoba :

  • Membuat paragraf yang pendek dan tidak bertele-tele.
  • Menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.
  • Membuat isi konten yang menarik, padat dan informatif.
  • Call To Action (CTA) pada copywriting juga harus meyakinkan. Pastikan juga CTA tersebut sesuai dengan tujuan konten dibuat, apakah untuk mendapatkan order, memperoleh leads dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Copywriting adalah merupakan sebuah teknik promosi menggunakan kata-kata yang bertujuan mengajak pembaca segera action.

Misalnya saja seperti membeli produk, memesan jasa, dan lain sebagainya. Tentu saja rangkaian kata ajaib ini bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Baik untuk promosi jualan bahkan ajakan untuk melakukan gerakan solidaritas. Intinya, copywriting yang tepat akan membuat setiap pembaca bergerak sesuai dengan tujuan yang kita buat.

Bagaimana, siap mencoba membuat copywriting ala Anda sekarang juga? Semoga ulasan di atas sudah cukup membantu, ya?

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *