Apa itu GDPR?

2 min read

Deskripsi: Mengenal apa itu GDPR, fungsi dan manfaatnya.


Secara singkat, GDPR adalah pengaturan mengenai perlindungan data pribadi. Dimana GDPR tersebut merupakan peraturan dasar website yang sangat penting untuk diketahui.

Karena hal ini memang sangat penting fungsinya untuk baik untuk pemilik web maupun pengguna.

Mungkin banyak orang yang belum rinci mengetahui mengenai GDPR. Oleh sebab itu, pada artikel kali ini kita akan membahas tuntas mengenai apa itu GDPR, fungsi dan juga kelebihannya.

Pengertian GDPR

Apa itu GDPR?

General Data Protection Reguler (GDPR) adalah peraturan dasar privasi yang ditetapkan untuk seluruh perusahaan di dunia.

Terutama yang mengatur, mengolah dan juga memproses personal data penduduk Uni Eropa (EU).

Dengan adanya GDPR, semua data pribadi dari pengguna tidak boleh dimanfaatkan atau disalahgunakan dalam bentuk apapun tanpa seizin dari pemiliknya.

Jadi meskipun bukan warga Uni Eropa, tetapi jika memiliki website yang dapat diakses secara global, Anda juga harus taat dengan peraturan tersebut.

Tidak peduli apapun jenis website Anda, jika dapat diakses oleh publik berarti harus taat dan patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan GDPR ini.

Apa Tujuan GDPR?

Tujuan dari GDPR adalah menjaga kerahasiaan data serta memberikan perlindungan yang baik bagi pengguna atau netizen.

Di era modern ini, banyak sekali kejahatan yang terjadi di dunia digital.

Oleh sebab itu, GDPR memberikan peraturan yang ketat terhadap pihak pengelola atau yang menyimpan data.

GDPR juga dibuat dengan tujuan untuk perlindungan yang konsisten baik bagi konsumen ataupun pribadi di seluruh EU.

Apa Saja yang Diatur oleh GDPR?

Isi GDPR dan tujuan utamanya adalah untuk menjaga hak dan juga privasi dari netizen.

GDPR juga memberikan rambu-rambu kepada pemilik website untuk menjaga privasi netizen dengan baik.

Apa saja yang diatur oleh GDPR? Berikut ini beberapa jenisnya.

1. Pemberitahuan Serangan

Apabila website terserang oleh hecker, maka Anda wajib melakukan pemberitahuan kepada semua pengguna dalam waktu 72 jam.

Hal tersebut wajib untuk dilakukan, karena dengan adanya serangan hacker tersebut, maka secara otomatis data dari pengguna menjadi terancam.

Jadi bagi GDPR, data protection adalah prioritas utama. Inilah alasan mengapa Anda seringkali melihat pengumuman terkait penyerangan website resmi oleh hacker.

2. Hak Mengakses Data

GDPR juga mengatur tentang hak pengguna dalam mengakses data. Pengguna memiliki hak untuk mengetahui 3 poin utama.

Yakni berhak tahu apakah data pribadinya dikumpulkan, jenis data pribadi yang diambil dan juga bagaimana pemanfaatan data tersebut.

Dengan demikian, pengguna juga memiliki hak untuk mendapatkan salinan data pribadi tersebut kapanpun dibutuhkan.

Selaku pemilik website, Anda harus memberikan data tersebut dengan lengkap maksimal 2 bulan sejak data diminta.

3. Hak Untuk Dihapus

GDPR juga menjamin hak pengguna untuk meminta penghapusan data pribadi mereka kepada pihak website.

Jadi, dengan permintaan penghapusan data tersebut, maka tidak ada informasi personal apapun tentang pengguna yang tertinggal pada website

4. Pemindahan Data

Pengguna juga berhak meminta pemindahan data kemanapun yang mereka inginkan. Pemilik website tidak boleh melarang ataupun mencegah hal tersebut.

5. Privasi Adalah Fokus Utama

GDPR adalah sistem yang berfokus utama pada perlindungan privasi dari penggunanya. Jadi, sistem harusnya dibuat untuk mengumpulkan data-data yang hanya diperlukan saja.

GDPR juga mengatur siapa saja yang dapat mengakses data tersebut.

Apa Saja Keuntungan Adanya GDPR?

Prinsip GDPR adalah untuk melindungi data pribadi dari pengguna agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Apa saja keuntungan yang didapatkan dengan adanya GDPR? Berikut ini penjabaran lengkapnya.

1. Berlaku Untuk Seluruh Dunia

Meskipun pada umumnya GDPR dibuat untuk wilayah Uni Eropa. GDPR Indonesia dan beberapa negara lainnya juga mendapatkan perlakuan yang sama.

Jadi, seluruh website di dunia yang dapat dikunjungi oleh warga negara lain, maka peraturan yang sama juga berlaku untuk website tersebut.

2. Informasi Pribadi Lebih Terjamin

Dengan adanya GDPR, privasi masyarakat juga akan lebih terjamin. Kerahasiaan data dan informasi pribadi lebih aman.

Bagi Anda yang ingin pergi ke rumah sakit, tidak perlu takut kerahasiaan data medis Anda akan tersebar.

Jika Anda memiliki website, juga tidak perlu khawatir informasi kepemilikan website menjadi tersebar.

Karena dengan adanya GDPR, maka ID Protection akan diaktifkan demi melindungi keamanan data pengguna.

3. Mengamankan Data Pribadi

Data pribadi sekarang ini sering dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti diantaranya untuk diolah, dianalisis serta dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan.

Dengan adanya GDPR, Anda dapat menghindari adanya kemungkinan-kemungkinan tersebut.

Itulah ulasan lengkap mengenai GDPR. Yang menjadi catatan, GDPR adalah sistem yang berfungsi untuk melindungi data pribadi dari pengguna.

Dengan layanan ini, data-data penting dan personal terkait dengan pengguna dapat terjamin aman. Semoga ulasan di atas cukup membantu, ya?

Apa itu Trello?

Deskripsi: Pengertian Trello, fungsi dan cara kerjanya. Apakah Anda...
Hans
2 min read

Apa itu Deface?

Deskripsi: Pengertian Deface, cara kerja dan cara sederhana untuk...
Hans
2 min read

Pengertian Cookies

Deskripsi: Pengertian Cookies, cara kerja, jenis dan kegunaannya pada...
Hans
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *