Istilah Pelaku Usaha dalam Bisnis Pemasaran

2 min read

Deskripsi: Mengenal distributor, supplier, agen, reseller, dan dropshipper.


Ada banyak hal yang perlu Anda pelajari lebih dulu, sebelum menekuni dunia bisnis, salah satunya adalah mengenal berbagai istilah bisnis.

Banyak orang yang menilai hal ini sebagai hal yang remeh atau sepele. Namun, tahukah Anda  bahwa kesalahan penyebutan istilah dalam bisnis bisa berpengaruh terhadap hasil usaha Anda.

Beberapa istilah yang sering dikenal dalam dunia bisnis adalah seperti, distributor, supplier, agen, reseller, dan dropshipper. Lantas, sudah pahamkah Anda dengan istilah-istilah tersebut?

Jika belum, di bawah ini bisa Anda simak dengan baik beberapa penjelasannya.

Istilah Pelaku Usaha dalam Bisnis Pemasaran

Apa itu Distributor?

Istilah distributor mungkin sudah sering kali Anda dengar. Namun sering mendengar, tidak mengartikan bahwa orang tersebut paham dengan definisinya.

Masih banyak orang yang belum paham betul dengan makna istilah peran yang satu ini.

Distributor sendiri merupakan peran seseorang atau sebuah perusahaan yang melakukan kegiatan penjualan ulang sebuah produk, yang produknya berasal dari produsen asal/pabrik pertama.

Dari sini, dapat dipahami bahwa seorang distributor hanyalah menjadi perantara antara pabrik pembuat produk dengan para konsumen.

Tugas intinya adalah menjual produk dari tangan pertama.

Keuntungan yang akan diperoleh distributor berasal dari produsen tangan pertama. Produsen akan memberikan harga grosir atau harga jual termurah pada distributor.

Semakin banyak pembelian produk, maka biasanya produser akan memberikan lebih banyak potongan harga.

Dari sini, distributor bisa menjual kembali produk tangan pertama tersebut dengan harga yang lebih tinggi sesuai pasaran.

Definisi Supplier

Setelah paham dengan makna distributor, maka istilah selanjutnya yang perlu Anda pahami juga adalah supplier.

Masih banyak orang yang merasa bingung dengan makna supplier ini.

Lantas, apa pengertian supplier sebenarnya? Supplier memiliki definisi yang hampir sama dengan distributor, yakni sebagai penjual produk dari tangan pertama.

Perbedaannya, supplier biasanya mengambil produk mentahan, yang nantinya dijual pada pelaku usaha tertentu.

Setelah dari pelaku usaha tersebut, maka akan dijual lagi ke konsumen target akhir.

Singkatnya, supplier merupakan penjual produk mentahan, untuk kemudian dijual pada pembuat produk jadi.

Lantas, hasil akhirnya dijual kembali pada konsumen.

Siapa itu Agen?

Tidak jauh berbeda dengan distributor, agen juga memiliki makna sebagai penjual produk langsung kepada konsumen.

Hanya saja, pengambilan produk oleh agen ini diambil dari distributor tangan pertama.

Jika dilihat secara garis vertikal, maka agen merupakan posisi penjual di bawah distributor.

Keuntungan yang bisa diperoleh seorang agen biasanya menyesuaikan dengan selisih harga jual dari distributor.

Namun, tingginya harga juga biasanya menyesuaikan dengan harga pasaran produk tersebut.

Apa dan Bagaimana Sistem Reseller?

Reseller dapat diartikan sebagai penjual ulang suatu produk. Jika ditelisik dari maknanya ini, reseller merupakan bagian dari agen.

Seorang reseller bertugas menjual produk jadi dari seorang penjual, dengan menargetkan harga sesuai yang diinginkan.

Biasanya, seorang reseller akan memasok produk penjualan dari agen pertama, kemudian dijual ulang dalam tokonya sendiri.

Produk yang dijual oleh reseller, biasanya memiliki harga yang lebih mahal. Hal tersebut karena reseller mengambil keuntungan dari harga yang dibanderolnya tersebut.

Saat ini, sudah ada banyak sekali toko reseller offline maupun online. Namun, kebanyakan reseller bekerja menjual produk secara online.

Apa yang Dimaksud dengan Dropshipper?

Banyak orang yang masih salah mengartikan dropshipper. Sekilas, mungkin makna dropshipper hampir sama dengan reseller.

Namun, tentu kedua posisi ini memiliki perbedaan yang signifikan.

Jika reseller bekerja menjual ulang produk dengan memasok produk terlebih dulu, maka berbeda halnya dengan dropshipper.

Seorang dropshipper hanyalah menjadi perantara dari penjual dan pembeli. Dropshipper akan melakukan penawaran produk dari katalog yang ada.

Setelah itu, barang yang dipesan pembeli nantinya akan secara langsung dialamatkan ke lokasi pembeli, tanpa melalui tangan dropshipper.

Namun, pengiriman tetap diatasnamakan dropshipper tersebut.

Keuntungan yang didapat oleh dropshipper, sistemnya sama dengan reseller. Dropshipper akan memberikan harga yang lebih tinggi untuk mengambil laba.

Umumnya, dropshipper bekerja menjual produk online dan memang bekerja secara online.

Baca juga: Cara Menjadi Dropshiper

Beberapa pengertian istilah di atas memang sudah umum didengar. Akan tetapi memang masih banyak orang yang kurang memahami perbedaannya.

Sebagai calon pebisnis, memahami istilah di atas sangat perlu Anda lakukan. Hal ini untuk menunjang ke mana arah bisnis Anda nantinya.

                                     
           

Daftar Situs Freelance

Deskripsi: Referensi situs freelance terbaik di Indonesia dan luar...
Hans
3 min read

Apa itu Afiliasi?

Deskripsi: Pengertian Program Afiliasi, cara kerja dan keunggulannya. Afiliasi...
Hans
2 min read

Pengertian Marketplace

Deskripsi: Pengertian Marketplace, jenis-jenis dan keuntungannya. Di era digital...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *