Pengertian Dial-Up

3 min read

Pengertian dial up, – Dunia teknologi dewasa ini semakin berkembang secara pesat, semua orang saat ini sangat membutuhkan teknologi untuk dalam menjalankan kegiatan kehidupan sehari-hari.

Dari berbagai produk yang dihasilkan dari dunia teknologi informasi, dial-up menjadi salah satu produk yang terkenal.

Teknologi dial-up merupakan salah satu cara yang dapat digunakan agar Anda nisa terhubung ke jaringan internet.

Dalam artikel ini, Anda akan mendapatkan informasi terkait pengertian dial-up, fungsi dial-up, perangkat yang digunakan dalam koneksi dial-up, dan juga contoh koneksi internet dengan menggunakan dial-up.

Selain itu, Anda dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan koneksi dial-up.

Pengertian Dial-Up
Pengertian Dial-Up, via canva.com

Pengertian Dial-Up

Dial-up adalah jenis komunikasi antar komputer dengan menggunakan saluran telepon tetap atau saluran telepon bergerak yang lazim disebut modem.

Koneksi menggunakan teknologi dial-up, proses yang terjadi adalah komputer melakukan pemanggilan telepon (melakukan dial-up) melalui modem kepada penyelenggara jasa internet.

Setelah terhubung, komputer baru dapat mengakses internet, dial-up networking diartikan sebagai perangkat protocol dan juga software yang digunakan sebagai penghubung antara hardware yang berupa komputer terhadap ISP (Internet Service Provider).

Internet Service Provider atau yang biasa disingkat sebagai ISP merupakan penyedia layanan internet yang berfungsi agar kita dapat terhubungterhadap jaringan internet.

Dial-up networking ini merupakan salah satu jenis koneksi antar computer yang sering digunakan jika dibandingkan dengan koneksi lainnya

Fungsi Dial-Up

Dial-up connection berfungsi untuk dapat menghubungkan computer Anda terhadap jaringan internet yang dapat dilakukan dengan menggunakan saluran telepon.

Dial-up connection sangat praktis penggunaannya karena Anda dapat menggunakan dial-up connectiom ini dimana dan kapan saja.

Perangkat yang Digunakan dalam Koneksi Dial-Up

Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan dalam melakukan koneksi dial-up baik perangkat protokol (hardware) maupun perangkat lunak (software), di antaranya sebagai berikut.

  1. Komputer atau personal computer.
  2. Saluran telepon ataupun dapat berupa modem.
  3. Software penghubung ke jaringan internet yang biasanya sudah disediakan oleh pihak ISP.
  4. Jika ada, username beserta dengan kata sandi yang juga biasanya sudah disediakan oleh layanan ISP yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan.

Contoh Dial-Up

Contoh koneksi internet dengan menggunakan dial-up connection yaitu pada saat menggunakan sambungan telepon, atau ketika koneksi menggunakan handphone, modem, atau modem USB (Universal Serial Bus).

Kelebihan Dial-Up

  1. Jika diibandingkan dengan Asymmetrical Digital Subscriber (ADSL), koneksi internet menggunakan dial-up connection akan lebih mudah digunakan karena Anda secara langsung dapat terhubung kepada saluran telepon dan modem untuk akses internet.
  2. Penggunaan koneksi dengan menggunakan dial-up connection akan lebih murah, karena koneksi bersifat sesaat dan dapat disambung kemudian diputuskan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pembayaran penggunaan koneksi internet hanya pada saat pengguna mengakses internet saja dan tidak perlu membayar saat koneksi terputus.
  3. Teknologi dial-up sudah terkenal dan sudah banyak digunakan secara luas. Hampir semua komputer dan personal computer sudah terpasang dengan modem dial-up. Hal ini memperjelas bahwa teknologi dial-up mudah untuk digunakan untuk berbagai macam kalangan.

Kekurangan Dial-Up

Meskipun koneksi internet menggunakan dial-up memiliki banyak kelebihan, namun koneksi internet dial-up juga memiliki kekurangan, kekurangan koneksi dial-up.

  1. Kecepatan akses yang terbatas, berkisar hanya antara 12 sampai dengan 20 kbps. Kecepatan akses tersebut dapat dikatakan lambat apabila dibandingkan dengan koneksi internet lain, dan juga terasa lambat apabila digunakan untuk mengakses dengan kebutuhan cepat.
  2. Jika modem yang Anda gunakan pada koneksi dial-up digunakan dalam jangka waktu yang bersamaan dengan telepon rumah, namun telepon rumah yang terkoneksi dengan modem dial-up dalam keadaan sibuk atau mati akan menyebabkan koneksi internet terputus karena koneksi secara otomatis akan teralihkan untuk sambungan telepon yang digunakan.

Hal yang Harus Diperhatikan untuk Menggunakan Dial-Up

  1. Pastikan Anda berlangganan layanan terhadap salah satu Internet Service Provider atau yang lazim disingkat sebagai ISP, sebagai contoh Anda dapat berlangganan Speedy, Indosat, Telkomsel, atau dapat pula layanan yang lain.
  2. Pasang modem ke komputer / personal computer (PC) Anda
  3. Jangan lupa untuk menginstall software internet yang telah disediakan oleh layanan ISP.
  4. Hubungkan komputer Anda pada jaringan internet melalui layanan ISP.
  5. Biasanya, dial-up networking akan melakukan komunikasi dengan Internet Service Provider (ISP) dengan menggunakan standar point to point protocol saat mengakses jaringan internet.
  6. Kecepatan maksimal saat download file maupun data saat menggunakan koneksi dial-up networking ini sangat terbatas, karena hal ini dipengaruhi bandwith dari system telepon dan juga dari kualitas salurannya.

Cara Menggunakan Koneksi Dial-Up

Untuk menggunakan koneksi dial-up secara manual pada computer dengan sistem operasi Windows, langkah – langkah yang perlu Anda tempuh yaitu:

  1. Langkah pertama, buka Control Panel kemudian pilih Network and Internet, pilih bagian View Network Status and Task.
  2. Pilih Set Up a New Connection or Network.
  3. Kemudian Anda harus memilih Set Up a Dial-up Connection. Setelah memilih, Anda akan langsung masuk ke halaman informasi dari Internet Service Provider atau yang nisaa disingkat sebagai ISP.
  4. Isi kolom dengan memasukkan dial-up phone number, username, password, dan juga connection name. Apabila Anda menginginkan koneksi internet tersebut dapat diakses oleh pengguna lain, Anda harus mencentang Allow Other People to Use This Connection. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan provider indosat, username yang digunakan adalah *99# dan passwordnya indosatgprs.
  5. Setelah Anda sudah mengisi semua kolom, kemudian klik connect. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai registrasi ke jaringan Internet Service Provider (ISP).
  6. Jika registrasi sudah selesai, Anda sudah langsung terhubung ke jaringan internet yang akan ditAndai melalui munculnya tulisan You are Connected to The Internet. Untuk mengecek koneksi internet, coba klik Browse the Internet now kemudian klik close untuk keluar.
  7. Jika komputer Anda sudah terhubung terhadap jaringan internet, Anda dapat melihat koneksi internet dial-up yang sudah Anda buat dengan cara klik network pada ujung bawah kanan tampilan komputer Anda. Tulisan Connected akan muncul jika computer Anda sudah terhubung secara sempurna dengan koneksi dan jaringan internet.
  8. Apabila Anda ingin memutuskan koneksi internet yang menggunakan koneksi dial-up, Anda cukup klik dial-up yang tadi sudah Anda buat kemudian klik Disconnect. Setelah itu, koneksi jaringan secara otomatis akan langsung terputus.
  9. Hal yang sama pun berlaku jika Anda ingin menghubungkan kembali koneksi dial-up, Anda cukup klik dial-up yang sudah Anda buat dan kemudian klik Connect.

Seperti itu informasi yang dapat diberikan terkait dengan dial-up connection dan dial-up networking. Semoga artikel tentang pengertian dial-up ini bermanfaat, terimakasih

Baca juga: Pengertian Router

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *