Pengertian IP Address

2 min read

Deskripsi: Pengertian IP Address, Fungsi IP Address, Jenis IP Address (IP Private dan Public, Statik dan Dinamik, IP v4 dan IP v6).


Dengan mengandalkan internet yang makin kencang aksesnya belakangan ini, kamu tak perlu lagi bersusah payah untuk mencari dan berbagi informasi.

Di dalam jaringan internet terdapat istilah IP Address yang menjadi salah satu komponen penting dalam tersambungnya device ke internet.

Sebenarnya, apa pengertian IP Address, berikut kegunaan dan macamnya?

Pengertian IP Address

IP Address merupakan singkatan dari Internet Protocol Address yang secara harfiah memiliki makna alamat protokol internet.

Secara lebih spesifik, Internet Protocol dapat diartikan sebagai suatu perangkat yang mengatur jalannya aktivitas internet, serta berfungsi sebagai fasilitator atas berbagai tindakan dalam World Wide Web (WWW).

IP Address dapat didefinisikan sebagai suatu identitas komputer berisikan deret angka biner yang terdiri atas 32 hingga 128 bit.

Fungsinya, sebagai alamat yang akan digunakan selama proses pertukaran data dalam jaringan internet. Adanya IP Address ini memungkinkan miliaran perangkat digital saling terhubung satu sama lain dengan ID yang unik dan berbeda-beda.

IP Address terbagi dalam 2 bagian utama, yakni Host Id dan Net Id. Tiap IP Address pasti memiliki keunikan tersendiri yang tak mungkin ada alamat dengan nama sama persis dalam satu jaringan.

Sederhananya, keunikan IP Address dapat diibaratkan layaknya nomor telepon. Tiap nomor telepon memiliki karakteristik tersendiri dan tak ada yang menyamai.

Fungsi IP Address

Secara umum, fungsi utama IP Address adalah sebagai fasilitator untuk mengakses layanan internet. Lebih tepatnya, IP Address ini akan bertindak sebagai identitas dari suatu komputer sehingga mudah dikenali dalam jaringan internet.

Dengan kata lain, pemilik website bisa mengetahui keseluruhan IP Address mana yang telah mengakses situsnya, termasuk pada jaringan Wi-Fi.

Di samping itu, IP Address juga memiliki fungsi sebagai alamat pengiriman data yang akan diterima perangkatmu. Saat kamu membuka suatu situs, tanpa disadari akan ada proses pengunduhan data yang terjadi di dalamnya.

Data yang dikirim dari situs bersangkutan hanya bisa terbaca dan diterima berkat adanya IP Address ini.

Jenis-Jenis IP Address

Dalam klasifikasinya, IP Addres dibedakan menjadi bermacam kategori. Kategori ini ditetapkan oleh banyak hal, beberapa di antaranya seperti berikut.

1. IP Address bedasarkan kebutuhan penggunaan

Berdasarkan cakupan penggunaan dalam keseharian, IP Address terbagi menjadi 2 macam, yakni:

  • IP Address Public, merupakan kode identifikasi yang dimiliki tiap perangkat/ komputer yang saling terhubung dalam jaringan internet bersama (publik). Umumnya, kepemilikan IP Address jenis ini telah diatur oleh berbagai vendor yang menyediakan jasa, seperti dalam Internet Service Provider.
  • IP Address Private, merupakan kode identitas yang dimiliki perangkat/ komputer yang tengah terhubung dengan perangkat lain, umumnya ditemukan pada jaringan dengan skala lokal (LAN).

2. IP Address berdasarkan fungsi

Berdasarkan cara konfigurasi dalam memperoleh IP Address untuk suatu perangkat, IP Address terbagai menjadi 2 macam, yakni:

  • Dynamic IP Address, yakni kode unik yang secara otomatis diberikan pada komputer di dalam suatu jaringan dan bisa berubah secara dinamis (setiap saat). Pemberian IP sendiri dilakukan oleh satu perangkat yang juga merangkap protokol bernama DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).
  • Static IP Address, yakni kode unik yang diberikan pada komputer di suatu jaringan secara manual. Untuk memberikannya, pengguna wajib tahu kelas IP Address, berikut Subnet, Gateway, hingga DNS pada suatu jaringan.

3. IP Address berdasarkan daya tampung (IP Address v4 dan IP Address v6)

Berdasarkan daya tampung perangkat/komputer yang terhubung, IP Address terbagi menjadi 2 macam, yakni:

  • IPv4 (IP Address Versi 4), yakni kode unik yang terdiri dari 4 oktet dan umum digunakan saat ini. Tiap IPv4 terdiri dari 32 bit dengan 4 kumpulan angka yang terpisah oleh titik. Nilai maksimal tiap oktet adalah 255. Jadi, sebuah alamat IPv4 bisa membawahi nyaris 4,3 miliar IP Address.
  • IPv6 (IP Address Versi 6), yakni kode unik yang diciptakan untuk membackup kebutuhan akan IPv4 yang makin menipis. Panjang IPv6 mencapai 128 bit dengan 8 kumpulan angka maupun huruf yang terpisah titik dua. IP Address ini lebih kompleks dan disinyalir akan mampu mengakomodir kebutuhan dalam waktu yang lama.

Penjelasan mengenai pengertian IP Address, fungsi, dan jenis-jenisnya dapat menjadi tambahan wawasan.

Meski tak banyak orang yang mengetahui perihal IP Address ini, namun keberadaaannya sangatlah penting sebagai kode pembeda antara perangkat yang satu dengan perangkat lainnya dalam satu server.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

Apa itu Trello?

Deskripsi: Pengertian Trello, fungsi dan cara kerjanya. Apakah Anda...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *