Planet Jupiter

2 min read

Deskripsi: karakteristik planet Jupiter dalam sistem Tata Surya.


Ada 8 planet yang mengisi sistem tata surya. Mulai dari planet Mars yang memiliki posisi terdekat dengan Matahari, hingga yang terjauh yakni Neptunus.

Di antara kedua planet tersebut, terdapat satu planet yang menjadi planet terbesar di tata surya, yakni planet Jupiter.

Mari ketahui lebih dalam mengenai planet Jupiter. Mulai dari gambaran umum hingga karakteristiknya di bawah ini.

Planet Jupiter

Nama Jupiter sendiri diambil dari nama dewa Jupiter pada mitologi Romawi. Para astronom juga menyebutnya sebagai raksasa gas bersama planet lain, seperti Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Tidak heran, karena sebagian besar Jupiter terdiri atas gas hidrogen dan helium.

Kita bisa melihat Jupiter di langit, karena planet ini termasuk golongan objek tercerah di langit bersama Mars, Venus, Matahari, dan Bulan.

Namun, penampakan Mars lebih cerah dari Jupiter. Meskipun termasuk benda langit tercerah, untuk melihat Jupiter secara langsung cukup sulit.

Planet Jupiter

Karakteristik Planet Jupiter

Seperti halnya planet-planet lain di tata surya, Jupiter juga memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan planet lain.

Berikut ini penjelasan mengenai ciri-ciri planet Jupiter.

1. Kondisi Atmosfer

Atmosfer Jupiter tersusun atas sebagian besar gas hidrogen (75%), helium (24%), dan sisanya diisi oleh unsur-unsur berikut ini:

  • Uap air
  • Etana
  • Metana
  • Silikon
  • Hidrogen sulfida
  • Oksigen
  • Fosfor
  • Sulfur

Jupiter juga memiliki cicin tipis yang terbentuk dari debu, berbeda dengan cincin Saturnus yang terbuat dari es.

Cincin ini terbagi menjadi 3 bagian, yakni cincin utama, cincin halo, dan cincin gossamer.

Cincin utama tampak lebih terang dibandingkan yang lainnya. Diduga, cincin tersebut terbentuk dari materi yang terbuang dari satelit Metis dan Adrastea.

2. Ukuran Jupiter

Sudah disebutkan di awal, jika Jupiter memiliki ukuran terbesar di antara 8 planet tata surya. Diameter Jupiter mencapai 142.860 km dengan volume 1,43 × 1015 km3. Ukuran ini tentu jauh lebih besar daripada Bumi.

Meskipun memiliki volume dan diameter yang lebih besar dari Bumi, namun kepadatan Jupiter terbilang rendah. Dengan volume yang mencapai 1.321 kali volume Bumi, massa planet Jupiter hanya 318 kali massa Bumi, yakni 1,8986 × 1027 kg.

3. Bintik Merah Besar

Ciri khas dari Jupiter ialah adanya bintik besar berwarna merah yang diduga merupakan badai antisiklon. Badai tersebut sudah diketahui sejak abad 17, tepatnya pada sekitar tahun 1655.

Bintik yang tampak pada Jupiter berbentuk lonjong dengan ukuran diameter 50.000 km.

4. Satelit Alami

Planet Jupiter memiliki jumlah satelit alami yang sangat banyak, sejumlah 67. Bahkan dari data terbaru diketahui sudah tercatat sebanyak 79 satelit. 4 satelit terbesarnya yakni Ganymede, Callisto, Europa, dan Io.

67 satelit yang dimiliki Jupiter dikelompokkan menjadi 2 kelompok, yakni reguler dan ireguler. Berikut ini ulasan lebih lengkap mengenai kedua kelompok satelit tersebut:

  • Satelit Reguler

Satelit reguler merupakan kelompok satelit yang memiliki orbit progade. Dimana bentuknya hampir bulat dengan inklinasi kecil. Satelit reguler dibedakan lagi menjadi 2, yakni satelit dalam (kelompok Amalthea) dan satelit Galileo (kelompok utama).

  • Satelit Ireguler

Sementara satelit ireguler merupakan jenis satelit Jupiter dengan ukuran yang lebih kecil dan lintasan orbit yang lebih jauh. Satelit ireguler dibedakan menjadi 2, yakni satelit prograde dan satelit retrogade.

Orbit dan Rotasi Planet Jupiter

Jarak Jupiter ke Matahari sekitar 778 juta km, menjadikannya sebagai planet terdekat ke-lima dengan pusat tata surya tersebut. Jupiter menyelesaikan satu periode orbit selama 11,86 tahun dengan eksentrisitas orbit 0,048.

Jupiter melakukan rotasi dengan kemiringan sumbu sekitar 3,13 derajat. Kemiringan ini termasuk kecil, sehingga pada Jupiter tidak terjadi pergantian musim secara signifikan apabila dibandingkan dengan Bumi.

Waktu rotasi planet Jupiter cukup singkat apabila dibandingkan dengan planet-planet lain, yakni hanya 10 jam.

Bagaimana, sudah cukup terbantu dengan informasi di atas? Ketahui juga beragam info menarik mengenai planet lainnya disini. Kami bantu Anda mengenal alam semesta dengan lebih simpel dan mudah.

Semoga cukup membantu, ya?

                                     
           

Pasang Surut Air Laut

Deskripsi: Pengertian pasang surut air laut, dan faktor penyebabnya....
Hairo
1 min read

Fase-Fase Bulan

Deskripsi: Mengenal fase-fase Bulan dan penjelasanya. Pernahkah Anda mengamati...
Hairo
2 min read

Umbra dan Penumbra

Deskripsi: Pengertian Umbra dan Penumbra serta pengaruhnya terhadap Bumi....
Hairo
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *