Senam Lantai

3 min read

Deskripsi: Pengertian Senam Lantai, Sejarah, gerak dasar, manfaat dan induk organisasi olahraga senam lantai.


Apakah Anda ingin mendalami gerakan yoga yang akhir-akhir ini sedang tren? Beberapa gerakan yoga ternyata juga digunakan dalam senam lantai.

Apakah Anda paham pengertian senam lantai? Apakah olahraga yang kelihatannya minim gerakan ini punya manfaat yang besar bagi tubuh?

pengertian senam lantai
pengertian senam lantai

Pengertian Senam Lantai

Senam lantai menjadi salah satu cabang olahraga yang melatih kekuatan dan kelenturan otot-otot tubuh. Pengertian senam lantai adalah kegiatan senam yang dilakukan di atas matras.

Aktivitas olahraga ini berupa kegiatan meloncat, berguling, berputar, dan juga tumpuan pada tangan dan kaki.

Senam lantai banyak juga yang menyebutnya dengan latihan bebas. Istilah ini digunakan karena alat utama dalam senam lantai hanya berupa matras saja.

Jika ada alat yang digunakan, sifatnya hanya untuk melatih kelenturan, keseimbangan, kekuatan, dan keterampilan.

Sejarah Munculnya Olahraga Senam Lantai

Semua cabang olahraga, baik yang resmi atau tidak pasti memiliki sejarah. Olahraga biasanya muncul dan berkembang secara alami ataupun berkat penemuan dari ahli tertentu.

Begitu juga dengan senam lantai. Senam ini memang tidak diketahui kapan secara resmi muncul.

Namun, cabang olahraga senam baru muncul secara resmi pada tahun 1776. Pada waktu itu seorang guru dari Jerman mencoba menambahkan senam dalam pelajaran sekolah di sana.

Secara tidak resmi, mungkin senam sudah ada sejak zaman Yunani kuno.

Pada tahun 1776 pula, J. C. F. Gathmuts berhasil menciptakan gerakan senam. Gerakan ini sudah tergolong sistematis dan disebut dengan istilah Gymnastic Jugend. Gathmuts kemudian mendapatkan penghargaan sebagai Bapak Senam Dunia.

Indonesia mulai mengenal senam pada tahun 1963. Senam masuk dalam olahraga saat berlangsung acara GANEFO yang diresmikan oleh Presiden Soekarno.

Sebelum masa ini, Indonesia ternyata hanya punya 1 jenis senam saja hasil peninggalan Jepang yang bernama Taiso.

Indonesia akhirnya punya gerakan senam sendiri pada tahun 1977. Pada masa itu ada dosen Sekolah Tinggi Olahraga yang berhasil menggabungkan gerakan senam dengan sistematis.

Senam ini kemudian dikenal dengan nama Senam Pagi Indonesia.

SPI merupakan gabungan dari beberapa gerakan yang sudah dikenal. Dosen tersebut menggabungkan beberapa gerakan dari Taiso dan pencak silat khas Indonesia.

Seiring perkembangan zaman, SPI bertransformasi menjadi Senam Kebugaran Jasmani atau SKJ.

Gerakan Dasar dalam Senam Lantai

1. Rolling Depan

Rolling depan adalah gerakan tubuh berguling ke depan dengan posisi badan membungkuk maksimal. Guling depan diawali dari tubuh bagian tengkuk, punggung, pinggang, dan terakhir panggul.

Ada beberapa variasi gerakan rolling depan yang tercipta hingga kini, seperti:

  • Guling depan dengan posisi kaki jongkok sempurna
  • Guling depan dengan kaki berdiri
  • Guling depan dengan sentuhan kaki split
  • Guling depan lenting
  • Guling lenting dengan melewati peti lompatan

2. Rolling Belakang

Nama lain gerakan ini adalah backward roll. Konon gerakan ini jauh lebih sulit dipraktekkan dibandingkan dengan guling depan.

Rolling belakang adalah gerakan berguling ke belakang yang dimulai dari tubuh bagian panggul, pinggang, punggung, kepala belakang, dan kaki.

Ternyata rolling belakang ini juga sudah punya banyak variasi gerakan. Misalnya saja:

  • Rolling belakang dengan kaki ditekuk sempurna
  • Rolling belakang dengan kaki lurus, berhimpitan, dan sejajar
  • Rolling belakang dengan kaki split
  • Rolling belakang stut
  • Rolling belakang dengan akhiran kaki lurus

3. Handstand

Handstand adalah gerakan berdiri dengan tumpuan tangan. Handstand mengharuskan orang tersebut untuk bisa berdiri dengan kedua tangan.

Posisi tubuhnya terbalik, kaki di atas dan kepala di bagian bawah.

Handstand merupakan gerakan berat yang bertujuan untuk menguji kekuatan otot tangan, perut, sampai kaki. Gerakan ini juga menguji kelincahan dan kelenturan seseorang.

Semakin lama ia mampu handstand, maka kekuatan otot dan keseimbangannya makin bagus.

4. Loncat Harimau

Loncat harimau adalah salah satu gerakan senam lantai yang diadopsi dari pencak silat Indonesia.

Gerakan ini sebenarnya hampir mirip dengan rolling depan, tapi ditambah dengan momen loncatan.

Anda harus berdiri tegak lebih dulu, kemudian meloncat ke matras dan diakhiri dengan roll depan.

Pada pertandingan pencak silat, kadang disediakan halangan yang harus diloncati, baru kemudian diakhiri rolling depan.

5. Sikap Lilin

Lilin punya bentuk yang ramping dan lurus. Begitu juga gerakan yang diadaptasi dari lilin ini.

Anda harus bisa mengangkat kedua kaki tinggi dan lurus di udara, kemudian arahkan kedua tangan untuk membantu menjaga pinggang tetap terangkat.

Semakin lama Anda bisa bertahan, maka Anda punya kekuatan otot yang bagus.

Gerakan senam ini banyak diadopsi dalam yoga. Gerakan sikap lilin bisa melatih kekuatan otot kaki, perut, tangan, dan juga kepala.

6. Membusur

Ada beberapa istilah lain dalam gerakan membusur ini. Namun, intinya seorang pesenam lantai harus bisa melakukan gerakan rotasi dengan tangan dan kaki di atas matras.

Awalnya pesenam akan merentangkan kedua tangan dan kaki selebar mungkin.

Setelah itu, mereka akan menghadap samping, kemudian mereka akan mengarahkan tangan ke matras dan membuat gerakan layaknya roda.

Karena itu juga gerakan ini disebut dengan meroda. Latihan ini mengandalkan kekuatan otot kaki, tangan, dan juga perut.

7. Salto

Gerakan salto hampir mirip dengan gerakan meroda. Namun, gerakan ini diiringi dengan loncatan.

Sang atlet harus berdiri menyamping, kemudian badan dilentingkan ke depan dengan tumpuan kaki dan kepala.

Kekuatan otot kepala benar-benar diuji dalam gerakan ini.

Manfaat Senam Lantai

Senam lantai bisa dibilang sebagai latihan ketangkasan. Senam lantai punya banyak manfaat bagi kesehatan fisik yaitu:

  1. Memperbaiki kelenturan tubuh
  2. Menguatkan otot-otot tubuh
  3. Meningkatkan keseimbangan tubuh
  4. Melatih fokus pikiran
  5. Melatih insting perhitungan dalam tiap gerakan
  6. Memperlancar sirkulasi darah
  7. Membakar lemak dan kolesterol jahat
  8. Menghindarkan penyakit obesitas
  9. Menghindarkan penyakit degeneratif
  10. Meningkatkan kesehatan organ tubuh seperti jantung dan paru-paru

Induk Organisasi Senam Lantai

Karena senam lantai sudah diakui sebagai salah satu cabang olahraga gimnastik, maka olahraga ini pasti punya induk organisasi.

Pada kancah internasional, senam lantai bernaung dalam Federation de Gymnastique (FIG), sebuah organisasi senam gymnastik dunia.

Senam lantai dimasukkan dalam induk organisasi yang sama dengan senam gimnastik. Sedangkan di Indonesia ada Persatuan Senam Indonesia (PERSANI).

Organisasi ini adalah satu-satunya yang resmi dan berhak mengirimkan atletnya dalam kompetisi internasional.

Tugas pokok PERSANI antara lain:

  1. Membina atlet senam lantai
  2. Menyusun anggaran belanja demi kemajuan cabang olahraga senam lantai
  3. Menyediakan berbagai fasilitas untuk meningkatkan keterampilan atlet
  4. Memberikan pelatihan fisik
  5. Memberikan bimbingan dan pendampingan saat atlet mengikuti kompetisi
  6. Mengirimkan atlet naungannya ke kompetisi nasional ASEAN, Asia, Olimpiade, dan lain sebagainya

Memahami pengertian senam lantai memang memberikan pengetahuan baru bagi Anda. Senam yang kelihatannya tidak banyak gerak ini ternyata tetap butuh kekuatan otot yang bagus.

Senam ini bisa digunakan untuk latihan ketangkasan, kelincahan, dan juga kelenturan tubuh.

                                     
           

Pengertian Renang

Deskripsi: Pengertian Renang, teknik dasar, macam-macam gaya renang, dan...
Zain Bagas
4 min read

Sepak Bola

Deskripsi: Pengertian Sepak Bola, Peraturan permainan sepak bola (jumlah...
Zain Bagas
3 min read

Bola Voli

Deskripsi: Pengertian Bola Voli, sejarah, aturan permainan, teknik dasar....
Zain Bagas
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.