Pengertian Telnet

3 min read

Perkembangan teknologi digital berbasis internet dewasa ini memang sedang berkembang pesat. Tentu saja selalu sukses untuk membuat semua orang takjub dan juga terkesima.

Teknologi digital ini di ibaratkan sebagai keajaiban yang didasarkan dengan basis ilmiah, sehingga dapat membuat pekerjaan manusia menjadi lebih efektif dan efisien.

Begitu banyaknya jenis dari teknologi itu, ada teknologi yang disebut dengan telnet.

Mungkin bagi sebagian orang, kata telnet ini merupakan istilah yang masih asing dan jarang terdengar, oleh karenanya di artikel ini akan membahas tentang telnet dimulai dari pengertian telnet, fungsi dan cara kerja.

Pengertian Telnet
Pengertian Telnet, image via https://markey.id/

Pengertian Telnet

Telnet sebenarnya merupakan singkatan dari telecommunications network yang merupakan protocol yang dipasangkan pada komputer sehingga memungkinkan untuk dapat mengakses komputer meskipun dari jarak yang jauh.

Telnet bisa diibaratkan sebagai emulsi terminal yang menggunakan protocol untuk kemudian mengakses komputer jarak jauh secara remote.

Anda dapat membuat komputer anda untuk dijadikan terminal dari antar komputer dengan melalui koneksi jaringan internet.

Cara Kerja dari Teknologi Telnet

Teknologi telnet bekerja dengan memberikan akses langsung untuk berbagi layanan yang terdapat pada internet, adapun penyediaan database merupakan layanan yang dapat diberikan oleh teknologi telnet ini.

Karena adanya sistem terminalisasi, teknologi telnet ini memiliki dua jenis program, yaitu program client dan juga program server.

Cara kerja dari teknologi telnet secara garis besar yaiyu software atau program dari client beroperasi pada komputer. Komputer yang digunakan kemudian berfungsi sebagai pihak yang meminta layanan.

Sementara itu, software atau program dari server menerima sinyal dan kemudian menghasilkan layanan yang dimaksud.

Tugas yang dilakukan oleh client adalah sebagai berikut.

  1. Menghubungkan atau membuat network antara Transfer Control Protocol (TCP) dengan server yang ada.
  2. Client kemudian mendapatkan input dari pihak user ataupun pihak pengguna.
  3. Client kemudian akan melakukan format ulang input dari user dan kemudian mengubahnya ke dalam bentuk format standar.
  4. Client melakukan pengiriman kepada server.
  5. Client mendapatkan output dari server berupa format yang masih standar.
  6. Langkah yang terakhir, client akan mengubah format output tersebut untuk ditampilkan pada layar.

Sedangkan pada server, tugas yang dilakukan yaitu sebagai berikut.

  1. Memberikan informasi kepada software bahwa komputer yang digunakan oleh user dalam keadaan sudah siap untuk digunakan dan dikoneksikan.
  2. Server lalu menunggu permintaan yang akan dikirimkan oleh client dalam bentuk format yang standar.
  3. Format standar yang diterima oleh server kemudian dikerjakan.
  4. Hasil pengerjaan tersebut kemudian akan dikirimkan kepada client dalam bentuk yang sama yaitu format yang sesuai dengan standar.
  5. Setelah mengirimkan hasil pengerjaan, server kembali kepada mode menunggu permintaan lainnya selama proses remote berlangsung.

Cara Install Telnet pada Komputer dengan Windows 10

Jika anda ingin menginstall telnet pada perangkat anda, hal yang harus anda lakukan di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Klik tombol windows yang berada di pojok kiri bawah pada halaman desktop.
  2. Klik kanan pada Control Panel lalu kemudian klik program pada tampilan category.
  3. Setelah itu, klik kanan pada Turn Windows features on or off. Dialog box akan muncul setelah anda melakukan klik kanan pada Turn Windows features on or off, klik pada pilihan extra features dan centang pada kotak Telnet Client lalu lik Ok.
  4. Koneksi telnet anda sudah siap untuk langsung digunakan dan tidak perlu untuk restart perangkat anda.

Cara Menggunakan Koneksi Telnet pada Komputer dengan Windows 10

  1. Buka command prompt pada komputer anda.
  2. Kemudian masukan perintah: telnet [IP/host] [port] untuk dapat memakai Prompt. Masukkan angka IP anda.
  3. Untuk memakai aplikasinya, anda harus mendownload software pendukung seperti contohnya Xshell. Setelah setelah mendownload dan install software pendukung, buka software.

Kelebihan dari Koneksi Telnet

Telnet merupakan teknologi user interface yang relative mudah digunakan karena penggunaannya tidak begitu rumit.

Dengan adanya telnet, anda juga dapat mengakses komputer seperti biasa walaupun dalam jarak yang jauh.

Hal ini bisa saja diibaratkan ketika anda berhadapan langsung dengan komputer lain yang dipakai untuk mengeksekusi command yang diberikan.

Kekurangan dari Koneksi Telnet

Meskipun koneksi telnet memiliki banyak kelebihan antara lain dapat menghubungkan beberapa perangkat yang berada dalam jarak yang jauh sehingga anda bisa mengakses dimana pun.

Koneksi telnet menggunakan otentikasi NTLM tanpa enkripsi yang menyebabkan keamanan dari sistem akan menjadi lebih rentan, pencurian password atau hacking akan menjadi lebih mudah.

Kekurangan dari koneksi telnet inilah yang kemudian membuat telnet kemudian mulai ditinggalkan dan pengguna secara luas lebih memilih SSH pada linux dibandingkan dengan Telnet server dalam mengkonfigurasi sistem.

Membandingkan Telnet dengan SSH

Sebenarnya telnet dan SSH sama-sama merupakan perintah, namun ada perbedaan terkait definisi dari keduanya.

SSH yang merupakan singkatan dari Security Shell merupakan sebuah jaringan kriptografi yang menyediakan layanan atau fasilitas komunikasi data yang relative lebih aman.

Adanya teknologi SSH ini memungkinkan user untuk log in antarmuka dengan baris perintah, dan juga perintah akan eksekusi dari jarak jauh, ada pula berbagai macam layanan jaringan yang disediakan pada teknologi SSH ini.

Metode penggunaan teknologi SSH adalah menggunakan public key dengan jenis kriptografi dalam mengenskripsi komunikasi dan juga dalam mengautentikasi user.

Karena teknologi SSH menggunakan metode tersebut, anda kemudian akan memerlukan 2 jenis kunci yang berbeda untuk kemudian digunakan dalam melakukan deskripsi ataupun enkripsi yang disebut private key dan public key.

Perbedaan antara kedua kunci tersebut adalah public key merupakan kunci yang memungkinkan anda untuk mempublikasi kepada orang lain, sedangkan private key bekerja sebaliknya yaitu kunci yang dirahasiakan, sehingga hanya anda (user) saja yang dapat mengetahuinya.

Adanya dua jenis kunci inilah yang membedakan teknologi telnet dan teknologi SSH.

SSH sebenarnya adalah teknologi pengembangan dari telnet, karena telnet sudah lebih dulu ditemukan dan menjadi standardisasi internet sejak awal.

Karena teknologi SSH ini merupakan pengembangan dari teknologi telnet, tingkat keamanan pada teknologi SSH lebih tinggi jika dibandingkan dengan teknologi telnet.

Terlepas dari kurangnya tingkat keamanan yang terdapat pada teknologi telnet, hal tersebut tidak membuat orang-orang memalingkan ketertarikannya pada teknologi ini.

Tidak rumit, tidak perlu menggunakan enkripsi dan juga kemudahan dari teknologi inilah yang sebenarnya menjadi daya tarik bagi sebagian pengguna.

Setelah Anda membaca pembahasan yang telah dijelaskan mengenai pengertian telnet, cara kerja, dan informasi mengenai penggunaan teknologi alternative dari telnet untuk Anda yang menginginkan tingkat keamanan yang lebih tinggi.

Semoga artikel ini berguna untuk anda dan kita semua.

Baca juga: Apa itu VPN ?

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *