Revolusi Industri 4.0

2 min read

Deskrispi: Mengenal Revolusi Industri 4.0 Serta Dampaknya dalam Kehidupan.


Akhir-akhir ini, Anda pasti sering mendengar istilah “revolusi industri 4.0”. Apakah arti dari istilah tersebut?

Mari kita bahas tentang pengertian, unsur-unsur pendukungnya, serta dampaknya dalam kehidupan.

revolusi industri 4.0

Revolusi Industri 4.0

Sebelum membahas lebih jauh, mari kita membahas tentang pengertian revolusi industri.

Revolusi industri adalah peralihan metode yang signifikan dalam menghasilkan suatu produk di dunia industri dari masa ke masa.

Tak hanya sampai di situ, revolusi industri juga turut membawa perubahan pada teknologi di seluruh aspek kehidupan.

Sejauh ini, revolusi industri sebanyak empat kali. Keempat revolusi ini masing-masing diberi nama sesuai dengan versinya yaitu revolusi industri 1.0, 2.0, 3.0, dan 4.0.

Revolusi  industri keempat adalah pemanfaatan teknologi otomatisasi, kecerdasan buatan, pusat data, dan pekerja virtual dalam dunia industri.

Pemanfaatan teknologi canggih ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan produksi.

Revolusi industri keempat ditandai dengan semakin maraknya penggunaan internet of things dalam kehidupan.

Kini Anda bisa mengendalikan berbagai macam hal dari jarak jauh dengan bantuan internet.

Unsur Utama Perkembangan Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri keempat tidak dapat terjadi tanpa adanya dukungan dari berbagai macam unsur.

Setidaknya ada 8 hal penting yang dapat mendukung keberhasilan perkembangan revolusi industri 4.0 saat ini.

1. Internet of Things (IoT)

Unsur pertama dari revolusi industri keempat adalah internet of things.

Dalam konsep ini, semua barang diberi akses ke internet agar dapat mengirim dan menerima data. Sehingga pengendaliannya tak harus dilakukan secara manual.

Contoh paling sederhana dari IoT adalah pengendalian lampu rumah dari jarak jauh menggunakan aplikasi yang ada di ponsel pintar.

2. Big Data

Semakin berkembangnya internet, data yang terkumpul pun menjadi semakin banyak. Data-data dalam jumlah besar inilah yang disebut dengan big data.

Big data terdiri dari berbagai macam data yang terstruktur dan juga tidak terstruktur.

Informasi yang terkumpul dalam big data dapat diolah dan dianalisis untuk berbagai macam kebutuhan.

3. Augmented Reality

Augmented reality adalah teknologi yang diciptakan untuk membuat grafik dua dimensi maupun tiga dimensi tampak lebih nyata.

Dengan augmented reality, penggunanya akan dibawa ke kondisi maya namun akan tampak sangat nyata.

4. Cyber Security

Cyber security atau keamanan siber adalah upaya untuk memperketat keamanan data yang tersimpan di internet untuk mencegah pencurian dan penyalahgunaan.

5. Artificial Intelegence

Artificial intelegence atau kecerdasan buatan adalah pemrograman yang dilakukan pada mesin agar memiliki ingatan dan kecerdasan yang setara dengan otak manusia.

Dengan pemrograman ini, mesin tersebut dapat melakukan aktivitas belajar, analisis, dan pemecahan masalah berdasarkan informasi yang diterima.

6. Additive Manufacturing

Additive manufacturing (AM) merupakan teknologi percetakan tiga dimensi yang dipakai oleh manufaktur.

AM ini meliputi berbagai peralatan seperti printer 3 dimensi, manufakturing digital, serta rapid prototyping.

7. Integrated System

Integrated system adalah kesatuan sistem-sistem kecil yang terdiri dari sistem komputer dan perangkat lunak untuk melakukan tugas yang berbeda-beda namun dengan satu tujuan yang sama.

8. Cloud Computing

Cloud Computing atau komputasi awan adalah teknologi yang memanfaatkan internet atau awan untuk mengelola dan menyimpan data serta aplikasi.

Dampak dari Revolusi Industri 4.0

Era industri 4.0 yang saat ini terjadi membawa pengaruh yang sangat besar dalam berbagai aspek kehidupan.

Perbedaan yang sangat nyata dirasakan di bidang sosial dan ekonomi.

Dampak Sosial

Bidang pertama yang mendapatkan pengaruh cukup besar dari revolusi industri keempat adalah bidang sosial.

Sebelum revolusi ini terjadi, sebagian proses produksi di industri manufaktur masih menggunakan tenaga manusia.

Namun di era industri 4.0, hampir semua proses telah dilakukan dengan bantuan teknologi otomatis. Sehingga tenaga manusia yang dibutuhkan pun berkurang.

Akibatnya, lapangan pekerjaan menjadi semakin sempit.

Dampak pada Bidang Ekonomi

Bidang ekonomi juga sangat dipengaruhi oleh adanya era industri 4.0 yang tengah berlangsung saat ini.

Pengadaan peralatan untuk mengikuti perkembangan teknologi membutuhkan dana yang besar.

Kehadiran teknologi ini juga mengubah tatanan bisnis yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Hal ini tentu membuat perusahaan harus merombak struktur yang sudah ada.

Mau tidak mau, perusahaan seperti harus mengulang lagi dari awal untuk beradaptasi dengan modernisasi ini.

Meskipun dibutuhkan pengorbanan di awal, hasilnya pun akan sebanding. Sebab produktivitas perusahaan pun akan meningkat.

Untuk menghadapi revolusi industri 4.0, kita harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

SDM harus dibentuk sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Sistem pendidikan pun harus diubah agar menghasilkan lulusan yang kompeten untuk menghadapi era baru ini.

                                     
           

Daftar Situs Freelance

Deskripsi: Referensi situs freelance terbaik di Indonesia dan luar...
Hans
3 min read

Apa itu Digital Nomad?

Deskripsi: Apa itu Digital Nomad? keuntungan serta tips sukses...
Hans
2 min read

Apa itu Afiliasi?

Deskripsi: Pengertian Program Afiliasi, cara kerja dan keunggulannya. Afiliasi...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *