Topologi Jaringan

3 min read

Deskripsi: Pengertian Topologi Jaringan Komputer, macam-macam topologi jaringan, topologi star, topologi bus, topologi ring, serta kelebihan dan kekurangannya.


Jika Anda memiliki pekerjaan dengan kebutuhan mengakses data dari berbagai macam komputer atau membuat jaringan komputer, Anda tentu saja harus mengenal tentang topologi jaringan.

Ada berbagai macam topologi yang dapat digunakan. Maka dari itu Anda perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya sebelum kemudian memutuskan untuk memilih.

Nah untuk itu, pada artikel ini akan kita bahas pengertian topologi jaringan, macam-macam topologi jaringan dan juga kelebihan juga kekurangan untuk referensi pembelajaran.

Pengertian Topologi Jaringan
pengertian topologi jaringan, image via canva.com

Pengertian Topologi Jaringan?

Apa itu Topologi Jaringan? Topologi Jaringan adalah sebuah konsep, cara, atau juga bisa diartikan metode yang digunakan untuk dapat menghubungkan dua atau lebih komputer yang dapat dilakukan dengan atau tanpa kabel (nirkabel).

Definisi menurut Zymon Machajewski, dapat diartikan sebagai seperangkat komputer (dua atau lebih) yang saling terhubung satu sama lain untuk saling berbagi sumber daya (data).

Macam Macam Topologi Jaringan

Ada beberapa jenis dari topologi jaringan komputer yang sering kali digunakan karena topologi memiliki banyak sekali variasi.

Pemilihan jenis topologi dapat bergantung terhadap kebutuhan dan juga terhadap pilihan penggunanya, biaya, skala dari jaringan, dan juga tujuan penggunaan topologi itu sendiri.

Berikut macam-macam topologi jaringan:

1. Topologi Star

Topologi yang berbentuk star atau bintang ini merupakan jaringan yang dibuat dari beberapa komputer yang kemudian dihubungkan dengan node pada jaringan pusat, maka masing-masing perangkat hanya akan memiliki koneksi jaringan dengan node atau perangkat yang tempatnya berada di tengah sistem jaringan.

Topologi ini biasanya memakai hub atau switch untuk koneksinya. Hub pada topologi star ini berfungsi sebagai inti atau pusat dari jaringan, seluruh node akan dapat langsung berkomunikasi dengan hub tersebut.

Topologi jenis ini sangat mudah untuk dikembangkan karena jaringannya hanya satu arah dan tidak mengganggu jaringan lainnya. Jenis kabel yang digunakan pada topologi ini biasanya adalah kabel dengan jenis UTP.

Kelebihan topologi star yaitu sebagai berikut:

  1. Pada topologi ini, penambahan ataupun pengurangan perangkat ke dalam jaringan secara langsung tidak akan mengganggu aktivitas jaringan yang sedang berlangsung, yang artinya dapat dilakukan tanpa menghentikan jaringan.
  2. Jaringan tidak akan terpengaruh atau mati tiba-tiba bahkan jika ada satu node yang mengalami kerusakan di dalam jaringan, karena koneksi terjadi antara node dan hub saja.
  3. User dapat dengan lebih mudah mendeteksi jika terjadi masalah pada jaringan.

Kekurangan dari topologi star:

  1. Jika terjadi kerusakan pada jaringan pusat, semua sistem komunikasi akan menjadi terhamba. Hal ini karena semua node langsung berhubungan dengan pusat dan perangkat pusat atau hub tersebut menjadi penentu utama keberlangsungan dari seluruh sistem jaringan.
  2. Kebutuhan biaya yang digunakan untuk membangun instalasi jaringan topologi star ini relative cukup tinggi karena memerlukan banyak kabel dengan performa yang tinggi karena setiap node harus dihubungkan langsung ke pusat atau inti atau server.

2. Topologi Bus

Topologi jenis bus ini adalah jenis topologi yang paling sederhana jika dibandingkan dengan jenis topolgi yang lainnya karena merupakan jenis yang pertama kali digunakan untuk dapat menghubungkan komputer.

Topologi jenis ini, masing-masing dari node akan langsung terhubung terhadap satu kabel panjang dimana pada kedua akhir kabel harus diakhiri dengan sebuah terminator.

Pada topologi jenis bus, hub atau inti tidak diperlukan namun memerlukan banyak sekali connector pada setiap Ethernet card.

Kelebihan topologi bus:

  1. Topologi jenis ini tidak memerlukan jumlah kabel yang banyak namun memerlukan kabel yang panjang sebagai penghubung.
  2. Karena jumlah penggunaan kabel yang lebih sedikit pada topologi bus ini, biaya instalasi topologi bus ini lebih murah jika dibandingkan dengan jenis topologi yang lain.
  3. Jaringan sangat sederhana dan prosesi penambahan perangkat atau node baru tidak akan menjadi hal yang rumit.

Topologi ini merupakan jenis topologi yang dikembangkan pertama kali, topologi jenis bus ini juga tentu saja memiliki kekurangan,

Kekurangan topologi bus, diantaranya sebagai berikut:

  1. Sudah tidak lagi digunakan secara luas karena kemungkinan terjadinya tabrakan antar aliran data sangat tinggi karena arus perpindahan data pada satu kabel yang sama berpindah ke kanan dan ke kiri
  2. Tidak cocok digunakan untuk jaringan dengan lalu lintas data yang padat
  3. Jika ada salah satu node yang memiliki kerusakan, maka keseluruhan dari sistem jaringan akan terpengaruh dan kemudian akan mengalami kerusakan sehingga seluruh node tidak akan bisa berkomunikasi
  4. Relative lebih lambat jika dibandingkan dengan topologi jenis lain.

Baca juga: Pengertian LAN

3. Topologi Ring

Topologi dengan jenis ring merupakan topologi yang menghubungkan komputer menjadi sebuah rangkaian bentuk melingkar dan tampak seperti cincin.

Ditujukan untuk digunakan untuk jaringan yang membutuhkan bandwidth fitur time-sensitive seperti contohnya audio atau video, digunakan pada jaringan yang memiliki performane tinggi, atau juga ketika komputer terhubung ke banyak jaringan.

Topologi ring ini, semua titik difungsikan sebagai repeater yang berfungsi untuk  memperkuat sinyal sepanjang sirkulasi.

Maksud dari pernyataan tersebut adalah masing-masing perangkat jaringan saling bekerjasama untuk menerima sinyal dan kemudian meneruskan ke perangkat setelahnya hingga mencapai tujuan. Proses transfer sinyal atau data ini dibantu Token.

Topologi ini sangat sederhana dalam layoutnya, dan juga dapat menghindari collision karena paket data akan mengalir dalam satu arah (ke kanan atau ke kiri) karena node disusun secara seri, dan juga biasanya menggunakan kabel dengan tipe UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).

Kelebihan topologi ring:

  1. Mudah untuk dirancang dan untuk menambah instalasi perangkat yang baru.
  2. Hemat dalam penggunaan kabel.
  3. Rangkaian topologi ring ini termasuk dalam rangkaian sederhana, namun dapat dikatakan lebih bagus jika dibandingkan dengan topologi bus sebagai jenis rangkaian yang sederhana.
  4. Tidak rentan terhadap risiko adanya collision karena aliran paket-paket data berjalan satu arah.

Kekurangan topologi ring, yaitu:

  1. Seluruh sistem saling berhubungan, maka keseluruhan sistem akan terganggu jika ada kerusakan bahkan hanya pada satu node.
  2. Sinyal akan menjadi semakin lemah jika jarak antara node yang mengirim data dan node penerima semakin jauh.
  3. Meskipun proses penambahan perangkat tergolong mudah, namun akan memengaruhi keseluruhan dari jalannya system.
  4. Kecepatan aliran data dan juga sinyal sangat bergantung pada banyaknya jumlah perangkat atau node yang ada di dalam jaringan, maka jika anda ingin menggunakan banyak jaringan topologi jenis ini tidak cocok.

Demikian penyampaian informasi dari kami terkait pengertian topologi jaringan, macam-macam topologi jaringan dan juga kelebihan juga kekurangan masing-masing dari beberapa jenis topologi jaringan.

Baca juga: Pengertian Jaringan Komputer

Semoga informasi yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi anda yang menginginkan untuk membentuk jaringan.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *