DBMS (Database Management System)

3 min read

Sebenarnya nama DBMS bukan nama yang asing tapi tidak sedikit yang belum tahu.

Secara umum, pengertian DBMS (Database Management System) adalah sistem yang dirancang mengelola database dan menjalankan operasi untuk data yang diinginkan pengguna.

Penggunaan DBMS bertujuan untuk menghindari kekacuan yang sering  terjadi ketika mengolah data dalam ukuran besar.

Dapat diartikan jika DBMS merupakan sosok perantara untuk database dan pengguna. Untuk menggunakan DBMS yang baik, pengguna wajib menggunakan bahasa database yang ditentukan oleh sistem.

Ada dua bahasa yang bisa digunakan, DDL dan DML. Keduanya memiliki peranan bahasa yang berbeda.

Pengertian DBMS
pengertian DBMS, via canva.com

Pengertian DBMS Menurut Para Ahli

Definisi DBMS menurut para ahli juga telah ada diberbagai sumber. Untuk yang ingin mendalami tentang DBMS, berikut definisi DBMS menurut para ahli.

1. Rogayah

DBSM menurut Rogayah adalah sistem yang bisa menyusun dan mengelola record dengan komputer.

Record tersebut digunakan untuk merekam dan menyimpan data operasional lengkap dari setiap perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi optimal seperti yang dibutuhkan penggunanya.

2. Waliyanto

Menurut Waliyanto, DBSM merupakan gabungan dan perpaduan basis data dengan DBMS atau manajemen basis data sehingga mampu terhubung sedemikian rupa.

3. J. Date

Menurut Date, DBMS merupakan tempat dan lokasi sekumpulan data yang telah terkomputerisasi dengan tujuan memelihara informasi dan memuat informasi yang diinginkan oleh penggunanya tersebut.

4. Attre

Menurut Attre, pengertian DBMS adalah semua yang ada kaitannya dengan software, firmware, hardware dan prosedur lain untuk mengelola database itu sendiri.

Firmware adalah software khusus yang menjadi modul untuk hardware, terutama ROM.

5. Gordon C. Everest

Gordon menyebutkan bahwa DBSM merupakan manajemen efektif yang digunakan untuk mengorganisaasi sumber data yang ada.

Artinya, sistem basis data merupakan sistem yang dipakai untuk mengorganisasi sekaligus mengolah database yang ada didalam komputer.

Fungsi DBMS

Fungsi DBMS sangat penting untuk manajemen database. Namun untuk lengkapnya, berikut fungsi-fungsi penting yang dimiliki DBMS.

  1. Mengintegrasikan data yang tersimpan di basis data ke komputer pengguna. Artinya, dengan adanya DBMS membuat semua data yang diinginkan pengguna bisa tersaji sesuai kebutuhan tanpa kesulitan sama sekali.
  2. DBMS berfungsi untuk update sekaligus pemutakhiran data di dalam komputer. Artinya, user tidak lagi membuka database Anda. Cukup mengandalkan software yang didukung DBMS saja, user bisa melakukan proses updating dengan sendirinya.
  3. DBMS berfungsi untuk retrieval basis data. Retrieval adalah pemanggilan untuk memanggil data tertentu untuk kepentingan klien. User bisa melihat infomasi yang disediakan database dengan retrievel data melalui DBMS.
  4. DBMS berfungsi membantu user untuk mengakses basis data dengan mudah. Biasanya user membutuhkan tambahan akses ke basis data sehingga peran DBMS seperti ini sangat penting untuk membantu klien tersebut.
  5. DBMS berfungsi menampilkan informasi seputar transaksi yang tengah berjalan. Bagi yang mengelola toko online dengan kasir terkomputerisasi, DBSM memiliki peran penting. DBMS membantu mengecek transaksi yang telah dan sedang berjalan.

Tujuan DBMS

Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa DBMS merupakan alat bantu yang digunakan untuk mengorganisasi sumber data perusahaan. Adapun tujuan penggunana DBMS adalah sebagai berikut.

  1. Supaya basis data bisa berjalan dan digunakan secara bersama-sama.
  2. Supaya akses data berjalan dengan cepat dan mudah.
  3. Agar ruang untuk penyimpanan data tidak boros.
  4. Membantu keamanan data dan menjaganya dengan baik.
  5. Menghilangkan sekaligus mencegah inskonsistensi data dan duplikasi.
  6. Menangani data yang berjumlah besar.

Komponen DBMS

Dasarnya, DBMS mempunyai beberapa komponen modul dan fungsional. Komponennya yaitu sebagai berikut.

1. File Manager

Komponen file manager untuk mengelola ruang disk dan struktur data untuk mempresentrasikan informasi yang ada didalam disk.

2. Database Manager

Komponen untuk menyediakan interface antar data yang bersifat low-level di basis data dengan aplikasi dan query yang ada di dalam sistem.

3. Query Prosessor

Komponen yang fungsinya untuk menerterjemahkan perintah bahasa query ke instruksi low-level yang bisa dimengerti oleh database manager yang bersangkutan.

4. DML Precompiler

Komponen untuk mengonversi perintah DML yang selanjutkan ditambahkan ke program aplikasi menuju prosedur normal bahasa induk sistem.

5. DDL Compiler

Komponen yang berfungsi mengkonversi perintah DDL ke sekumpulan tabel yang memiliki meta data di dalamnya.

Contoh Penerapan DBMS

Banyak contoh penerapan DBMS yang ada di sekitar kita. Contoh penerapan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Hirarki Basis Data

Akses data yang harus mengikuti prosedur hirarki yang telah didefinisikan sebelumnya. Contoh penerapannya adalah IMS-2 yang dilakukan oleh IBM pada tahun 1968.

2. Jaringan Data

Data yang membentuk jaringan lebih bebas dari hirarki. Contoh penerapannya adalah IDMS yang dilakukan oleh cullinet software pada tahun 1972.

3. Relasional Data

Data yang ada dikelompokkan secara terstruktur dan bebas sesuai jenis proses normalisasinya. Contoh penerapannya adalah INGRE yang dilakukan UN of CA & Relational Tech pada tahun 1973.

Macam-Macam DBMS

Sistem penerapannya, DBMS memiliki beberapa jenis software yang diaplikasikan. Berikut beberapa macam DBMS yang sering dipakai oleh perusahaan.

1. MySQL

Software pertama yang sering dipakai adalah MySQL  Karena gratis, software ini cocok untuk perusahaan atau bisnis skala menengah yang sedang merintis karir.

Meskipun gratis, tingkat keamanan yang dimilikinya baik dengan akses data yang stabil. Sayangnya, perangkat ini memang kurang kompatibel untuk semua bahasa pemrograman.

2. Oracle

Perangkat software oracle mempunyai banyak fitur yang bisa memenuhi tuntutan fleksibilitas perusahaan.

Bahkan perangkatnya mempunyai pemrosesan transaksi yang menyediakan performa menjanjikan. Dengan kemampuan yang menjanjikan, wajar jika Oracle dijual cukup mahal di pasaran.

3. Microsoft SQL Server

Selain menggunakan Oracle, Microsoft SQL Server bisa menjadi pilihan terbaik bagi yang membutuhkan sistem jaringan komputer besar dengan kemampuan data yang tinggi.

Softwarenya mempunyai keamanan yang bagus dengan berbagai fitur andalan di dalamnya. Sayangnya, perangkat ini hanya mampu berjalan untuk OS Windows saja.

4. Firebird

Software DBMS lain yang bisa dipakai adalah Firebird. Sistem basis data yang satu ini sangat relasional sehingga cocok digunakan semua kalangan.

Firebird memiliki banyak fitur yang bisa disesuaikan dengan standar yang pengguna diinginkan. Menariknya, perangkat ini bisa dipakai untuk Linux dan OS Windows.

Dan masih banyak lainyya untuk DBMS selain 4 tersebut.

Kelebihan Menggunakan DBMS

Kenapa Anda harus menggunakan DBMS? Tentu DBSM mempunyai banyak kelebihan yang harus Anda perhatikan. Kelebihannya antara lain bisa mengendalikan setiap pengulangan data dengan baik.

Memberi data yang baik dan konsisten. Selain itu memiliki kemampuan mendapat informasi yang melimpah dengan jumlah data yang sama. Bahkan penggunanya bisa memakainya secara bersamaan.

Setelah mengetahui pengertian DBMS hingga kelebihan memakai DBMS untuk basis data. Agar anda bisa menguasai DMBS, tentu saja Anda bisa memilih dan mempelajari DBMS untuk basis data lebih dalam lagi.

Gunakan jenis DBMS yang paling bagus dan sesuai kebutuhan karena akan memaksimalkan proses manajemen data di dalamnya.

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *