Pengertian E-Commerce

3 min read

Deskripsi: Pengertian e-commerce, manfaat, dan jenis-jenisnya.


Seiring perkembangan zaman yang sangat pesat, teknologi juga semakin tidak bisa lepas dari kehidupan kita.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan, sekarang ini sudah ada sebuah e-commerce.

Lalu apa sebenarnya pengertian e-commerce itu sendiri?

Secara umum, pengertian e-commerce berasal dari kata electronic commerce. Sehingga bisa diartikan e-commerce adalah aktivitas jual beli yang mengandalkan jaringan telekomunikasi elektronik, seperti komputer dan internet.

Agar dapat lebih mengerti tentang e-commerce. Beberapa ahli juga mengemukakan pemahamannya.

Pengertian E Commerce
pengertian e-commerce, via canva.com

Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli

Berikut ini beberapa pengertian e-commerce yang diutarakan oleh para ahli.

1. Loundon

Menurut ahli yang datang dari tahun 1998, e-commerce adalah sebuah proses transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli dalam hal menjual atau membeli berbagai produk secara elektronik.

Jual beli tersebut terjadi antara dua perusahaan dan memakai alat yakni jaringan komputer sebagai perantara dalam transaksi bisnis.

2. Jony Wong

Menurut ahli Jony Wong, -commerce merupakan kegiatan yang mencangkup pemasaran, penjualan, dan pembelian baik dalam bentuk barang maupun jasa yang melalu sebuah sistem elektronik.

3. Vermaat

Menurut ahli bernama Vermaat, pengertian e-commerce merupakan sebuah transaksi bisnis  yang dilakukan atau terjadi di dalam jaringan elektronik berupa internet.

Bisa dikatakan, siapa saja yang mempunyai jaringan internet dapat ikut serta dalam kegiatan e-commerce tersebut.

4. Kalakota dan Whinston

Menurut ahli ini, e-commerce merupakan aktivitas belanja yang dilakukan secara daring atau online dengan memanfaatkan jaringan internet dan untuk pembayaran dilakukan melalui tranfer uang dalam bentuk digital

Bukan hanya itu, Kalakota dan Whinston juga membagi pengertian e-commerce ke beberapa sudut pandang, perinciannya sebagai berikut:

  • Sudut pandang komunikasi

Dari sudut pandang komunikasi, menjelaskan sebagai sebuah proses pengiriman barang, layanan, informasi, hingga pembayaran melalui jaringan komputer atau perangkat elektronik lainnya.

  • Sudut pandang layanan

Dari sudut pandang ini, e-commerce diartikan sebagai alat yang digunakan untuk memenuhi keinginan sebuah perusahaan, manajemen, serta konsumen untuk mengurangi biaya layanan saat akan meningkatkan kualitas barang dan proses pengiriman yang cepat.

  • Sudut pandang online

E-commerce dari sudut pandang ini dapat mempermudah untuk melakukan aktivitas jual dan beli produk dan informasi dengan perantara internet maupun sarana online yang serupa.

  • Sudut pandang bisnis

E-commerce dari sudut pandang ini adalah sebuah aplikasi yang dihasilkan berkat adanya teknologi dengan proses yang cukup otomatis baik dari transaksi bisnis hinggaaliran kerja.

Jenis-jenis E-Commerce berdasarkan Model Bisnisnya

Ada beberapa jenis e-commerce yang sekarang ini banyak digunakan oleh masyarakat. Jeni-jenis e-commerce antara lain sebagai berikut.

1. E-Commerce Business to Business (B2B)

Jenis e-commerce ini banyak digunakan oleh orang-orang atau pihak yang mempunyai kepentingan satu sama lain dalam kegiatan bisnis. Kedua pihak dalam kegiatan bisnis tersebut telah mengetahui proses yang dilakukan.

E-commerce jenis B2B ini banyak yang dilakukan dalam jangka waktu yang panjang dikarenakan keuntungan dari kedua pihak.

Misalnya, ada dua perusahaan yang mengadakan transaksi bisnis dari jual beli hingga pembayaran secara online.

2. E-Commerce Business to Consumer (B2C)

Jenis e-commerce B2C ini biasa dilakukan antara penjual dengan konsumen sebagai pembeli. Kegiatan e-commerce B2C ini berlangsung tanpa adanya timbal balik antara kedua belah pihak, hanya ada penjual dan pembeli.

Contohnya ada produsen sebuah barang yang akan menjual produknya ke konsumen secara online. Produsen tersebut hanya memasarkan produknya ke konsumen tanpa ada timbal balik kegiatan bisnis kembali.

3. E-Commerce Consumer to Consumer (C2C)

Jenis e-commerce C2C adalah kegiatan e-commerce yang melibatkan antar sesama konsumen namun salah satunya adalah konsumen dari produsen.

Seorang konsumen suatu produk akan menjual kembali ke konsumen lainnya atau bahasa popularnya reseller.

Sebagai contoh dari e-commerce C2C ini adalah ada konsumen dari produsen pakaian yang akan menjualnya ke orang lain. Biasanya barang yang dijual dalam kemasan atau jumlah yang lebih kecil.

4. E-Commerce consumer to business (C2B)

Jenis e-commerce ini justru terbalik, maksudnya terjadi antara konsumen ke produsen. Biasanya produk yang dijual berupa barang dan jasa sesuai dengan permintaan dari satu pihak.

Contohnya konsumen menginginkan sebuah barang dengan detail khusus yang nantinya akan dikirim ke produsen.

Kemudian produsen akan menyepakati spesifikasi tersebut dan memenuhi permintaan, semua itu terjadi secara online.

Manfaat E-Commerce

Sebagai sebuah teknologi baru di dunia bisnis, e-commerce pastinya memiliki manfaat yang berdampak bagi penjual dan pembeli. Berikut ini merupakan manfaat dari sudut pandang penjual dan pembeli.

Manfaat e-commerce dari sudut pandang penjual.

1. Penjualan Luas

Manfaat pertama e-commerce bagi penjual adalah penjualan yang lebih luas. Hal tersebut karena penjual dapat mengatur sendiri halaman e-commerce sesuai dengan produk yang akan dijual.

Selain itu area penjualan juga dapat lebih luas mengingat jaringan online yang sudah mencakup seluruh dunia.

2. Mengurangi Infrastruktur

Manfaat yang kedua adalah mengurangi infrastruktur dikarenakan dasar e-commerce ini adalah melalui jaringan online.

3. Meningkatkan Keuntungan

Manfaat yang ketiga adalah meningkatkan keuntungan dari penggunaan e-commerce ini. Hal tersebut dikarenakan biaya yang biasanya digunakan untuk infrastruktur dapat berkurang sehingga menurunkan biaya operasional dan meningkatkan keuntungan.

4. Mengurangi Biaya

Manfaat e-commerce yang tidak kalah penting adalah pada masalah harga yang dapat dikurangi. Harga dapat ditekan menjadi sangat murah berkat perhitungan dari beberapa manfaat yang sudah disebutkan di atas.

Manfaat E-Commerce dari sudut pandang pembeli

1. Hemat Waktu

Pembeli dapat menghemat waktu belanja dikarenakan dapat mengakses di manapun dan kapan pun. Para pembeli tidak perlu repot-repot untuk mengunjungi toko yang mungkin tempatnya cukup jauh.

Hanya cukup membuka e-commerce dan siap mencari barang yang dibutuhkan.

2. Harga Murah

Manfaat yang paling bisa dirasakan untuk pembeli dalam pemanfaatan e-commerce adalah harga yang cukup murah.

Hal tersebut dikarenakan produsen atau perusahaan e-commerce banyak menyediakan potongan harga yang cukup banyak untuk menarik pembeli.

Selain itu berkat pengurangan biaya lain seperti infrastruktur, kemasan, atau pengiriman.

3. Dapat Membandingkan

Salah satu fitur yang cukup memberikan kepuasan adalah pembeli dapat membandingkan produk yang akan dibeli. Khususnya e-commerce dengan basis online cukup mengunjungi toko satu dengan lainnya dalam satu klik.

4. Lintas Wilayah

Manfaat yang didapatkan adalah pembelian yang tidak terbatas akan wilayah. Maksudnya adalah pembeli dapat mendapatkan barang yang dicari di berbagai daerah maupun negara.

Hal tersebut khususnya untuk e-commerce yang dilakukan dengan basis online dan jaringan komputer.

Contoh E-Commerce di Indonesia

Keberadaan e-commerce di Indonesia juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Keberadaan e-commerce ini cukup pesat dan dalam bentuk yang beragam. Berikut ini beberapa contoh e-commerce yang ada di Indonesia.

Kegiatan e-commerce di Indonesia cukup banyak dalam bentuk marketplace buatan lokal. Contoh dari marketplace ini ada Bukalapak.com, Tokopedia.com, Blibi.com yang menyediakan mewadahi produk baik barang maupun jasa.

Selain itu ada juga Kaskus yang cukup lama, dan Traveloka untuk mewadahi kebutuhan dalam hal transportasi dan penginapan.

Baca juga: Pengertian E-Learning

 

                                     
           

Apa itu Google AdMob?

Deskripsi: Mengenal Google AdMob, fungsi, fitur dan cara kerjanya....
Hans
2 min read

Apa itu Chatbot?

Deskripsi: Pengertian Chatbot, fungsi dan keunggulannya. Kemajuan teknologi yang...
Hans
2 min read

SSH (Secure Shell Connection)

Deskripsi: pengertian SSH, fungsi, cara kerja dan manfaatnya. Apa...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *