10 Perusahaan Fintech di Indonesia

4 min read

Perusahaan Fintech Indonesia – Perkembangan dunia teknologi sekarang terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Hal ini terlihat dari pesatnya pertumbuhan jumlah startup fintech di Indonesia yang terus berkembang dengan maraknya situs-situs online yang mempunyai dengan tujuan berbeda-beda.

Untuk itu, setiap individu dituntut untuk bekerja lebih keras lagi dalam menciptakan inovasi-inovasi dalam berbagai bidang dengan mementingkan kualitas produknya dan serta mudah digunakan oleh masyarakat.

Bisnis online termasuk salah satu contoh teknologi dari perusahaan fintech itu sendiri. Dengan adanya bisnis online yang memfasilitasi masyarakat, maka masyarakat lebih mudah dalam mencari sebuah produk dan memasarkan produknya.

Ketika bisnis online atau toko online hadir kepada masyarakat sebagai solusi kemudahan, ini berdampak pada aktivitas bisnis yang semakin luas dan tak terbatas jumlahnya.

Selain bisnis online atau toko online, muncul industri baru yaitu financial technology atau bisa disebut juga Fintech.

Adapun tujuan dari Perusahaan Fintech adalah untuk mempermudah masyarakat ketika mengakses produk-produk keuangan, mempermudah dalam melakukan transaksi keuangan, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang literasi keuangan itu seperti apa.

Perusahaan Fintech Indonesia
perusahaan fintech Indonesia, via canva.com

Perusahaan Fintech di Indonesia

Perusahaan fintech dibagi menjadi dua yaitu perusahaan besar dan juga perusahaan ritel.

Indonesia termasuk negara dengan banyak jenis perusahaan-perusahaan fintech yang didominasi oleh perusahaan-perusahaan startup dengan potensi yang cukup besar. Seperti perencanaan keuangan, investasi ritel, untuk pembayaran, crowdfunding, peminjaman, dan lain sebagainya.

Kehadiran fintech bisa membuat perusahaan startup tergolong sangat cepat perkembangannya. Masyarakat pun menyambut baik dengan adanya suatu perubahan, walaupun terkadang ada beberapa yang masih belum menerima suatu perubahan.

Ketika banyak jenis perusahaan fintech di Indonesia, ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang kompetitif dalam bidang ini sehingga selalu muncul inovasi-inovasi baru di bidang ini.

Ada beberapa perusahaan FinTech di Indonesia yang berkembang dengan pesat, berikut ulasannya.

1. Modalku

Ketika Anda ingin membuka bisnis dengan memulai dari bisnis usaha kecil dan menengah atau bisa disebut juga UKM, Anda bisa mengakses sebuah situs yang fokus memberikan pinjaman untuk pelaku UKM tersebut dan biasanya nominal pinjaman dimulai dari Rp 50 juta hingga Rp 500 juta dengan syarat dan ketentuaan yang berlaku.

Sistem ini mewajibkan para pelaku UKM dalam mengajukan pinjaman lengkap beserta informasi keterangan usaha tersebut.

Apabila modalku sudah setuju, maka pengajuan yang sudah di ajukan akan terpampang pada situs modalku. Hal ini memudahkan bagi pihak pemberi pinjaman untuk bisa melihat daftar pinjaman pelaku UKM.

Sesuai dengan kesepakatan yang terjalin antara pelaku UKM dengan pihak modalku, maka jika dalam waktu yang sudah ditentukan dan pelaku UKM telah mendapatkan modal dari pihak modalku, pihak modalku akan menarik komisi sebesar 3 sampai 4 persen.

Situs modalku yang didirikan pada bulan januarai 2016 bekerja sebagai perantara antara bertemunya pihak investor dengan pelaku usaha.

2. CekAja

CekAja merupakan sebuah situs keuangan yang berdiri sejak tahun 2013 yang memberikan informasi layanan finansial mencakup asuransi, kredit, serta berbagai jenis investasi lainnya, dan juga memudahkan masyarakat mengakses informasi dalam pengambilan keputusan finansial sesuai yang dibutuhkan.

CekAja juga terdapat informasi mengenai perbandingan paket langganan TV kabel. CekAja termasuk salah satu progam dari perusahaan startup yang berasal dari malaysiaakan tetapi berkembang pesat di Indonesia.

Situs tanpa biaya alias gratis tanpa memungut biaya bagi konsumennya ketika ingin mengakses informasi di dalam situs, CekAja melayani jasa konsultasi gratis via live chat atau bisa melalui call centre.

Ketika Anda ingin dan tertarik untuk meminjam uang secara online, pikirkan baik-baik resikonya dan tentukan total jumlah pinjaman Anda supaya tidak menjadi beban suatu saat nanti.

Situs CekAja bisa digunakan oleh semua kalangan bagi yang ingin meminjam modal, asalkan identitas diri harus jelas.

3. Doku

Doku merupakan salah satu sistem pembayaran secara online di Indonesia dan termasuk perusahaan terbesar dan tercepat perkembangannya di Indonesia yang dijalankan dengan rendah hati yang didirikan pada tahun 2007.

Doku bekerja sama dengan platform perdagangan online dalam menyediakan jasa pembayaran secara online seperti Land, Metropolitan, dan lain sebagainya.

Doku menyediakan sistem pembayaran yang beragam yang biasanya digunakan untuk bertransaksi bayar cicilan kartu kredit, atau yang lainnya dengan menggunakan Paypal, E-Pay BRI, Mastercard, VISA, dan masih banyak yang lainnya.

Karena kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi menjadi keunggulan doku, tidak heran jika doku berkembang dengan cepat dan menjadi favorit di kalangan masyarakat Indonesia.

Beberapa produk doku antara lain:

  • Doku Wallet yaitu layanan untuk menyimpan uang secara digital.
  • Doku My Shopping Cart sebagai situs e-commerce.
  • Doku Enterprie sebagai tempat sistem pembayaran dengan berskala besar.

4. HaloMoney

HaloMeney ini sama dengan situs CekAja yang digunakan sebagai situs untuk membandingkan beberapa produk keuangan, misalnya produk pinjaman, dan lainnya.

Perusahaan HaloMoney merupakan perusahaan pembanding produk keuangan yang cukup besar, tidak hanya ada di Indonesia tetapi ada juga yang sudah beroperasi di Malaysia, Hongkong, Singapore, Thailan, Filipina, dan Taiwan.

5. Amartha

Amartha merupakan perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 2010. Bergerak sebagai investor yang memberikan pinjaman modal dengan syarat peminjam harus memiliki anggota yang berjumlah 15-20 anggota yang sudah dibina di beberapa desa.

Hampir sama dengan Modalku, di Amartha apabila ada anggota yang tidak bisa membayar pinjaman maka anggota yang lain bisa membantu dalam pembayarannya.

Menjadi salah satu dari perusahaan FinTech di Indonesia yang menerapkan P2P lending dengan meluncurkan produk yang diberi nama Tanggung Renteng.

Hal ini merupakan perubahan dari konsep awal pada athun 2010 yaitu konsep balance sheet lending yang di rasa kurang efektif.

Baca juga: Manfaat Website untuk Bisnis

6. Veritrans

Veritrans merupakan perusahaan yang memudahakan konsumen dalam pembayaran dengan menyediakan jasa payment gateway setup.

Veritrans bekerjasama dengan bank-bank dunia seperti BCA, Mandiri, dan lainnya sehingga veritrans ini bisa terus menunjukkan eksistensinya.

Tugas dari veritrans adalah menyederhanakan proses pembayaran dengan adanya integrasi seluruh cara pembayarannya seperti Mandiri clickpay, BCA clickpay, dan lainnya.

7. Bareksa

Bareksa merupakan perusahaan fintech yang didirikan pada tahun 2013 yang bergerak sebagai marketplace untuk melakukan transaksi jual beli sebuah produk finansial reksa dana secara online.

Tidak hanya fokus tentang reksa dana tetapi juga memuat tentang obligasi. investasi, dan juga saham.

Produk yang ditawarkan oleh bareksa tercatat ada 90 produk reksa dana, sehingga pembeli harus pintar memilih produk sesuai kebutuhan sebagai investasi.

Setiap produk dari bareksa memiliki profil masing-masing yang bisa menjadi alat ukur dalam menetukan produk apa yang nantinya akan Anda ambil dengan syarat Anda harus menjadi nasabah dari bareksa terlebih dahulu.

8. Ruma

Ruma adalah sebuah perusahaan yang menyediakan sistem transaksi bagi bisnis rumahan, misalnya kredit via handphone, invoicing serta jasa finansial yang sudah di surevy pada golongan masyarakat menengah ke bawah dalam bidangnya.

Yang bagus dari ruma ini yaitu menawarkan jasa training bagi masyarakat yang gagap akan teknologi sehingga nantinya bisa mengoperasikan aplikasi dengan mudah.

9. Go-Pay

Sistem pembayaran Go-pay termasuk sistem pembayaran yang terdapat pada aplikasi Go-jek.

Go-jek termasuk jenis aplikasi transportasi online yang ada di Indonesia yang menawarkan fitur-fitur yang beragam dengan pembayaran yang bisa menggunakan sistem pembayaran Go-pay atau dengan uang cash.

Penggunaan Go-pay bisa melalui deposit terlebih dahulu sehingga Anda bisa melakukan pembayaran secara non tunai.

Keuntungan menggunakan Go-pay yaitu anda bisa dimanjakan dengan adanya banyak diskon yang sangat menggiurkan.

Pengisian saldo deposit Go-pay bisa lewat minimarket, atm, dan bisa lewat supir Go-jek, sungguh sangat mudah bukan dan diisi sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Berkembangnya Go-pay yang pesat dengan adanya fitur tarik tunai dan juga transfer saldo, ini menunjukkan bahwa Go-pay dibutuhkan oleh para penggunanya..

Untuk sekarang Go-pay hanya berlaku untuk sistem aplikasi Go-jek, mungkin nantinya atau sekarang lagi dikembangkan untuk bisa bertransaksi dengan produk yang lainnya atau di luar produk Go-jek.

10. Uang Teman

Uang Teman merupakan sebuah perusahaan fintech yang bertugas menghadirkan layanan pinjaman tanpa agunan.

Pinjaman yang diberikan tidak banyak banyak yaitu mulai dari Rp 1 juta sampai dengan Rp 3 juta dengan proses pengembalian maksimal 1 bulan atau 30 hari.

Situs uang teman selain aksesnya dari sebuah website, akan tetapi sekarang bisa di akses dalam bentuk aplikasi yang bisa di pasang  di android atau ios.

Syarat bagi peminjam uang teman harus terlebih dahulu terdaftar sebagai nasabah dari uang teman, kemudian nanti lanjut sesuai prosedur yang terdapat pada website uang teman.

Selengkapnya cek di website resmi OJK, daftar penyelenggara fintech terdaftar OJK.

                                     
           

Daftar Situs Freelance

Deskripsi: Referensi situs freelance terbaik di Indonesia dan luar...
Hans
3 min read

Apa itu Afiliasi?

Deskripsi: Pengertian Program Afiliasi, cara kerja dan keunggulannya. Afiliasi...
Hans
2 min read

Pengertian Marketplace

Deskripsi: Pengertian Marketplace, jenis-jenis dan keuntungannya. Di era digital...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *