Teori Relativitas

2 min read

Apa itu Teori Relativitas? Perbedaan teori relativitas umum dan relativitas khusus.


Tahukah Anda Albert Einstein? Beliau adalah seorang ilmuan fisika dari Jerman yang mendapatkan penghargaan nobel atas berbagai penemuannya.

Berbagai teori yang dicetuskan oleh Einstein mampu merubah pandangan tentang konsep ruang dan waktu.

Nah, seperti apa teori relativitas milik Albert Einstein? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Teori Relativitas

Teori relativitas merupakan hasil dari buah pikiran Albert Einstein yang sangat jenius dan digunakan di berbagai keilmuan fisika hingga saat ini. Teori ini dicetuskan untuk kali pertama pada tahun 1916.

Teori ini menjelaskan bahwa persamaan di dalam ilmu fisika akan selalu sama di manapun, hanya saja dibedakan oleh ruang dan waktu.

Artinya, setiap hal bersifat relatif bergantung ruang dan waktu kejadiannya.

Contohnya, ketika sebuah pesawat tempur yang melepaskan bom ke Bumi dengan kecepatan tertentu, maka kecepatan bom yang terlihat oleh orang di pesawat akan berbeda dengan yang dilihat orang di bumi.

Kejadian semacam inilah yang disebut relativitas, di mana fenomena tersebut bersifat fleksibel, dinamis, dan dinamis.

Sementara itu, teori ini terbagi menjadi dua, yakni relativitas khusus dan relativitas umum.

1. Teori Relativitas Khusus

Ada dua konsep di dalam teori relativitas khusus. Pertama, persamaan fisika akan berlaku sama meskipun dalam keadaan bergerak. Kedua, kecepatan cahaya nilainya selalu sama dalam keadaan apapun, yakni 3 × 108 m/s.

Konsep relativitas khusus mengakibatkan perubahan persepsi terhadap beberapa hal di antaranya, pemuaian waktu, kecepatan relatif, relativitas massa dan energi, serta kontraksi Lorentz.

1.1. Pemuaian Waktu

Pemuaian waktu merupakan perbedaan selang waktu yang diamati oleh pengamat bergerak dan pengamat diam.

Secara matematis, pemuaian waktu dirumuskan sebagai berikut.

pemuaian waktu

Δt = selang waktu pengamat bergerak

Δt0 = selang waktu pengamat diam

v = kecepatan pengamat

c = kecepatan cahaya (3 × 108 m/s)

1.2. Kecepatan Relatif

Kecepatan relatif adalah perbedaan kecepatan antara pengamat yang bergerak dan pengamat diam. Persamaan kecepatan relatif dapat dituliskan sebagai berikut.

kecepatan relatif

vx  = kecepatan benda dari pengamat diam (m/s)

vx = kecepatan benda dari pengamat bergerak (m/s)

v = kecepatan pengamat bergerak (m/s)

c = kecepatan cahaya

1.3. Relativitas Massa dan Energi

Relativitas massa dan energi merupakan perbedaan massa dan energi yang diamati oleh pengamat diam dan pengamat bergerak.

Persamaan dari relativitas massa dituliskan sebagai berikut.

relativitas massa

m = massa benda dari pengamat bergerak

m0 = massa benda dari pengamat diam

v = kecepatan gerak pengamat

 

Sedangkan relativitas energi memiliki persamaan sebagai berikut.

relativitas energi

Energi total benda bermassa (m) dapat diketahui melalui rumus:

E = E0 + Ek, di mana E0 = m0.c2

Rumus di atas menjadi rumus teori relativitas yang paling populer sampai sekarang. Bahkan, rumus tersebut menjadi dasar pembuatan bom nuklir.

1.4. Kontraksi Lorentz

Kontraksi Lorentz adalah perbedaan panjang benda yang diamati oleh pengamat bergerak dan pengamat diam.

Secara matematis, persamaan Kontraksi Lorentz dapat dituliskan sebagai berikut.

kontraksi lorentz

L = panjang benda dari pengamat bergerak

L0 = panjang benda dari pengamat diam

v = kecepatan pengamat

2. Teori Relativitas Umum

Teori relativitas umum merupakan teori gravitasi yang dikembangkan Albert Einstein pada tahun 1907 – 1915. Teori ini memiliki keterkaitan dengan teori gravitasi yang dikemukakan oleh Newton.

Menurut Newton, gaya gravitasi merupakan gaya tarik menarik antar objek yang tidak tampak. Namun, Einstein menjelaskan bahwa gravitasi adalah hasil dari kelengkungan ruang dan waktu akibat massa suatu benda.

Melalui teori relativitas ini, Einstein mampu memecahkan permasalahan tentang kecepatan orbit Merkurius yang sebelumnya sempat ditemukan menggunakan teori gravitasi umum milik Newton.

Menurutnya, pergerakan Merkurius terganggu oleh benda yang berukuran lebih besar dari Merkurius, yakni Matahari. Kemudian, para ilmuan menyepakati teori tersebut.

Itulah penjelasan tentang apa itu teori relativitas. Semoga penjelasan di atas mampu menjawab pertanyaan Anda selama ini tentang teori yang dikemukakan oleh Albert Einstein tersebut.

Sekian, dan terima kasih.

                                     
           

Pengertian Radiasi

Deskripsi: Pengertian Radiasi, jenis, dan manfaatnya. Pernahkah Anda menjemur...
Hairo
2 min read

Sinar Ultraviolet

Deskripsi: Pengertian sinar ultraviolet, bahaya serta manfaatnya. Pernahkah Anda...
Hairo
2 min read

Sinar X

Deskripsi: Pengertian Sinar X, manfaat dan bahayanya. Pernahkah Anda...
Hairo
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *