Pengertian Strategi

3 min read

Deskripsi: Pengertian strategi, tingkatan, jenis-jenis, dan fungsinya.


Mendengar istilah strategi mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda.

Dalam berbagai konteks, istilah strategi sering digunakan, meskipun tidak banyak yang tahu pengertian strategi secara lengkap.

Untuk mengetahui strategi secara lebih jelas, mari simak ulasan berikut ini:

pengertian strategi
pengertian strategi

Pengertian Strategi

Secara etimologis, istilah strategi berasal dari kata strategia yang dalam bahasa Yunani memiliki arti yaitu seni pemimpin pasukan, komando, atau jenderal.

Pada abad ke-20, istilah strategi ini sering digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan urusan militer atau politik.

Namun, sering berjalannya waktu dan zaman yang semakin maju, istilah strategi digunakan secara lebih luas, baik dalam bidang ekonomi maupun dunia bisnis.

Beberapa ahli juga mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian strategi yaitu sebagai berikut:

1. Craig & Grant

Menurut pendapat yang dikemukakan oleh Craig & Grant, pengertian strategi mengacu pada targeting and long-term goals atau penetapan sasaran dan tujuan jangka panjang.

Hal tersebut diterapkan oleh suatu perusahaan dan mengarah pada tindakan, serta pengalokasian sumber daya untuk mencapai tujuan.

2. Stephanie K. Marrus

Stephanie K. Marrus mengemukakan pendapatnya mengenai definisi strategi sebagai sebuah proses penentuan rencana yang dilakukan oleh para pemimpin puncak dan fokus pada tujuan jangka panjang suatu organisasi.

Hal tersebut disertai susunan cara dan upaya agar tujuan dan target dapat tercapai.

3. Glueck dan Jauch

Glueck dan Jauch menjelaskan mengenai pengertian strategi yaitu sebuah rencana yang disatukan dan dirancang untuk memastikan bahwa tujuan dan target utama dari sebuah organisasi atau perusahaan, dapat dicapai melalui pelaksanaan dan tindakan yang tepat.

Dari penjelasan para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian strategi yaitu sebuah perencanaan dan manajemen untuk meraih suatu tujuan tertentu.

Strategi juga dapat diartikan sebagai suatu kegiatan perencanaan dengan menggunakan metode tertentu untuk mencapai suatu tujuan.

Tingkatan Strategi

Setelah memahami mengenai pengertiannya, strategi juga memiliki beberapa tingkatan. Dan Chendel dan Charles Hofer Higgins membagi strategi menjadi 4 tingkatan antara lain:

1. Enterprise Strategy

Enterprise strategy berhubungan dengan respon masyarakat yang menyatakan adanya relasi antara organisasi dengan masyarakat secara umum.

Strategi ini diterapkan guna memberikan pelayanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan dari masyarakat.

2. Corporate Strategy

Strategi ini berhubungan dengan misi yang dijalankan oleh suatu organisasi tertentu. Corporate strategy juga dikenal dengan sebutan grand strategy karena memuat bidang-bidang yang digeluti oleh organisasi.

Pertanyaan yang sering dimunculkan pada tingkatan strategi ini antara lain pertanyaan mengenai apa bisnis yang Anda geluti dan bagaimana menjalankan bisnis tersebut.

Pertanyaan ini tidak semata-mata dijawab oleh organisasi bisnis saja, melainkan organisasi pemerintah dan organisasi non-profit juga.

3. Business Strategy

Business strategy merupakan strategi yang menjelaskan bagaimana cara merebut pasar di tengah masyarakat.

Strategi ini juga menempatkan suatu organisasi untuk mendapatkan kepercayaan, baik dari masyarakat, pemerintah, maupun pihak-pihak terkait.

Strategi ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sekaligus membantu menunjang suatu organisasi menuju ke arah yang lebih baik.

4. Functional Strategy

Pada tingkatan strategi fungsional ini terbagi menjadi 3 jenis yaitu strategi fungsional ekonomi, manajemen, dan isu strategis.

Penjelasan mengenai jenis-jenis functional strategy antara lain sebagai berikut:

  • Strategi fungsional ekonomi merupakan strategi yang mencakup fungsi-fungsi organisasi sebagai suatu kesatuan ekonomi yang sehat, meliputi sektor penelitian, pengembangan, keuangan, sumber daya, dan pemasaran.
  • Strategi fungsional manajemen merupakan strategi yang mencakup fungsi-fungsi manajemen, seperti perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), implementasi (implementating), pengontrolan (controlling), pengambilan keputusan, dan lain sebagainya.
  • Strategi fungsional isu strategis merupakan strategi yang berfungsi mengontrol lingkungan baik situasi yang sudah diketahui atau yang belum diketahui, serta situasi yang selalu berubah di dalam suatu lingkungan masyarakat.

Jenis-jenis Strategi

Strategi terdiri dari lima jenis yaitu strategi intensif, strategi defensif, strategi integrasi, strategi diversifikasi, dan strategi umum Michael Porter.

Berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis strategi:

1. Strategi Intensif

Strategi intensif adalah salah satu jenis strategi yang berkaitan dengan pengembangan produk dan penetrasi pasar.

Disebut dengan strategi intensif karena strategi ini membutuhkan usaha dan tindakan yang harus dilakukan secara intensif dan terus-menerus, untuk meningkatkan persaingan produk.

2. Strategi Defensif

Strategi defensif merupakan jenis strategi yang mencakup rasionalisasi biaya, likuidasi, dan divestasi.

Rasionalisasi biaya terjadi ketika suatu organisasi melakukan penataan ulang (restrukturisasi) melalui penghematan biaya dan aset, guna meningkatkan penjualan dan memperoleh laba yang menurun.

Likuidasi merupakan kegiatan menjual semua aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan nilai nyata dari aset tersebut.

Sedangkan divestasi merupakan kegiatan menjual divisi untuk meningkatkan modal yang nantinya digunakan untuk akuisisi.

3. Strategi Integrasi

Jenis strategi ini merupakan strategi yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau organisasi tertentu.

Bertujuan untuk mendapatkan pengawasan lebih terhadap pemasok, distributor, ataupun para pesaing bisnis, baik melalui akuisisi atau merger (gabungan dari beberapa perusahaan).

4. Strategi Diversifikasi

Strategi diversifikasi dibagi menjadi 3 jenis, yaitu diversifikasi horizontal, konsentrik, dan konglomerat.

Diversifikasi horizontal merupakan upaya menambah produk, baik berupa barang atau jasa baru yang tidak ada hubungannya dengan pelanggan yang sudah ada sebelumnya.

Diversifikasi konsentrik merupakan upaya perusahaan untuk menambah produk (barang dan jasa) baru yang masih ada kaitannya dengan yang ada saat ini.

Diversifikasi konglomerat merupakan upaya untuk menambah produk barang/jasa yang baru yang tidak terkait dengan yang ada saat ini.

5. Strategi Umum Michael Port

Menurut pendapat yang dikemukakan oleh Michael Port, strategi ini dibagi menjadi 3 landasan yaitu keunggulan biaya, diferensiasi, dan fokus.

Strategi bertujuan untuk membantu suatu organisasi atau perusahaan mendapatkan keunggulan kompetitif.

Keunggulan biaya pada strategi umum yang dikemukakan oleh Port lebih menekankan pada biaya per unit yang rendah dalam proses pembuatan produk standard.

Nah, produk tersebut diperuntukkan bagi konsumen yang peka terhadap perubahan harga.

Sementara itu, diferensiasi merupakan sebuah strategi yang bertujuan menghasilkan produk dan menyediakan jasa yang dianggap unik.

Strategi ini ditujukan bagi konsumen yang tidak terlalu peduli dengan perubahan harga dan lebih mengutamakan pada kualitas produk baik barang maupun jasa.

Landasan selanjutnya pada strategi umum yaitu fokus untuk membuat dan menyediakan produk barang atau jasa, untuk memenuhi kebutuhan kelompok kecil masyarakat sebagai konsumen.

Fungsi Strategi

Sesuai dengan pengertian strategi sebagai suatu perencanaan dan manajemen untuk meraih suatu tujuan tertentu secara efektif dan efisien.

Strategi memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut:

  1. Menyampaikan suatu maksud atau tujuan yang ingin dicapai dari suatu organisasi kepada orang lain.
  2. Menghubungkan beberapa kekuatan dan keunggulan dengan peluang yang ada di lingkungan melalui sebuah perencanaan.
  3. Menghasilkan, menciptakan, dan membandingkan sumber daya yang lebih banyak dan lebih berpotensi daripada sumber daya digunakan saat ini.
  4. Memanfaatkan keberhasilan yang sudah diperoleh saat ini dan menyelidiki peluang atau kesempatan baru yang menguntungkan.
  5. Memberi arahan pada suatu kegiatan atau aktivitas untuk meraih tujuan atau target yang ingin dicapai.
  6. Menggapai dan memberikan reaksi atas situasi atau keadaan yang tengah dihadapi.

Penjelasan di atas dapat dijadikan sebagai tambahan pengetahuan dan referensi untuk mengetahui lebih jauh mengenai pengertian strategi dan jenis-jenisnya.

Tidak hanya dalam dunia bisnis saja, Anda yang masih pelajar juga bisa menerapkan strategi belajar yang tepat untuk meraih prestasi.

                                     
           

UX / User Experience

Deskripsi: Pengertian User Experience (UX), fungsi, dan penggunaannya. User...
Hans
2 min read

Cara Membuat Infografis

Deskripsi: Cara membuat Infografis agar konten semakin mudah di...
Hans
3 min read

Buku Pengembangan Diri

Deskripsi: Buku Pengembangan Diri. Salah satu kunci untuk meraih...
rezky
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *