Pengertian Industri

2 min read

Deskripsi: Mengenal Pengertian Industri, Tujuan serta Jenis-Jenisnya.


Mungkin istilah “era industri 4.0” sudah sering didengar dimana-mana. Apa sebenarnya pengertian industri?

Bagi sebagian orang industri dikaitkan dengan pabrik tanpa mengerti makna sebenarnya.

Industri dalam ilmu ekonomi menyajikan makna mendalam terkait pengertian, tujuan hingga jenis-jenisnya.

pengertian industri
pengertian industri

Pengertian Industri dalam Ilmu Ekonomi

Industri adalah kegiatan pengolahan material mentah, baku atau setengah jadi hingga beralih menjadi barang dengan nilai guna yang lebih tinggi.

Beberapa ahli memiliki definisinya tersendiri terkait arti industri dalam ilmu ekonomi.

Beberapa diantaranya:

  • Teguh S. Pamudi berpendapat bahwa industri adalah usaha yang menghasilkan produk yang bisa digunakan sebagai alternatif pengganti.
  • Sukimo berpendapat bahwa pengertian industri mengarah pada perusahaan yang melakukan kegiatan ekonomi dalam sektor ekonomi sekunder.
  • Sri Milaningsih mengatakan industri memiliki asal kata Industria yang diartikan sebagai tenaga kerja atau buruh.

Tujuan Dibangunnya Industri

Suatu kebijakan pasti memiliki tujuan positif untuk pembangunan bangsa. Begitu pula sektor industri yang banyak berperan dalam peningkatan nilai ekonomi negara.

Dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat luas. Apa saja tujuan dibangunnya industri di suatu negara?

1. Meningkatkan Taraf Hidup

Industri dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup. Contohnya petani konvensional yang beralih menjadi pengusaha dengan material dasar padi.

Dengan begitu taraf hidupnya meningkat, dari petani biasa kepelaku usaha bisnis menengah atas.

2. Meningkatkan Laju Ekonomi

Peningkatan laju ekonomi juga jadi salah satu tujuan diadakannya industri.

Secara tidak langsung industri meningkatkan laju ekonomi dengan cara membangun lapangan kerja baru.

Keterpurukan ekonomi bisa diatasi dengan pembangunan sektor industri.

3. Mendorong Terciptanya Pembaharuan

Penyertaan berbagai unsur lain disamping ekonomi seperti teknologi juga sains dapat mendorong terciptanya pembaharuan.

Pembaharuan ini selanjutnya dapat mendorong kemajuan IPTEK dalam skala nasional.

4. Menyumbangkan Angka Devisa Negara

Angka devisa negara ikut di dorong dengan dibukanya sektor industri.

Pendapatan industri berperan penting dalam meningkatkan laju angka devisa negara.

Tentu saja hal ini tidak berlaku secara langsung.

5. Menunjang Stabilitas Negara

Terakhir, stabilitas negara ikut terjaga akibat pertumbuhan sektor industri.

Bukan hanya stabilitas keuangan tapi juga stabilitas politik, sosial juga stabilitas lainnya.

Ini dikarenakan industri banyak menjangkau elemen lain.

Jenis-Jenis Industri

Industri memiliki banyak pembagian di dalamnya.

Lebih jelasnya, berikut pembagian jenis industri yang berlaku di Indonesia :

1. Berdasarkan Bahan Baku

  • Industri Ekstratif

Industri dengan bahan baku yang berasal dari sektor utama ekonomi negara seperti pertanian,peternakan dan kehutanan.

  • Industri Non Ekstratif

Industri yang mengolah bahan setengah jadi seperti lapisan kayu, akrilik, biji plastik dan lainnya.

  • Industri Tersier

Industri yang berfokus pada penjualan jasa untuk keperluan berbagai pihak. Seperti perbankan, infrastruktur dan lainnya.

2. Berdasarkan Tenaga Kerja

  • Industri Rumah Tangga

Sesuai namanya, industri ini dilakukan oleh sekelompok orang tidak lebih dari 4 orang. Industri berskala kecil menengah ini disebut juga industri rumahan.

  • Industri Kecil

Industri dengan jumlah tenaga kerja 5 hingga 19 orang dimulai dengan modal relatif kecil dengan pemanfaatan bahan baku sekitar rumah produksi.

  • Industri Sedang

Menggunakan sekitar 20 hingga 99 orang, industri ini berjalan didasari keterampilan memadai dengan diatur oleh sistem manajer yang baik.

  • Industri Besar

Memiliki lebih dari 100 tenaga kerja industri ini termasuk industri skala besar dengan produksi yang besar pula.

3. Berdasarkan Produk yang Dihasilkan

  • Industri Primer

Industri ini menghasilkan komoditi yang siap pakai. Setelah berpindah kepemilikan komoditi tidak memerlukan pengolahan lanjutan.

  • Industri Sekunder

Berbeda dengan industri primer, industri sekunder masih membutuhkan proses pengolahan setelah berpindah tangan.

  • Industri Tersier

Industri tersier biasanya berfokus pada pelayanan jasa. Sehingga hasilnya bisa dinikmati secara langsung maupun tidak langsung.

4. Berdasarkan Material Mentahan

  • Industri Pertanian

Industri yang berfokus pada pengolahan sumber bahan mentah hasil kegiatan bertani. Contohnya industri kelapa sawit atau industri gula aren.

  • Industri Pertambangan

Industri ini mengolah bahan mentah berupa hasil pertambangan. Contohnya industri batu bata, baja hingga semen.

  • Industri Jasa

Sesuai namanya, industri ini hanya mengolah layanan jasa sebagai sumber pemasukan bagi bahan usahanya.

5. Berdasarkan Proses Produksi

  • Industri Hulu

Hulu berarti kepala atau awalan. Industri ini mengolah material awal menjadi material setengah jadi dan siap diolah pihak selanjutnya.

  • Industri Hilir

Industri hilir jadi penyambung industri hulu. Industri ini memproses material setengah jadi agar siap digunakan oleh konsumen.

Industri dalam ekonomi mencakup banyak hal dengan jenis yang beragam.

Industri juga memiliki tujuan positif yang secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan masyarakat luas.

Maka dari itu, sangatlah penting untuk ikut berperan dalam sektor ini.

                                     
           

Daftar Situs Freelance

Deskripsi: Referensi situs freelance terbaik di Indonesia dan luar...
Hans
3 min read

Apa itu Afiliasi?

Deskripsi: Pengertian Program Afiliasi, cara kerja dan keunggulannya. Afiliasi...
Hans
2 min read

Pengertian Marketplace

Deskripsi: Pengertian Marketplace, jenis-jenis dan keuntungannya. Di era digital...
Hans
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *